Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa Madrasah Aliyah di Lombok Barat. Peneliti mengharapkan siswa dapat menunjukkan kemampuan berpikir kritisnya selama proses pembelajaran. Keterampilan mengajukan pertanyaan merupakan salah satu ukuran untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep siswa selama proses pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah para guru dan siswa kelas X (sepuluh) mata pelajaran bahasa Inggris Madrasah Aliyah di Lombok Barat. Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan di lapangan dapat ditarik kesimpulan bahwa banyak sekali faktor yang mempengaruhi kemampuan berpikir kritis para siswa. Kemampuan berpikir kritis pada siswa dapat diidentifikasi dari ketrampilan bertanya siswa, bagaimana siswa mengungkapkan pendapat, dan respon dalam memahami suatu materi/topik tertentu. Pada awalnya masih banyak siswa yang kurang responsif terhadap materi pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh masih minimnya keaktifan siswa dalam bertanya. Namun, hal tersebut dapat diperbaiki. Siswa dapat beradaptasi dengan materi yang ada dan mereka juga menunjukkan sikap kritis dan aktif terhadap topik yang ada. Selain itu, faktor guru juga dapat mempengaruhi siswa dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Copyrights © 2018