Masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran yang kurang melatih keterampilan proses sains pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif model pembelajaran GI-GI (Group Investigation-Guided Inquiry) terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design dengan desain pre-test-post-test control group design. Populasi dalam penelitian seluruh kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Pengambilan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga diperoleh kelas X MIPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X MIPA 3 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik tes dan observasi. Teknik analisis data tes menggunakan teknik uji-t dan data observasi menggunakan analisis data statistik deskriptif (rata-rata). Berdasarkan hasil analisis data tes, diperoleh nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 81,30, sedangkan kelas kontrol 76,27. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5% diperoleh thitung > ttabel yakni 3,57 > 1.667. Analisis data observasi diperoleh skor rata-rata keseluruhan keterampilan proses sains siswa sebesar 2,70 dengan kategori tinggi (dalam rentang 1-4). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran GI-GI (Group Investigation-Guided Inquiry) berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 8 Palembang.
Copyrights © 2018