Inquiry-Creative-Process (ICP) merupakan model pembelajaran yang diatribusi oleh proses kreativitas ilmiah di dalam pengajaran inkuiri yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Pada tahap implementasinya di lapangan perlu diukur keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model ini agar dapat dinyatakan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kepraktisan model pembelajaran ICP pada tahap implementasinya di dalam kelas yang terukur dari keterlaksanaan pembelajaran (learning feasibility). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan subjek implementasi model, yaitu 21 mahasiswa calon guru fisika di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram. Keterlaksanaan pembelajaran diobservasi oleh 2 (dua) orang observer menggunakan instrumen berupa lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Pembelajaran dilaksanakan dalam 4 (empat) pertemuan menggunakan model pembelajaran ICP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlaksanaan pembelajaran rata-rata sebesar 4.25 dengan kriteria sangat baik. Hasil ini menunjukkan bahwa pada tahap implementasinya model ICP dinyatakan praktis untuk tujuan meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa
Copyrights © 0000