Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan
Vol 1, No 3 (2003)

PENDANGKALAN ALUR PELAYARAN DI PELABUHAN PULAU BAAI BENGKULU

Lukman Arifin (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)
Juniar P. Hutagaol (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)
Mustafa Hanafi (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2016

Abstract

Alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu selalu mengalami pendangkalan. Untuk mengetahui penyebab pendangkalan tersebut maka akan diberikan beberapa informasi hasil kajian geofisika kelautan dari beberapa metoda. Metoda tersebut terdiri dari pengukuran kedalaman laut, pengukuran arus dan pasang surut. Hasil pengukuran kedalaman laut memperlihatkan bahwa kedalaman yang paling dalam di bagian kolam pelabuhan adalah sekitar 12 meter dan yang terdalam di daerah alur juga 12 meter. Pengukuran arus laut memperlihatkan bahwa kecepatan arus pada saat pasang tertinggi lebih tinggi daripada kecepatan arus pada saat surut terendah. Pengendapan lebih besar terjadi pada saat air pasang, apalagi ditambah dengan adanya arus sepanjang pantai yang membawa sedimen ke arah alur. Tipe pasang surut laut di pelabuhan ini adalah tipe campuran ganda, artinya pasang dan surut akan terjadi sekali atau dua kali dalam sehari. Adapun perbedaan tinggi muka air pada saat air pasang dan saat air surut adalah 1,53 meter. Shoaling always occurs in the sailing channel of Pulau Baai Bengkulu Harbour. To know the reason of the shoaling, some information based on the result, of the analysis of several methods of marine geophysical survey are therefore presented. The methods are echo-sounding, sea current and tide measurement. Result of sounding shows that the deepest depth in the lagoon area is around 12 metres and the depth in the channel area is also 12 metres. Result of sea current measurement shows that current velocity during the spring tide is higher than the velocity during the neap tide. Sedimentation is higher in the spring tide, moreover it is increased by the existence of long shore current which transport the sediments into the channel. The type of the sea tide in the harbour is a mixed semi diurnal type which means that the spring and the neap will occur once or twice a day. The height of sea water level difference between spring tide and neap tide season is 1.53 metres.

Copyrights © 2003






Journal Info

Abbrev

jgk

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Geologi Kelautan (JGK), merupakan jurnal ilmiah di bidang Ilmu Kebumian yang berkaitan dengan geologi kelautan yang diterbitkan secara elektronik (e-ISSN: 2527-8851) dan cetak (ISSN: 1693-4415) serta berkala sebanyak 2 kali dalam setahun (Juni dan Nopember) oleh Pusat Penelitian dan ...