Teh merupakan komoditas andalan bagi sebagian masyarakat petani di pedesaan JawaBarat. Walau dilihat dari data perkembangan luas areal tanaman perkebunan teh di wilayah ini selama duabelas tahun terakhir (1992- 2003 ) mengalami perkembangan yang berfluktuasi. Selama kurun waktu tersebut perkembangan areal tanam lebih didominasi oleh perkebunan rakyat yang mampu tumbuh ratarata 5,61 %. Salah satu faktor pendorong kegairahan petani dalam melakukan budidaya komoditas teh adalah adanya kepastian harga dan pasar. Harga jual yang diharapkan petani senantiasa harga jual yang dapat menutupi kembali biaya dan adanya keuntungan yang diharapkan. Sehingga manakala hasil jual produk yang dihasilkan dapat memberikan keuntungan yang diharapkan, maka petani akan semakin bergairah dalam melakukan usahatani tersebut. Walaupun pada kenyataan tidak jarang berbeda. SLPHT yang merupakan salah satu program pemerintah dimaksudkan untuk membantu petani dalam meningkatkan pendapatan melalui usaha peningkatan produksi
Copyrights © 2005