Gorontalo merupakan salah satu daerah di Indonesia yang memiliki potensi perikanan dan kelautan cukup melimpah. Tiga daerah perairan yang menjadi sentra penghasil sumber daya perikanan antara lain Teluk Tomini, Laut Sulawesi, dan Zone Ekonomi Eksklusif Laut Sulawesi. Setidaknya sektorperikanan tangkap di Gorontalo bisa memproduksi 37.036 ton/tahunnya, budidaya laut menghasilkan 5.648,3 ton/tahun, budidaya air payau sebesar 1.553,2 ton/tahun, serta ditambah dengan budidaya ikan air tawar yang terus mengalami peningkatan hingga mampu menghasilkan 928,6 ton/tahun. Analisis InputâOutput adalah suatu analisis atas perekonomian negara secara komprehensif karena melihat keterkaitan antar sektor ekonomi di negara tersebut secara keseluruhan. Tujuan penyusunan Analisis Input-Outputbidang kelautan terhadap pembangunan nasional adalah untuk menyediakan data tabel Input Output kelautan yang cukup rinci dan up to date, sehingga dapat dijadikan dasar perencanaan kebijakan dalam pengembangan sektor kelautan di Indonesia. Total konsumsi masyarakat yang dihasilkan perekonomian Gorontalo pada tabel input output tahun 2009 sebesar Rp 628.757.080 milyar atau 100 % (Impor hasil perikanan tidak ada). Secara keseluruhan neraca perdagangan pada perekonomian Gorontalo mengalamisurplus perdagangan.
Copyrights © 2017