Dalam konteks kehidupan multicultural di butuhkan paradigma penafsiran ayat-ayat Al-Quran yang bisa merepresentasikan visi dan misi Al-Quran yaitu Rahmatal lil ‘alamin yaitu “Deradikalisasi Penafsiran Al-Quran”.Kesetaraan dalam kehidupan multicultural memiliki banyak dimensi yaitu keseimbangan, keadilan dan moderat yang harus di munculkan kepermukaan kembali dalam kehidupan multicultural. Karena nilai kesetaraan merupakan visi yang revolusioner untuk mengentaskan diskriminasi, seperti penjajahan dan penindasan (ekonomi, pendidikan dan faslitas public).
Copyrights © 0000