Bahasa berrelasierat dengan manusia. Semua manusia normal sekurang-kurangnya berbicara dalam satu bahasa tertentu. Sulit sekalidibayangkan kegiatan penting dalam bidang kehidupan sosial, intelektual, atau kesenian dijalankan tanpa bahasa.Memiliki bahasa merupakan pembeda antara manusia dengan binatang. Bahkan untuk memahami kemanusiaan kitakita harus memahami bahasa bahwasannya bahasa membuat kita menjadi manusia. Bahasa juga dihubungkan denganotak. Bahkan diyakini bahwa bahasa merupakan bagian khusus yang mendandani otak manusia. Sebaliknya, apabilamanusia mengalami bencana dengan otaknya maka dengan sendirinya bencana itu akan membawa pengaruh negatifdalam memahami dan memproduksi bahasa (produksi wicara). Tulisan ini membahas tentang hubungan antara bahasadengan otak manusia, yang dalam dunia linguistik disebut sebagai neurolinguistik. Tujuan penulisan ini adalah untukmemperlihatkan akibat negatif dari cedera otak pada pemahaman dan produksi bahasa.
Copyrights © 2018