Jurnal Candrasangkala Pendidikan Sejarah
Vol 4, No 2 (2018)

Analisis Strukturalisme Lévi-Strauss dalam Cerita Rakyat Tundung Mediyun: Sebagai Alternatif Baru Sumber Sejarah

Afiyanto, Hendra ( Jurusan IPS, IAIN Ponorogo)
Nurullita, Hervina ( Pendidikan Sejarah, FKIP, Universitas PGRI Banyuwangi)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2018

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah pertanyaan, mengapa mitos, cerita rakyat, karya sastra, legenda selalu ditempatkan pada ranah fiksi, sehingga tidak bisa digunakan sebagai sumber sejarah? Sutherland mengatakan esensinya historiografi yang dibutuhkan adalah historicizing history. Demikianlah, artinya sebuah historiografi saat ini haruslah memahamkan sejarah itu sendiri. Untuk memahamkan sejarah yang diperlukan adalah semangat dekonstruksi. Ketika dekonstruksi menyisip dalam sebuah peristiwa sejarah akan terjadi kecenderungan historiografi mulai meninggalkan narasi besarnya. Historiografi akan bergeser dari makro ke mikro dengan bantuan sumber-sumber alternatif. Salah satu sumber alternatif yang bisa digunakan adalah mitos, cerita rakyat, karya sastra, atau legenda. Ketika sumber-sumber sejarah tersebut masih dianggap penuh unsur fiksinya, maka diperlukan alat bantu untuk membuatnya memiliki unsur fakta. Untuk menjawab permasalahan tersebut, maka digunakanlah cerita rakyat Keris Tundung Mediyun yang akan dianalis menggunakan Strukturalisme Lévi-Strauss sehingga nantinya dapat ditemukan unsur-unsur faktanya sebagai sumber alternatif historiografi.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Candrasangkala

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Journal of History Education Department in Faculty of Teacher Training and Education named Candrasangkala. In Indonesia Candrasangkala is the year of Saka as one of the influence of Hinduism. As a journal name, Candrasangkala is unique and closely related to history in terms of temporal aspects. ...