Pemahaman teks keagamaan yang kurang, pandangan antroposentrik dan kurangnya kesadaran integral manusia di alam semesta menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan. Pemahaman tentang pesan profetik lingkungan dalam hadis menjadi salah satu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Kalimat yang berkaitan dengan menjaga lingkungan dalam hadis adalah ḥafiẓa dan ra‘ā, sedangkan yang berkaitan dengan merusaknya adalah fasada dan halaka. Dengan menggunakan pendekatan tematik terhadap kalimat tersebut dalam berbagai redaksi hadis, ditemukan ide-ide dasar tentang pesan profetik lingkungan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW. Dalam menjaga lingkungan, pesan profetik meliput tujuan pemeliharaan, kepemilikan inklusif, kontribusi positif, pemanfaatan berdasarkan asas guna, program yang berkelanjutan, pemanfaatan terbatas dan pemanfaatan yang diawasi bersama. Adapun perusakan lingkungan meliputi tujuan yang eksploitatif, kepemilikan eksklusif, kontribusi negatif, pemanfaatan yang salah, program yang tidak berkelanjutan, tidak terbatas dan hanya diawasi sendiri. Teks-teks keagamaan tentang lingkungan yang ada dalam hadis bukanlah teks yang mati. Teks ini harus selalu dihidupkan untuk membawa penafsiran baru atas fenomena lingkungan yang ada.
Copyrights © 2017