Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni
Vol 18, No 1 (2017)

CHARACTER EDUCATION VALUES IN PACITAN FOLKLORE

Arief Setyawan (Unknown)
Sarwiji Suwandi (FKIP Univ. Sebelas Maret)
St. Y. Slamet (FKIP Univ. Sebelas Maret)



Article Info

Publish Date
10 Nov 2017

Abstract

Folklore as one of the cultural output with robust  value of character education from of the community where the story was created and developed. The study aims to describe the value of character education in the compilation of folklore. The method used is qualitative descriptive method with data source of research in the form of folklore from Pacitan published by Grasindo 2004 which contains 10 story titles. The research data is collected by reading the story plot as well as the content of the meaning or message in each story and noting. Data analysis is done by content analysis technique, that is research analysis that want to reveal the idea of writer or creator both manifested and latent. The results show that Pacitan folklore as a literary work contains the value of character education which includes: (1) religious, (2) honest, (3) hard work, (4) creative, (5) curiosity, (6) Spirit of nationalism, (7) respecting achievement, (8) love of peace, (9) environmental care, (10) social care, and (11) responsibility. These values form the basis that folklore is used as a medium for introducing stories that ancestors believed to their descendants, as well as being a means of educating their character.Keyword: character education, folklore, Pacitan.MUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT DI PACITAN AbstrakCerita rakyat sebagai salah satu produk kebudayaan tentu sarat akan nilai pendidikan karakter dari masyarakat tempat cerita itu lahir dan berkembang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerita rakyat tersebut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan sumber data penelitian berupa Buku Cerita Rakyat dari Pacitan terbitan Grasindo 2004 yang memuat 10 judul cerita. Data penelitian dikumpulkan dengan membaca secara cermat terkait alur cerita maupun kandungan makna atau amanat dalam setiap cerita dan melakukan pencatatan. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis), yakni analisis penelitian yang mengungkap gagasan penulis atau pencipta baik yang termanifestasi maupun yang laten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Cerita Rakyat dari Pacitan sebagai suatu karya sastra mengandung nilai pendidikan karakter yang meliputi: (1) religius, (2) jujur, (3) kerja keras, (4) kreatif, (5) rasa ingin tahu, (6) semangat kebangsaan, (7) menghargai prestasi, (8) cinta damai, (9) peduli lingkungan, (10) peduli sosial, dan (11) tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi dasar bahwa cerita rakyat selain digunakan sebagai media memperkenalkan kisah-kisah yang diyakini nenek moyang kepada keturunannya, juga bisa sekaligus menjadi sarana mendidik karakter pada diri mereka.Kata kunci: pendidikan karakter, cerita rakyat, Pacitan.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

komposisi

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Komposisi: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Seni is an international journal dedicated for the publication of scientific articles in language education, literature, and arts education. It was firstly published on March 2000 with ISSN 1411-3732 in 2007 by Faculty of Language Literature and Arts ...