Prosiding Seminar Nasional Pakar
Prosiding Seminar Nasional Pakar 2019 Buku I

DESAIN WAHANA APUNG UNTUK PENEMPATAN PERANGKAT CATU DAYA PADA PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PEMANTAUAN UNTUK BUDIDAYA LAUT

Salasi Wasis Widyanto (Unknown)
Ma’muri Ma’muri (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Apr 2019

Abstract

 Wahana apung (mooring buoy) atau buoy tertambat pada prinsipnya adalah sebuah alat yang mengapung di atas permukaan air yang kemudian diikat pada jangkar. Komponen ini menjadi penting dalam aplikasi teknologi pemantauan berbasis kelautan sebagai wahana untuk menempatkan perangkat catu daya.  Buoy terdahulu yang terbuat dari bahan material HDPE (High Density Poly Ethilene) memiliki kelemahan dari sisi keseimbangannya yang kurang stabil bila diaplikasikan secara mandiri dengan beban tambahan berupa perangkat catu daya tanpa platform Sarana Budidaya Rumput Laut Lepas Pantai (SARLAN). Kelemahan lainnya adalah kesulitan dalam proses mobilisasi, karena perangkat catu daya sudah harus terpasang pada buoy sebelum diaplikasikan di laut. Latar belakang inilah yang mendasari pemikiran untuk mengembangkan desain wahana apung yang mudah dibongkar pasang, dapat diaplikasikan secara mandiri, dan bisa ditempatkan dalam berbagai jenis platform berbasis perairan laut maupun darat. Mewujudkan desain wahana apung yang memiliki spesifikasi tersebut merupakan tujuan dari penelitian ini. Metode yang ditempuh untuk merealisasikan desain yang dimaksud meliputi metode observasi terhadap buoy terdahulu, metode ekplorasi bahan material yang sesuai ekspektasi, metode pengukuran terhadap perangkat catu daya, dan metode desain wahana apung untuk menempatkan perangkat catu daya tersebut.  Hasil desain merepresentasikan kemudahan mobilisasi dan assembly berbasis implementasi general dan inklusif dengan keseimbangan yang kokoh.

Copyrights © 2019