Permasalahan yang ingin diungkap dalam penelitian ini mencakup tiga hal yaitu, diantaranya : bagaimanakah interaksi sosial yang terjalin antara warga penganut kejawen dan penganut islam tradisional yang ada di Dukuh Mandalika? dan apakah faktor yang menjadi penyebab munculnya konflik sosial yang terjadi diantara mereka?. Metode yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field study), sedangkan untuk menganalisis permasalahan menggunakan metode deskriptif analitik. Kesimpulan yang didapat, bahwa dalam berinteraksi, dua kelompok masyarakat yang berbeda pandangan hidup tampak lebih banyak mengalami konflik sosial daripada hidup rukun. Sedangkan beberapa hal yang dapat merekatkan proses interaksi kedua kelompok tersebut lebih mengacu pada kondisi normatif yang didasari oleh aturan pemerintah, ataupun konsensus tertentu yang ada di masyarakat tersebut.
Copyrights © 2015