pemerintah dalam menggalakan program KB di Kabupaten Sukoharjo pu menekan tingkat fertititas dari angka 4,3 pada tahun 1980 menjadi 1,5 tahun 2000. Keberhasilan ini perlu dicermati oleh karen a sumbangan
I sunan [ettilitas berasal dari pemakaian metode kontrasepsi Non MKJP yang
!iiliI!lo·m tidak langsung menunjukan angka droup out yang relatif tinggi. Program l!I!ii!IIinrliPri'ntadhalam meningkatkan pemakaian metode kontrasepsi MKJP tidak iIIl::iemllle.rikanhasil yang optimal terlihat dari peserta KB yang cenderung memilih ICelfod,e kontrasepsi Non MKJP khususnya pada metode kontrasepsi suntik. iknya pada metode kontrasepsi MKJP mengalami penurunan dalam waktu
tohun terakhir khususnya pada metode kontrasepsi IUD.
Copyrights © 2009