Artikel ini hendak menjawab dua persoalan krusial terkait identitasorang sasak: pertama, apakah inti identitas orang sasak sekaligus unsur-unsurpembentuknya; kedua, bagaimana mekanisme pengetahuan dan perilakupada masyarakat sasak. Jawaban dari dua soal ini sangat penting sebagaipijakan suku bangsa sasak untuk meraih masa depan yang lebih baik. Penelitiandilakukan dengan pendekatan kualitatif berjenis penelitian fenomenologis.Penelitian jenis fenomenologis paling cocok untuk tema penelitian tentangidentitas ditambah lagi dengan kenyataan bahwa peneliti adalah orang sasakyang tentu saja menyerap dan merasakan sendiri menjadi orang sasak. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa inti identitas orang sasak adalah agama danadat atau Islam dan tradisi. Tradisi sasak merupakan pengejawantahan dariajaran-ajaran Islam yang selanjutnya membentuk perilaku yang tipikal bagimasyarakat sasak yaitu menjadi muslim taat yang berbudaya tinggi pada saatyang sama.
Copyrights © 2017