Keluarga Berencana (KB) adalah program nasional yang bertujuan meningkatkan derajat kesehatan, kesejahteraan ibu, anak dan keluarga khususnya, serta bangsa pada umumnya. Salah satunya dengan cara membatasi dan menjarangkan kehamilan. Hampir 30% pasangan di Inggris dan hampir 50% dari mereka berusia lebih dari 40 tahun menggunakan sterilisasi wanita atau pria sebagai metode kontrasepsi mereka. Penggunaan MOP di Kecamatan Tanjung Karang Timur sampai dengan bulan April Tahun 2011 sebesar 102 orang dari 1.279 Akseptor KB (7,9%).Green berpendapat bahwa perilaku dipengaruhi factor predisposisi ( pengetahuan , sikap ) dan faktor penguat ( dukungan keluarga). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penggunaan KB MOP ( Medis Operasi Pria ). Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, desain penelitian case control. Populasi yang digunakan seluruh akseptor MOP dan Non MOP sejumlah 108. Sampel diambil dengan cluster random sampling menggunakan perbandingan 1:1 (41 kasus: 41 kontrol) total 82 sampel. Hasil penelitian adalah ada hubungan pengetahuan, sikap, dan dukungan keluarga dengan penggunaan MOP ( pvalue= 0,000 ; p-value= 0,014 dan OR=3,412 ; p-value= 0,004 dan OR= 4,189) artinya lebih kecil dibandingkan dengan nilai alpha ( 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan secara statistik dengan derajat kepercayaan 95%, ada Hubungan pengetahuan, sikap dan dukungan keluarga dengan penggunaan KB MOP . Bagi petugas kesehatan di Kecamatan Tanjung Karang Timur agar meningkatkan pemberian informasi atau masukan yang diharapkan dapat meningkatkan peran petugas kesehatan dalam memberikan informasi tentang KB MOP melalui penyuluhan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengembangan ilmu dan penelitian selanjutnya.
Copyrights © 2019