Demam merupakan salah satu masalah yang kerap dijumpai dalam mengasuh danmembesarkan anak. Pengetahuan ibu diperlukan agar tindakan yang diberikan benar yaitubagaimana ibu menentukan anak demam dan menurunkan suhu tubuh anak, masyarakatsering mengartikan demam dan diare sebagai sakit tifus, dengan demikian orang tua akanmelakukan pola pemberian makan ke arah diet tifus, yakni makan bubur. Kandungan kaloriyang diterima rendah pada bubur beras menyebabkan status gizi anak menurun. Penelitianbertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan penanganan demampada balita.Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif analitik menggunakan desain crosssectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu jumlah balita demam bulan Januari-Mei sebanyak104 balita dan jumlah sampel sebanyak 32 balita. Teknik pengambilan sampel menggunakansimple random sampling. Penelitian ini dilakukan di Puskesmas Payo Selincah Kota Jambi dantelah dilaksanakan pada tanggal 15-22 Agustus tahun 2014. Analisis dalam penelitian ini adalahunivariat dan bivariat.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 10 responden (31,3%) penanganan demampada balita baik, sebanyak 13 responden (40,6%) mempunyai pengetahuan baik dan sebanyak12 responden (37,5%) memiliki sikap positif. Hasil bivariat menunjukkan bahwa pengetahuanibu dengan penanganan demam pada balita dengan p-value (0.005) dan sikap ibu denganpenanganan demam pada balita dengan p-value (0.018).Disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan dan sikap ibu terhadap penanganan demampada balita di wilayah kerja puskesmas payo selincah kota jambi.
Copyrights © 2014