Kunyit (Curcuma longa) merupakan tanaman obat tradisional yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan dan sebagai bahan obat meliputi antimikroba, antioksidan,antitumor, dan anti inflamasi. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui aktivitas antimikroba dan antioksidan dari beberapa organ tanaman kunyit meliputi akar, rimpang, batang, dan daun. Semua bagian diekstraksi dengan etanol dan etil asetat. Seluruh ekstrak etanol dan etil asetat diuji aktivitas antimikrobanya menggunakan metode difusi cakram kertas terhadap Escherichia coli,Staphylococcus aureus, dan Candida albicans. Kloramfenikol dan nistatin masing-masing digunakan sebagai kontrol positif untuk uji antibakteri dan antijamur, sedangkan masing-masing pelarut untuk ekstraksi juga digunakan sebagai kontrol negatif. Aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode 1,1-difenil-2pikril hidrazil (DPPH) dan asam askorbat digunakan sebagai standar. Hasil aktivitas antimikroba menunjukkan bahwa ekstrak etil asetat dari daun dan batang memiliki aktivitas penghambatan tertinggi terhadap S. aureus, ekstrak etil asetat dari akar dan batang memiliki aktivitas penghambatan tertinggi terhadap E. coli, dan ekstrak etil asetat dari daun memilikiaktivitas penghambatan tertinggi terhadap C. albicans. Ekstrak etil asetat dari rimpangmemiliki aktivitas antioksidan tertinggi diantara ekstrak lainnya.
Copyrights © 2015