Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi pemberian penguatan dan motivasi belajar terhadap hasil belajar pada kompetensi membaca siswa kelas X SMKN 1 Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Pemberian penguatan tersebut untuk memotivasi belajar siswa terhadap hasil belajar kompetensi membaca siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan model analisis korelasi. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan sebap akibat antara variabel yang satu dengan variabel lainnya. Penelitian yang akan dilakukan adalah mengetahui korelasi dua variabel independen yaitu pemberian penguatan (X1) dan motivasi (X2) terhadap variabel dependen yaitu hasil belajar (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMKN 1 Pujut tahun pelajaran 2013/2014, sedangkan sampel penelitian ini adalah kelas sepuluh Akomodasi Perhotelan satu (X AP 1) dan kelas sepuluh Akomodasi Perhotelan dua (X AP 2) SMKN 1 Pujut yang memiliki jumlah 60 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah mengumpulkan data melalui angket atau kuisioner dan hasil tes. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah pemberian penguatan menggunakan angket pemeberian penguatan. Motivasi belajar menggunakan angket motivasi belajar dan hasil belajar menggunakan tes hasil evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) terdapat korelasi yang signifikan antara pemberian penguatan terhadap hasil belajar yakni 25,8, dan ada hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar yakni sebesar 50,8, (2) terdapat korelasi yang signifikan antara pemberian penguatan dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswa. Hal ini terlihat dari besarnya hubungan antara motivasi belajar terhadap hasil belajar yakni sebesar 50,8 persen dalam proses pembelajaran berdasarkan penelitian yang dilakukan, (3) terdapat korelasi yang signifikan antara pemberian penguatan dan motivasi belajar terhadap hasil belajar siswahal ini terlihat dari besarnya hubungan antara pemberian penguatan dan motivasi belajar terhadap hasil belajar yakni sebesar 58,6 persen dalam proses pembelajaran berdasarkan penelitian yang telah dilakukan
Copyrights © 0000