Claim Missing Document
Check
Articles

GITAR HEBAT (GERAKAN IBU PINTAR HEMOGLOBIN MENINGKAT) DI DESA SIDOREJO KECAMATAN SEKAMPUNG UDIK LAMPUNG TIMUR TAHUN 2021 Vida Wira Utami; Yulistiana Eva Yanti
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2021): Vol 3 No 2 November 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (300.917 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v3i2.5533

Abstract

Menurut WHO (2013), berkisar 20% dan 89%  ibu hamil mengalami kejadian anemia dengan menetapkan Hemoglobin 11g% sebagai dasarnya. Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan besi non heme sebesar empat kali lipat dan dengan jumlah 200 mg akan meningkatkan absorpsi besi sedikitnya 30% (Goodman, 2008). Buah jambu biji mengandung asam askorbat 2 kali lipat dari jeruk yaitu sekitar 87 mg/100 gram jambu biji. Tanaman jambu biji mudah ditemukan dan lebih ekonomis, sehingga hal tersebut menjadi salah satu alasan pemilihan bahan menjadi produk untuk intervensi. Selain itu, jambu biji merah juga kaya akan vitamin dan mineral. Kandungan vitamin C jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang.Kata Kunci : Jambu Biji Merah, Kadar Hemoglobin, Ibu Hamil
PENYULUHAN TENTANG CARA MENGKONSUMSI MADU YANG BENAR UNTUK MENINGKATKAN KADAR HAEMOGLOBIN(Hb) PADA IBU HAMIL DI DESA JATI BARU LAMPUNG SELATAN Yulistiana eva yanti; Vida Wira Utami; Dianisa Retno Wulandari
Jurnal Perak Malahayati Vol 3, No 1 (2021): Vol 3, No 1 Mei 2021
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.882 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v3i1.4445

Abstract

Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko kelahiran prematur, kematian ibu dan anak, serta penyakit infeksi. Anemia defisiensi besi pada ibu dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin/bayi saat kehamilan maupun setelahnya. Hasil Riskesdas 2018 menyatakan bahwa di Indonesia sebesar 48,9% ibu hamil mengalami anemia. Sebanyak 84,6% anemia pada ibu hamil terjadi pada kelompok umur 15-24 tahun. Untuk mencegah anemia setiap ibu hamil diharapkan mendapatkan tablet tambah darah (TTD) minimal 90 tablet selama kehamilan.Manfaat madu sangat bagus bagi kesehatan terlebih untuk meningkatkan kadar Hb pada manusia karena mengandung mineral penting yang membantu dalam produksi hemoglobin. Ketika madu dikonsumsi setiap hari, penderita anemia dapat melihat peningkatkan secara signifikan dalam tingkat energi, kemudian madu membantu meningkatkan penyerapan kalsium, jumlah hemoglobin dan mengobati atau mencegah anemia karena faktor gizinya.
PENYULUHAN TENTANG PEMERIKSAAN IVA UNTUK DETEKSI DINI KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI KELURAHAN MARGODADI SUMBERSARI BANTUL KOTA METRO TAHUN 2017 Vida Wira Utami; Anggraini Anggraini; Rizki Aidawati
Jurnal Perak Malahayati Vol 1, No 1 (2019): Vol 1, No 1, November 2019
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.31 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v1i1.1510

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi wanita yang paling utama pada saat ini, di Indonesia adalah kanker serviks. Hal ini banyak ditemukan pada wanita usia subur dan khususnya adalah ibu rumah tangga. Berbagai alasan dikemukakan oleh ibu-ibu mengapa keliru dalam pemahaman penyebab kanker serviks dan kurang pengetahuan tentang deteksi dini dengan pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asetat). Tujuan kegiatan diharapkan warga dapat mengerti tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 30 Mei 2017 di Balai Desa Margodadi Sumbersari Bantul Kecamatan Metro Selatan. Adapun kegiatan yang dilakukan berupa penyuluhan kepada ibu-ibu tentang pentingnya deteksi dini kanker serviks dengan pemeriksaan IVA, metode penyuluhan menggunakan leaflet. Terdapat pengaruh signifikan pada pengetahuan ibu sebelum dan sesudah penyuluhan pemeriksaan IVA. Dengan demikian, pemberian edukasi dapat memberikan peningkatan pengetahuan, khususnya yang berkaitan dengan pemeriksaan IVA sebagai deteksi dini kanker serviks.
SOSIALISASI PROSES PERSALINAN YANG AMAN DI ERA PANDEMI COVID-19 Vida Wira Utami; Dewi Yuliasari
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 2 (2020): Vol 2, No 2 , November 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.956 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i2.3453

Abstract

Proses persalinan yang aman di era covid-19 ialah tetap bersalin di fasilitas pelayanan kesehatan. Segera ke fasilitas kesehatan jika sudah ada tanda-tanda persalinan. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan pemahaman ibu hamil Trimester III tentang Proses Persalinan Yang Aman serta meningkatkan kesadaran ibu Tentang Persiapan Persalinan.  Kegiatan telah dilaksanakan pada hari kamis, 08 Oktober 2020. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil  Trimester III di Desa Liman Benawi Kecamatan Simbar Waringin Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi berupa penyuluhan dengan metode ceramah dengan bantuan media proyektor. Waktu yang diperlukan dalam penyampaian materi adalah 60 menit.Terdapat  peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya Mengetahui bagaimanakah Proses Persalinan Yang Aman di Era Pandemi Covid-19.
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG BAHAYA SEKS BEBAS DI SMA NEGRI 15 BANDAR LAMPUNG Vida Wira Utami; Ledy Octaviani Iqmy; Masayu Fatimah
Jurnal Perak Malahayati Vol 2, No 1 (2020): Vol 2, No 1, Mei 2020
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.317 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v2i1.2726

Abstract

Pengabdian  tentang bahaya seks bebas merupakan penyuluhan yang bertujuan agar para siswa/siswi remaja mengerti apa dampak dari seks bebas tersebut dan untuk mengetahui fenomena prilaku seks bebas tersebut. Pengabdian yang dilakukan dengan beberapa orang siswa /siswi remaja  yang rentan melakukan seks bebas dan didapatkan hampir semua siswa/siswi tersebut belum mengetahui dampak akibat dari seks bebas tersebut. Tujuan diadakan kegiatan ini ialah agar siswa/siwi dapat mengerti tentang bahaya seks bebas bagi kesehatan. Kegiatan ini dilakukan pada hari rabu 5 februari 2020 di SMA Negri 15 Bandar Lampung dengan sebanyak 32 siswa/siswi . Kegiatan yang dilakukan ialah berupa penyuluhan tentang bahaya seks bebas dengan menggunakan slide (power point). Pengabdian memberikan dampak yang signifikan terhadap pengetahuan siswa/siswi. Oleh sebab itu tenaga kesehatan harus terus memberikan edukasi kepada siswa/siswi remaja  tentang bahaya seks bebas Kata Kunci : Seks Bebas, Remaja, Siswa, Siswi, SMA (Sekolah Menengah Atas)
Penyuluhan Kesehatan Mengenai Teknik Menyusui Di Desa Liman Benawi Lampung Tengah Vida Wira Utami; Nita Evrianasari; Vina Lutfiana
Jurnal Perak Malahayati Vol 4, No 1 (2022): Vol.4 No 1,Mei 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (892.255 KB) | DOI: 10.33024/jpm.v4i1.6256

Abstract

Pendahuluan Pentingnya pengetahuan ibu mengenai teknik menyusui yang benar mempengaruhi keberhasilan dalam memberikan ASI. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan ibu dalam menyusui ibu yaitu faktor psikologis, faktor fisik, pekerjaan, pengatahuan dan partisipasi suami/keluarga. Manfaat dari teknik menyusui yang benar yaitu putting susu tidak lecet, perlekatan menyusu pada bayi kuat, bayi menjadi tenang dan tidak terjadi gumoh. Menyusui dengan teknik yang tidak benar selain juga menyebabkan putting susu lecet dapat juga menyebabkan asi tidak keluar secara optimal sehingga produksi asi menurun dan bayi tidak mau menyusu kembali, Menurut berbagai penelitian pemberian ASI ekskulsif minimal 6 bulan. . Oleh karena itu sangat diperlukannya kesadaran akan pentingnya teknik menyusui.Tujuan untuk memberikan informasi mengenai teknik menyusui yang benar agar bayi mendapatkan asupan yang bergizi dan meningkatkan kedekatan ibu anak.Metode Kegiatan penyuluhan berupa presentasi dan praktik mengenai teknik menyusui yang benar. Hasil dari kegiatan ini peserta dapat mengaplikasikan materi presentasi melalui praktik yang dilakukan dengan baik dan benar.Kesimpulan Membuktikan bahwa penyuluhan telah berhasil dilakukan. Kata Kunci : Teknik menyusui, penyuluhan, kesehatan. ABSTRACT Introoduction The importance of mother's knowledge about the correct breastfeeding technique affects the success of breastfeeding. The factors that influence the success of mothers in breastfeeding mothers are psychological factors, physical factors, work, knowledge and participation of husband/family. The benefits of the correct breastfeeding technique are that the nipple does not blister, the attachment of breastfeeding to the baby is strong, the baby becomes calm and does not spit up. Breastfeeding with incorrect techniques, besides causing sore nipples, can also cause breast milk to not come out optimally so that milk production decreases and the baby does not want to breastfeed again, according to various studies of exclusive breastfeeding for at least 6 months. Therefore, it is very necessary to be aware of the importance of breastfeeding techniques. The Purpose  to provide information on correct breastfeeding techniques so that babies get nutritious intake and increase the closeness of mothers to children. Methods Through counseling in the form of presentations and practices regarding correct breastfeeding techniques. Result of this activity, participants were able to apply the presentation material through good and correct practice. Conclusion Proving that the counseling has been carried out successfully. Keywords : Breastfeeding techniques, counseling, health
Perbedaan Lama Pelepasan Tali Pusat Dengan Pemotongan Tali Pusat Segera Setelah Lahir Di BPM Satria Siswihipni Dan BPM Tety Septiana Jati Agung Lampung Selatan Vida Wira Utami; Anggraini Anggraini; Ely Rachmawati
Malahayati Nursing Journal Volume 3 Nomor 3 Tahun 2021
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.633 KB) | DOI: 10.33024/mnj.v3i3.4806

Abstract

ABSTRACT: DIFFERENCES IN THE DELIVERY OF THE CORNER WITH THE CUTTING OF THE CORNER IMMEDIATELY AFTER BIRTH AT BPM SATRIA SISWIHIPNI AND BPM TETY SEPTIANA JATI AGUNG SOUTH LAMPUNG Intriductions: Based on the 2019 South Lampung Health Office Profile, there were 23 cases of neonatal death, 1 case of infant death, and no under-five mortality.  The highest causes of death are asphyxia, low birth weight, and infection.  The Jati Agung area is one of the contributors to the morbidity of umbilical cord infection in neonates.  The importance of a unified approach to maternal and infant care, and clearly stated.  With the delay in clamping, the baby will get an additional 50-100 ml of blood, known as a placental transfusion (Aprilia, 2011). Purpose: The purpose of the study was to find out the difference in the length of umbilical cord detachment with cutting the umbilical cord immediately after birth at BPM Satria Siswihipni and BPM Tety Septiana Jati Agung, South Lampung in 2021.Methode: This type of research uses quantitative approach to control time series design.  The population in this study were all mothers giving birth at BPM Satria Siswihpni and BPM Tety Septiana Jati Agung, South Lampung with an average of 45 deliveries and 48 deliveries.  The sample in this study were 30 respondents, 15 control groups, 15 intervention groups. The sampling technique used Accidental Sampling.  Data analysis techniques are Univariate Analysis and Bivariate Analysis with independent t-testResult: Univariate analysis results showed that the average value of umbilical cord detachment with delay was 3.93, standard deviation 1.033.  The mean value of immediate cut release was 5.93, standard deviation 1.580.  The results of the bivariate t test obtained a value of (p = 0.000).Conclusion: there were difference in the length of the release of the umbilical cord with cutting the umbilical cord immediately after birth with a delay in cutting the umbilical cord at BPM Satria and BPM Tety, South Lampung in 2021. It is expected that health workers will postpone cutting  umbilical cord in BBL. Keywords: umbilical cord detachment, immediate cutting, delaying umbilical cord cuttingINTISARI:PERBEDAAN LAMA PELEPASAN TALI PUSAT DENGAN PEMOTONGAN TALI PUSAT SEGERA SETELAH LAHIR DI BPM SATRIA SISWIHIPNI  DAN BPM TETY SEPTIANA  JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN.  Latar Belakang: Berdasarkan Profil Dinas Kesehatan Lampung Selatan Tahun 2019, terdapat 23 kasus kematian neonatal, 1 kasus kematian bayi, dan tidak ada kematian balita. Penyebab kematian tertinggi yaitu asfiksia, BBLR, dan infeksi. Wilayah Jati Agung salah satu penyumbang angka kesakitan infeksi tali pusat pada neonatal. Pentingnya penyatuan pendekatan asuhan ibu dan bayi, dan menyatakan dengan jelas. Dengan ada nya penundaan pengkleman bayi akan mendapatkan tambahan 50-100 ml darah yang dikenal dengan transfuse plasenta (Aprilia, 2011). Tujuan penelitian diketahui Perbedaan Lama Pelepasan Tali Pusat Dengan Pemotongan Tali Pusat Segera Setelah Lahir Di BPM Satria Siswihipni  dan BPM Tety Septiana  Jati Agung Lampung Selatan Tahun 2021.Metode Penelitian: jenis penelitian menggunakan kuantitatif dengan pendekatan control time series design. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin di BPM Satria Siswihpni dan BPM Tety Septiana Jati Agung Lampung Selatan dengan rata-rata 45 persalinan dan 48 persalinan. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden, 15 kelompok control, 15 kelompok intervensi.Teknik sampling menggunakan Accidental Sampling. Teknik analisa data yaitu Analisa Univariat dan Analisa Bivariat dengan Uji t independentHasil :Hasil Analisis Univariat menunjukkan nilai rata-rata pelepasan tali pusat dengan penundaan adalah 3,93, standar deviasi 1,033. Nilai rata-rata pelepasan pemotongan segera adalah 5,93, standar deviasi 1,580. Hasil bivariat dengan uji t didapatkan nilai (p=0,000) artinya Kesimpulan: Ada perbedaan lama pelepasan tali pusat dengan pemotongan tali pusat segera setelah lahir dengan penundaan pemotongan tali pusat di BPM Satria dan BPM Tety Lampung Selatan Tahun 2021. Diharapkan bagi tenaga kesehatan untuk melakukan penundaan pemotongan tali pusat pada BBL Kata Kunci     : Pelepasan Tali Pusat, Pemotongan segera, tunda pemotongan tali pusat
Tomato Juice Effects On Reducing High Blood Pressure In Elderly Hypertensive Patients Dainty Maternity; Hali Desna; Yulistiana Evayanti; Vida Wira Utami
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 1 (2022): Vol. 8 No. 1, Januari 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i1.4887

Abstract

Latar Belakang : Riskesdas 2018 menyatakan prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia ≥18 tahun sebesar 34,1%, tertinggi di Kalimantan Selatan (44.1%), sedangkan terendah di Papua sebesar (22,2%). Estimasi jumlah kasus hipertensi dii Indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di Indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian. Data kunjungan lansia dengan tekanan darah tinggi dii Puskesmas Kaliasin pada bulan Februari sebanyak 132 pasien lansia.Tujuan penelitian ini diketahui pengaruh pemberian jus tomat dengan penurunan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kaliasin Kab. Lampung Selatan Tahun 2021.Metode : Jenis penelitian menggunakan kuantitatif, rancangan penelitian praeksperimental dengan pendekatan one group pretespost test design, populasi dan sampel adalah responden dengan tekanan darah tinggi berjumlah 22 orang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling, penelitian dilakukan selama 7 hari dengan jumlah 150ml setiap pagi selama 7 hari berturut-turut. Analisa data univariat dan bivariat menggunakan Ttest.Hasil : Rata-rata sistole diastole sebelun diberi jus tomat adalah sebesar 164,09/100,91 mmHg. Rata-rata sistole diastole sesudah diberi jus tomat adalah sebesar 132,73/85,45 mmHg. Hasil uji statistic menggunakan tes-dependen didapat nilai p-value 0.000 (α<0.05) yang artinya terdapat pengaruh pemberian jus tomat dengan  penurunan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kaliasin Kab. Lampung Selatan Tahun 2021.Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian jus tomat dengan penurunan tekanan darah tinggi pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Kaliasin Kab. Lampung Selatan Tahun 2021.Saran .: Diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada lansia untuk melakukan terapi herbal untuk menurunkan tekanan darah, selain itu jus tomat dipilih karena di Puskesmas Kaliasin Kab. Lampung selatan banyak yang menderita hipertensi Kata Kunci : Jus Tomat, Tekanan Darah Tinggi, Lansia ABSTRACT Background :Riskesdas 2018 stated that the prevalence of hypertension based on measurement results in the population aged 18 years was 34.1%, the highest was in South Kalimantan (44.1%), while the lowest was in Papua (22.2%). The estimated number of hypertension cases in Indonesia is 63,309,620 people, while the death rate in Indonesia due to hypertension is 427,218 deaths. The data of elderly visits with high blood pressure at the Kaliasin Health Center in February were 132 elderly patients. South Lampung in 2021.Objective: To determine the effect of giving tomato juice to reduce high blood pressure in elderly patients with hypertension at the Kaliasin Health Center, Kab. South Lampung in 2021.Method : This type of research uses quantitative, pre-experimental research design with a one group pretest post test design approach, the population and sample are respondents with high blood pressure. The sampling technique used purposive sampling, the study was conducted for 7 days. Univariate and bivariate data analysis using t-test.Result : The average systolic diastole before being given tomato juice was 164.09/100.91 mmHg. The average systolic diastole after being given tomato juice was 132.73/85.45 mmHg. The results of statistical tests using dependent tests obtained a p-value 0.000 (α<0.05) which means that there is an effect of giving tomato juice with a decrease in high blood pressure in the elderly with hypertension at the Kaliasin Health Center, Kab. South Lampung in 2021.Conclusion: there is an effect of giving tomato juice with a decrease in high blood pressure in the elderly with hypertension at the Kaliasin Health Center, Kab. South Lampung in 2021.Suggestion.: Applied as a rational consideration for the approach of the elderly to do herbal therapy to lower blood pressure, besides that tomato juice was chosen because at the Kaliasin Health Center, Kab. South Lampung many suffer from hypertension Keywords : , Elderly, High Blood Pressure, Tomato Juice
Factors Related To Stunting In Children Aged 24-59 Months Hajah Ropiati; Yulistiana Evayanti; Vida Wira Utami; Suharman Suharman
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 8, No 2 (2022): Vol 8.No.2.April 2022
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v8i2.5039

Abstract

Latar belakang masalah gizi yang menjadi perhatian utama saat ini adalah tingginya angka stunting. Pada tahun 2020 jumlah balita usia 24-59 bulan yang mengalami stunting di Kabupaten Tulang Bawang sebanyak 2235 kasus dengan 200 kasus stunting atau 23,04% terdapat di wilayah kerja Puskesmas Gedung Rejo sakti.Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Gedung Rejo Sakti Kabupaten Tulang Bawang tahun 2021.Metode penelitian adalah kuantitatif dengan pendekatan case control. Sampel kasus dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24-59 bulan. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara random sampling sampai jumlah sampel yang dibutuhkan mencukupi. Analisis data menggunakan uji chi-square.Hasil analisis menunjukkan 67 anak (50%) mengalami stunting, 15 ibu hamil (11,2%) berisiko tinggi badan, 47 ibu hamil (35,1%) dengan riwayat anemia selama kehamilan dan sebanyak 12 anak (9 %) ) dengan riwayat BBLR.Kesimpulan Ada hubungan yang bermakna antara tinggi badan ibu (p value = 0,028) dan riwayat anemia (p value = 0,011) dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Gedung Rejo Sakti tahun 2021 dan variabel yang paling mempengaruhi kejadian tersebut stunting adalah anemia.Saran bagi Puskesmas untuk melakukan penyuluhan secara berkala kepada masyarakat khususnya ibu hamil dan membagikan pamflet untuk mendapatkan deteksi dini anemia pada ibu hamil dan melakukan pengobatan dini. Kata kunci : Anemia, Balita, Puskesmas Gedung Rejo Sakti Tulang Bawang, Stunting. ABSTRACT Background of the nutritional problems that has become a major concern presently is the high number of stunting. In 2020 the number of toddlers aged 24-59 months who experienced stunting in Tulang Bawang Regency was 2235 cases with 200 stunting cases or 23.04% found in the working area of Gedung Rejo sakti Health Center.The purpose of the study was to determine the factors related to the incidence of stunting in children aged 24-59 months in the working area of the Gedung Rejo Sakti Health Center, Tulang Bawang Regency in 2021.Research method design was quantitative with a case control approach. The sample cases in this study were stunted toddlers aged 24-59 months. The sampling technique was carried out by random sampling until the required number of samples was sufficient. Data analysis was chi-square test.Results of the analysis showed that 67 children (50%) were stunted, 15 pregnant women (11.2%) with body height at risk, 47 pregnant women (35.1%) with a history of anemia during pregnancy and as many as 12 children (9%) ) with a history of LBW. Conclusion There is a significant relationship between maternal height (p value = 0.028) and history of anemia (p value = 0.011) with the incidence of stunting in toddlers in the working area of Gedung Rejo Sakti in 2021 and the most affecting variable in the incidence of stunting is anemia. Suggestions for health center to conduct regular counselling to the community, especially for pregnant women and distribute pamphlets to get early detection of anemia in pregnant women and carry out early treatment..Keywords: Anemia, Stunting,Toddlers, Gedung Rejo Sakti health center of Tulang Bawang,. 
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN ANC DI PUSKESMAS PADA WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA BANDAR LAMPUNG Vida Wira Utami
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 9, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (108.567 KB) | DOI: 10.33024/hjk.v9i1.157

Abstract

Persentase Pemakaian alat kontrasepsi di Indonesia yang menggunakan metode kontrasepsi mencapai 61,4 %. Pola pemakaian kontrasepsi terbesar yaitu suntik sebesar 31,6%, pil sebesar 13,2%, IUD sebesar 4,8 %, implant 6,8%, kondom sebesar 1,3%, MOW sebesar 0,3%, MOP sebesar 0,2%. Berdasarkan data BKKBN Provinsi Lampung di Provinsi Lampung jumlah peserta KB aktif jenis IUD adalah 1236 orang (1,24%) dari 9424.179 akseptor KB. Di BPS Sulasmi, S.ST didapat data akseptor KB pada bulan agustus 2014 yaitu, sebanyak 23 akseptor KB suntik 1 bulan, 38 akseptor KB suntik 3 bulan, 3 akseptor KB implant, 4 akseptor KB Pil, dan 2 akseptor KB IUD. Penggunaan alat kontrasepsi IUD masih sangat jauh dari target yang ditetapkan yaitu 80%. Untuk itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pendidikan akseptor KB terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh akseptor KB yang datang ke BPS Sulasmi, S.ST yang berjumlah 43 orang. Jenis data primer dengan analisa univariat dan bivariat. Hasil analisa univariat didapat distribusi frekuensi penggunaan alat kontrasepsi yang tidak menggunakan IUD sebanyak 33 orang (76,7%), Distribusi frekuensi pengetahuan kurang baik sebanyak 22 orang (51,2%), Distribusi frekuensi pendidikan dasar sebanyak 26 orang (60,5%). dan Hasil analisa bivariat dengan menggunakan chi-square didapatkan hubungan pengetahuan akseptor KB terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD dengan p-value=0,034,OR=0,16. dengan menggunakan chi-square didapatkan hubungan pendidikan akseptor KB terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD dengan p-value=0,041. Sehingga Diharapkan bagi tenaga kesehatan dapat lebih rutin lagi dalam memberikan konseling kepada akseptor KB khususnya tentang penggunaan alat kontrasepsi IUD serta memberikan leaflet tentang alat kontrasepsi IUD kepada akseptor KB yang berkunjung, khususnya akseptor KB, sehingga kontrasepsi IUD lebih diminati sebagai kontrasepsi yang efektif dan aman.
Co-Authors ., Devita Kurnia Sari Amran, Rovita Ana Safitri Anggraeni, Dini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Anggraini Ani Kristianingsih Aniati Aniati Anisa Ermasari Apriana, Henita Aryanti Wardiyah Aryawati, Wayan Baiduri, Citra Cahya, Yuwika Dainty Maternity Dainty Maternity Dainty Maternity Desiana Desiana, Desiana Dewi Yuliasari Dewi Yuliasari Dhini Easter Yanti Dianisa Retno Wulandari Dina Dwi Nuryani Effendy, Dhea Alaeyda Eka Ana Marlian Eka Rohmayanti Elfiyanti Elfiyanti, Elfiyanti Ely Rachmawati Eniyati Eniyati Ervianasari, Nita Eva Nauli Evayanti, Yulistiana Evrianasari, Nita Fajriyah, Ani Farich, Achmad Fauziah, Nikmatul Hajah Ropiati Hali Desna Herdiyani, Yuni Hermawan, Desi Hermawan, Dessy Indra Winingsih Iqmi, Ledy Oktaviani Iqmy, Ledy Octaviani Keswara, Umi Romayati Kurniasari, Devi Lara Sapti, Lintan Lathifah, Neneng Siti Lestari, Eka Dewi Lolita Sari Lolita Sary Marcella, Fanna Marisa, Walidatun Mariza, Ana Marlinda Marlinda Masayu Fatimah Massitoh, Ai Asri Maternity, Dainty Meta Prastika Mulia Anisa Naswati, Wawat Ni Ketut Septriana Damayanti Nurhimah Apriyanti Nurliani Nurliani Nurliyani Nurliyani Nurul Isnaini Oktavia, Melin Putri, Ratna Dewi Putriani, Eliana Putu Candrawati Riadini, Irma Rizki Aidawati Rosi Novita sari Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Rosmiyati Sartiah Sartiah Selmi Rita Adelina Sifitri, Hellen Suharman Suharman Suharman Suharman, Suharman Sunarsih Sunarsih Sunarsih Sunarsih Susilawati Susilawati Susilawati, Susilawati Trini Trini Vina Lutfiana Wina A Wahab Yanti, Dhiny Easter Yuli Yantina Yuliasari, Dewi Yulistiana Eva Yanti Yulistiana eva yanti Yuviska, Ike Ate