Kota Batam dan keberadaannya yang strategis pada jalur perdagangan internasional yang padat membuatkota ini berkembang menjadi kawasan yang produktif dengan laju pertumbuhan ekonomi yang tinggi danpeluang investasi bisnis yang sangat menjanjikan. Pesatnya perkembangan Kota Batam ini pada akhirnyamemicu ketidakseimbangan kapasitas penyediaan infrastruktur sebagai dampak dari laju pertumbuhanpenduduk yang tinggi yang mulai tidak terkendali. Masyarakat pun kemudian mengharapkan adanyapeningkatan kualitas dan kuantitas penyediaan infrastruktur yang diberikan oleh stakeholder. Studi inidilakukan untuk melihat sejauh mana penilaian masyarakat dalam penyediaan infrastruktur terkait lajupertumbuhan penduduk Kota Batam yang tinggi tersebut. Setelah dilakukan pengkajian, didapatkankesimpulan bahwa persepsi masyarakat secara umum terhadap penyediaan infrastruktur di Kota Batam lebihdari 50 persen mengatakan kurang dan hanya 20 persen yang merasa telah tercukupi dengan infrastrukturyang ada. Dalam persepsi masyarakat yang dilihat secara sektoral pun didapatkan dari bidang Jalan danJembatan sebesar 44% dikatakan mencukupi/sedang, bidang Sumber Daya Air sebesar 44% dikatakan kurangbaik, dan Bidang Pemukiman sebesar 55% dikatakan kurang mencukupi/kurang baik. Ini berarti bahwapemerintah selaku penyedia infrastruktur masih perlu menambah ketersediaan infrastruktur di Kota Batamguna memenuhi peningkatan kebutuhan infrastruktur sebagai dampak dari laju pertumbuhan penduduk KotaBatam yang tinggi ini.
Copyrights © 2010