Jurnal Geologi Kelautan: Media Hasil Penelitian Geologi Kelautan
Vol 2, No 1 (2004)

PENDANGKALAN PELABUHAN CIREBON DAN ASTANAJAPURA AKIBAT PROSES SEDIMENTASI (BERDASARKAN DATA SEISMIK PANTUL DANGKAL DAN PEMBORAN INTI)

Faturachman Faturachman (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)
Riza Rahardiawan (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)
Purnomo Raharjo (Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan, Jl. DR. Junjunan No. 236, Telp. 022 603 2020, 603 2201, Faksimile 022 601 7887, Bandung)



Article Info

Publish Date
16 Feb 2016

Abstract

Pelabuhan Cirebon dan rencana pelabuhan Astanajapura di bagian utara Jawa Barat, saat ini sedang mengalami ancaman akan pendangkalan, hal ini ditunjukkan oleh tingginya aktifitas pengerukkan oleh PT. Pelindo yang dilakukan setiap 6 bulan sekali. Untuk mengevaluasi masalah pendangkalan tersebut, penulis melakukan telaah menggunakan metoda geologi dan geofisika yang difokuskan pada penafsiran seismik pantul dan pemboran inti. Hasil penafsiran seismik pantul dangkal memperlihatkan adanya pola progradasi yang saling menindih. Hal ini ditafsirkan bahwa proses sedimentasi di daerah ini berjalan sangat aktif hingga sekarang. Sedangkan keberadaan pola reflektor sejajar dan sigmoid kombinasi dengan pola syngled dan divergent di bagian bawahnya, menunjukkan bahwa sedimen merupakan endapan delta di dekat pantai. Dari hasil pemboran inti, dijumpai sedimen fraksi halus setebal 20,00 meter, dari atas ke bawah tersusun atas lempung lanauan, lempung dan pasir lepas. The Cirebon and the planned Astanajapura Harbour in the northern West Jave are resently having a rapid shoaling. This is indicated by high frequency number of seafloor dredging, i.e. at every 6 months by PT. Pelindo. The geology and geophysical method, emphasizing on the reflection seismic and core drilling interpretations had been used to evaluate this shoaling problem. The interpretation of reflection seismic show that there is a sediment progradation pattern, indicate that sedimentation is progressing very actively in this area. Parallel reflection and sigmoid patterns and their combination with singled and divergent pattern at the bottompart indicate that the sediment is a nearshore deltaic sediment. Sediment of fine fraction of 20 metres thick, consisting of silly clay, clay and loose sand was found from the result of core drilling.

Copyrights © 2004






Journal Info

Abbrev

jgk

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences

Description

Jurnal Geologi Kelautan (JGK), merupakan jurnal ilmiah di bidang Ilmu Kebumian yang berkaitan dengan geologi kelautan yang diterbitkan secara elektronik (e-ISSN: 2527-8851) dan cetak (ISSN: 1693-4415) serta berkala sebanyak 2 kali dalam setahun (Juni dan Nopember) oleh Pusat Penelitian dan ...