Biaya bahan baku adalah salah satu biaya yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Tidak hanya menimbulkan biaya saat pembeliannya, bahan baku juga menimbulkan biaya saat masuk ke gudang perusahaan dan menjadi persediaan. Biaya tersebut adalah biaya pemesanan dan biaya penyimpanan. Maka dari itu pengendalian persediaan bahan baku diperlukan agar menjadi optimal, yaitu jumlahnya yang mencukupi, namun biayanya minimum. Penelitian ini menganalisis pengendalian bahan baku gula pasir di PT SMART Tbk tahun 2015 menggunakan metode EOQ. Jumlah kebutuhan gula pasir perusahaan di tahun 2015 adalah sebanyak 14.400 kg. Perusahaan membeli gula pasir setiap bulannya dengan jumlah 1.200 kg. Dengan jumlah tersebut, jumlah biaya persediaan bahan baku gula pasir PT SMART Tbk tahun 2015 adalah sebesar Rp 7.994.400. Hasil penelitian menyarankan perusahaan menggunakan metode EOQ dimana didapatkan hasil kuantitas pesanan yang ekonomis yaitu sebesar 2.740 kg setiap pembelian. Jumlah biaya persediaan menurut EOQ adalah sebesar Rp 5.875.090, artinya perusahaan dapat menghemat biaya sebesar Rp 2.119.310.
Copyrights © 2017