UNEJ e-Proceeding
2018: Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Bisnis III (SNMB3)

ANALISIS RISK-TAKING BEHAVIOR SEKTOR PERBANKAN DALAM MERESPON BAURAN KEBIJAKAN BANK INDONESIA

Fadili Fadili (Universitas Jember)
Zainuri Zainuri (Universitas Jember)
Teguh Hadi Priyono (Universitas Jember)



Article Info

Publish Date
11 Dec 2018

Abstract

AbstrakGlobal financial crisis (GFC) telah menyita banyak perhatian para ekonom global dan pemangkukebijakan moneter di seluruh dunia khususnya di negara berkembang. Tujuan penelitian iniadalah mengidentifikasi perilaku ambil risiko di bank konvensional dan bank syariah dalammerespon bauran kebijakan yang ditempuh Bank Indonesia berdasarkan prospect theory yangberlaku dalam industri perbankan. Implikasinya adalah menentukan kerangka baurankebijakan yang efisien agar tidak menimbulkan risiko yang berlebihan di bank konvensionaldan di bank syariah. Bauran kebijakan Bank Indonesia terdiri dari kebijakan moneter berupapenetapan suku bunga acuan dan kebijakan makroprudensial berupa penentuan LTV/FTV(loan to value/financing to value) dan risiko perbankan terdiri dari risiko kepailitan atau ZScores,risiko aset dan NPL/NPF (nonperforming loan/nonperforming financing). Penelitianberlangsung dalam periode 2003M1-2018M3 untuk bank konvensional dan dalam periode2014M6-2018M3 untuk bank syariah. Analisis dalam penelitian menggunakan model VectorError Correction Mode (VECM), dengan model pada bank konvensional adalah VECM (2) danpada bank syariah adalah VECM (4). Hasil permodelan VECM dikaitkan dengan impulseresponse function (IRF) dan forecast error variance decomposition (FEVD). Hasil analisis IRFmenunjukkan bahwa kebijakan makroprudensial dapat menekan risiko perbankan daripadakebijakan suku bunga untuk bank konvensional sedangkan untuk bank syariah baik kebijakanmakroprudensial dan kebijakan moneter dapat meningkatkan risiko kepailitan.Kata kunci: Global financial crisis, bank risk-taking behavior, bauran kebijakan BankIndonesia, Vector Error Correction Model (VECM).

Copyrights © 2018