Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran atas praktek-praktek hubungan industrial pada berbagai bidang industri di wilayah Bogor dan sekitarnya. Metode survey dilakukan terhadap 108 responden yang dipilih secara acak. Responden terdiri dari karyawan yang berstatus sebagai karyawan tetap dan karyawan tidak tetap, yang bekerja di wilayah Bogor dan sekitarnya. Hasil penelitian uji beda atas jawaban responden menunjukan bahwa tidak ada perbedaan jawaban karyawan yang berstatus tidak tetap dengan karyawan tetap. Hasil analisis deskriptif dilakukan terhadap hasil instrumen yang sebarkan menunjukan bahwa terdapat dua indikator yang termasuk dalam kategori tidak baik yaitu proses penetapan gaji/upah, mekanisme pembayaran gaji/upah dan jenjang akrir. Sementara itu yang berstatus sangat baik yaitu keadilan dalam menggunakan fasilitas, pembagian jadwal lembur, kesempatan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan, transfaransi perjanjian kerjasama, implementasi perjanjian kerjasama, dan keadilan dalam peraturan perusahaan.
Copyrights © 2019