Sektor pertanian masih menjadi salah satu unggulan sebagai penggerak sektor perekonomian di Indonesia, begitu juga di Kabupaten Banyuwangi yang memiliki potensi sumberdaya alam berlimpah. Salah satu komoditi hortikultura yang saat ini menjadi primadona di Kabupaten Banyuwangi adalah buah naga, dimana salah satu sentranya adalah Kecamatan Bangorejo. Permasalahan klasik yang terjadi dalam dunia agribisnis adalah rendahnya posisi tawar petani pada saat tiba musim panen yang saat ini sebagian besar produk buah naga langsung ditampung oleh pengepul beserta harga dan kualitas yang juga ditetapkan oleh pengepul. Kondisi ini dapat diperbaiki apabila ada kerjasama antara berbagai pihak yang memiliki kepentingan dan pengaruh di bidang agribisnis buah naga. Analisis stakeholder memetakan pihak yang terlibat beserta kebutuhan dan peran yang harus dijalankan masing-masing pihak tersebut dalam mendukung keberlanjutan agribisnis buah naga di Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi.
Copyrights © 2015