Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK
Vol 10, No 1 (2014): Juni

PEMILIHAN PELAYANAN PERSALINAN DAN PERAWATAN PASCAPERSALINAN (PNC)

Nurul Aeni (Kantor Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Pati)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2018

Abstract

ENGLISHAccuracy on selecting maternal services influences adequate delivery and postnatal care (PNC). This research aimed to (1) to describe delivery and postnatal service utilization in Puskesmas Margoyoso II and Puskesmas Gunungwungkal; (2) to analyze factors related to delivery service selection; (3) to analyze factors related to postnatal service selection. This research used quantitative approach as well as qualitative approach. The number of respondent was 61 mothers whose 3-6 month baby. Data was analyzed using descriptive analysis and chi-square. This research resulted: (1) awareness to experience complete and adequate PNC was lower than awareness to experience delivery on skilled birth attendant; (2) majority respondent preferred private midwife to village midwafe (BPS) to village midwife; (3) factors related to birth attendant selection was residence. Respondents domiciled in Puskesmas Gunungwungkal tended to choose village midwife, while Respondents domiciled in Puskesmas Margoyoso II inclined to choose private midwife; (4) factors related to postnatal care selection is work status and residence. Respondent had strong need to experience traditional postnatal cares. Those cares were applied to behaviors which potentially harmed recovery process. INDONESIAKetepatan dalam menentukan pelayanan maternal yang lengkap dan memadai mempengaruhi keberhasilan persalinan dan perawatan pascapersalinan (PNC). Penelitian ini bertujuan (1) menggambarkan pemanfaatan pelayanan persalinan dan perawatan pascapersalinan di Puskesmas Margoyoso II dan Puskesmas Gunungwungkal; (2) menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemilihan pelayanan persalinan; (3) menganalisis faktor yang berhubungan dengan pemilihan pelayanan pascapersalinan (PNC). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif bersama dengan pendekatan kualitatif. Responden penelitian berjumlah 61 ibu yang memiliki bayi berusia 3-6 bulan. Pengolahan data menggunakan analisis dekriptif dan chi-square. Hasil penelitian adalah: (1) kesadaran melakukan perawatan pascapersalinan secara lengkap dan memadai lebih rendah dibandingkan kesadaran melakukan persalinan di tenaga kesehatan; (2) sebagian besar responden cenderung lebih memilih Bidan Praktek Swasta (BPS) dibandingkan bidan desa; (3) faktor yang berhubungan dengan pemilihan tenaga persalinan adalah wilayah tempat tinggal. Responden di wilayah Puskesmas Gunungwungkal cenderung memilih bidan desa, sementara responden di wilayah Puskesmas Margoyoso II cenderung memilih BPS; (4) faktor yang berhubungan dengan pemilihan pelayanan perawatan pascapersalinan adalah status pekerjaan dan wilayah tempat tinggal. Responden memiliki kebutuhan yang kuat untuk melaksanakan perawatan pascapersalinan secara tradisional yang diwujudkan dalam beberapa perilaku yang dapat mengganggu proses pemulihan kesehatan.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jl

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Litbang diterbitkan oleh Badan Perencanaan Pengembangan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Pati dengan p-ISSN 1978-2306 dan e-ISSN 2655-6618. Jurnal Litbang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada Bulan Juni dan Bulan ...