sikap kita terhadap keberagaman menentukan kemajuan Islam itu sendiri. “Kalau Islam ingin dijadikan mencusuar nusantara dan dunia, tergantung bagaimana kita (Islam) melihat keberagaman.” Tegas Prof. H. Hariyono dalam Seminar dan Bahtsul Masail dengan tema “Islam Nusantara: Meneguhkan Moderatisme dan Mengikis Ekstrimisme dalam Kehidupan Beragama” yang diselenggarakan oleh Pengurus Wilayah NU (PWNU) Jawa Timur di Universitas Negeri Malang (13/02/2016). Gagasan Islam Nusantara memberikan deskripsi berbeda tentang Islam yang selama ini direduksi oleh Islam Timur Tengah. Sehingga, gagasan Islam Nusantara menjadi benteng Islam Rahmatan lil ‘Alamin itu sendiri.
Copyrights © 0000