Oposisi terhadap kalam dan Mutakallimun diklaim oleh sebagian besar peneliti sejarah teologi sebagai monopoli kaum Sunni (ahl al-sunna wa 'l-jama'a), terutama pengikut Ahmad b. Hanbal. Oposisi tersebut diklaim tidak pernah dilakukan oleh kelompok Shi'ah. Penelitian terhadap dua karya ulama Shi'ah abad ke-15, Ibn al-Wazir al-san'ani, memberikan antitesis (tentatif) yang bisa mengakhiri klaim akan monopoli tersebut. Penelitian terhadap isi, sumber, dan otoritas yang dirujuk Ibn al-Wazir dalam kedua karyanya tersebut membeberkan data baru bahwa kalam dan Mutakallimun mendapat cercaan dari sebagian anggota mazhab Shi'ah.
Copyrights © 2006