Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Penerapan Metode FMEA Untuk Keamanan Sistem Informasi (Studi Kasus: Website POLRI) Raden Budiarto
Prosiding 2nd Seminar Nasional IPTEK Terapan (SENIT) 2017 Vol 2, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Politeknik Harapan Bersama Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjabarkan pemecahan persoalan keamanan data dan jaringan serta manajemen risiko dengan menggunakan metode FMEA. Sekalipun sudah populer di bidang teknik industri, metode FMEA belum pernah dilaporkan penelitiannya terhadap objek sistem informasi. Hal ini menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut untuk meneliti menelusuri lebih jauh pemanfaatan metode FMEA pada keamanan data dan jaringan. Sebagai objek penelitian dilakukan pada website Polri yang selama ini dilaporkan rawan terjadi peretasan. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah occurence (frekuensi kejadian), severity (dampak)  dan detection (deteksi atau pencegahan) dari masing-masing mode kegagalan. Data penelitian diambil sebagian besar berdasarkan dari hasil pengamatan langsung. Hasil pengolahan data menunjukkan adanya tingkat kerawanan yang tinggi. Selama periode pengumpulan data setidaknya terdapat 4 celah keamanan yang berpotensi menimbulkan setidaknya 7 potensi kegagalan sistem informasi. Fokus prioritas keamanan tertinggi ada pada ketersediaan sistem dan konsistensi tampilan sistem dengan nilai risk priority number 576 dan 400. Beberapa saran keamanan untuk website Polri juga telah dijabarkan pada penelitian ini.
Desain dan Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Keamanan Sistem Informasi Fakultas Teknik Universitas Diponegoro Menggunakan Standar ISO 27001 Penji Prasetya; Adian Fatchur Rochim; Ike Pertiwi Windasari
Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer Volume 3, Nomor 3, Tahun 2015 (Agustus 2015)
Publisher : Department of Computer Engineering, Engineering Faculty, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.735 KB) | DOI: 10.14710/jtsiskom.3.3.2015.387-392

Abstract

Like today's modern era, information technology is needed to support the business processes of the organization. In the use of information technology organization must have policies and standard operating procedures are good that any work carried out in the appropriate direction of the organization. Not only that, the organization must also pay attention to information security of any assets owned. This final project aims to make policies and standard operating procedures (SOP) and assessing the information security risk in the assets of the organization. In the process of this skripsi refers to the standard of ISO 27001 as the standard for information security management and use of qualitative methodology, where qualitative methodology is a methodology that produces descriptive data in the form of words written or spoken of people and behaviors that can be observed. This final project resulted in the level of risk that is contained in the value of assets and generate recommendations to improve the security controls in the information security of assets based on the clauses of ISO 27001. In accordance with the initial objective of this final project also produce information security policy document and document information security standard operating procedures.
Penerapan Keamanan Penyampaian Informasi Melalui Citra dengan Kriptografi Rijndael dan Steganografi LSB Bonifacius Vicky Indriyono
Creative Information Technology Journal Vol 3, No 3 (2016): Mei - Juli
Publisher : UNIVERSITAS AMIKOM YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (503.324 KB) | DOI: 10.24076/citec.2016v3i3.79

Abstract

Komunikasi telah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan menjadi hal yang sangat penting seiring dengan berjalannya waktu. Dalam proses komunikasi, banyak terjadi kegiatan pertukaran informasi. Ada kalanya informasi yang dipertukarkan tersebut bersifat penting dan rahasia sehingga keberadaannya tidak boleh diketahui oleh pihak yang tidak berkepentingan. Dengan berkembangnya teknologi informasi, banyak cara yang dilakukan agar kerahasiaan informasi tersebut dapat terjaga agar tidak jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Kriptografi merupakan kajian ilmu dan seni untuk menjaga suatu pesan dan meningkatkan aspek keamanan informasi. Selain menggunakan teknik kriptografi, menjaga kerahasiaan informasi juga dapat dilakukan dengan menggunakan metode steganografi, dimana dalam metode ini informasi yang akan dikirimkan disisipkan melalui sebuah media (gambar, musik, suara, video). Dalam penelitian ini, peneliti merancang sebuah aplikasi dengan menerapkan kombinasi steganografi teknik Least Significant Bit untuk menyisipkan informasi pesan dalam media Gambar bitmap 24 bit dan kriptografi Rijndael yang digunakan untuk melakukan enkripsi terhadap gambar bitmap sehingga informasi pesan dapat diamankan dari pihak-pihak yang tidak berkepentingan.Communication has been a part of human life and become very important over time. In the process of communication, a lot going on information exchange. There are times when the information exchanged is important and so secret that its existence should not be known by unauthorized parties. With the development of information technology, many ways in which the confidentiality of the information that can be maintained in order not to fall into the hands of parties who are not interested. Cryptography is the study of science and art to keep a message and to improve aspects of the security of information. In addition to using cryptographic techniques, confidential information can also be done by using steganography, which in this method of information to be transmitted is inserted through a media (images, music, sound, and video). In this study, researchers designed an application by applying a combination of Least Significant Bit steganography techniques to insert messages in the media information 24 bit bitmap images and Rijndael cryptography is used to encrypt the message bitmap image so that information can be secured from the parties who are not interested.
Metode Tricky Cache untuk Monitoring Lokasi dan Informasi Keamanan Berbasis Mobile Ismail Muchsin
Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Vol 14, No 2 (2015): Desember
Publisher : STMIK JAKARTA STI&K

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu manfaat positif dari media sosial adalah meningkatnya kemampuan beradaptasi antar Polisi Lalu Lintas (Polantas) yang memelihara keamanan dan keselamatan lalulintas. Untuk mempermudah Polantas dalam menemukan dan mendapatkan informasi mengenai lalulintas antar petugas diperlukan sebuah media yang menjadi tempat berbagi informasi antar petugas Polantas. Pada tugas akhirini, penulis mengimplementasikan aplikasi pengolahan data yang digunakan untuk aplikasi monitoring lokasi posisi petugas Polantas wilayah Depok dan Informasi keadaan kemanan pada perangkat bergerak berbasis Social Net-work. Pembuatan aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, Ajax, JQuery dengan framework Laravel versi 4.1 dan Notepad sebagai text editor yang digunakan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini sudah dapat bekerja dengan baik dan mampu membantu kinerja polisi lalulintas. Aplikasi ini diharapkan dapat dikembangkan lebih luas lagi dan diberikan fitur-fitur tambahan untuk mempermudah kinerja polisila lulintas.KataKunci: Jejaring Sosial, Polantas, WebServer, LaravelJurnal Ilmiah KOMPUTASI, Volume 14 Nomor : 2, Desember 2015 ISSN : 1412-9434
Penerapan Metode FMEA Untuk Keamanan Sistem Informasi (Studi Kasus Website POLRI) Raden Budiarto
Jurnal Ilmiah KOMPUTASI Vol 16, No 1 (2017): Juni
Publisher : STMIK JAKARTA STI&K

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menjabarkan pemecahan persoalan keamanan data dan jaringan serta manajemen risiko dengan menggunakan metode FMEA. Sekalipun sudah populer di bidang teknik industri, metode FMEA belum pernah dilaporkan penelitiannya terhadap objek sistem informasi. Hal ini menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut untuk meneliti menelusuri lebih jauh pemanfaatan metode FMEA pada keamanan data dan jaringan. Sebagai objek penelitian dilakukan pada website Polri yang selama ini dilaporkan rawan terjadi peretasan. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah occurence (frekuensi kejadian), severity (dampak)  dan detection (deteksi atau pencegahan) dari masing-masing mode kegagalan. Data penelitian diambil sebagian besar berdasarkan dari hasil pengamatan langsung. Hasil pengolahan data menunjukkan adanya tingkat kerawanan yang tinggi. Selama periode pengumpulan data setidaknya terdapat 5 celah keamanan yang berpotensi menimbulkan setidaknya 7 potensi kegagalan sistem informasi. Fokus prioritas keamanan tertinggi ada pada ketersediaan sistem dan konsistensi tampilan sistem dengan nilai risk priority number 576 dan 400. Beberapa saran keamanan untuk juga telah dijabarkan pada penelitian ini..
Evaluasi Tata Kelola Sistem Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan Framework COBIT 5 Fokus Proses APO13 dan DSS05 (Studi Pada PT Martina Berto Tbk) Raja Gantino Mufti; Suprapto Suprapto; Yusi Tyroni Mursityo
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 1 No 12 (2017): Desember 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (982.283 KB)

Abstract

PT Martina Berto Tbk is a manufacturing, marketing, research and development company within the Martha Tilaar Group. Currently, the company has implemented systems and information technology in support of corporate operations carried out by the Corporate IT department. However, there are some deficiencies in the application, especially in terms of security, such as security incidents that often arise and attacks to the corporate servers. To prevent these things from happening again, it is necessary to know how far the governance of the company's information technology security system by conducting an evaluation, because with the evaluation, recommendations in the form of what actions should be done can be generated, so that security incidents won't happen again. The research was conducted to determine the Capability Level on governance of information technology security systems in PT Martina Berto Tbk using COBIT 5 framework process domain APO13 and DSS05. The research data were obtained from interviews, questionnaires and observations. The results show the Capability Level on the process domain APO13 and DSS05 are at level 1, while the desired Capability Level in both process domains is level 2, leaving a gap of 1. After knowing the current and desired Capability Level, then made a recommendation based on SWOT analysis. Recommendations are given such as the establishment of a special unit of information security, making documents related to the management and enhancement of information security and information security risk plotting, making operational standard documentation of security services as well as updating technical information technology and monitoring on a regular basis.
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN ISO/IEC 27002: STUDI KASUS PADA STIMIK TUNAS BANGSA BANJARNEGARA Ferry Febrianto; Dana Indra Sensuse
Jurnal Ilmiah Infokam Vol 13, No 2 (2017): INFOKAM No.2/September/Thn. 2017
Publisher : AMIK Jakarta Teknologi Cipta Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7.732 KB) | DOI: 10.53845/infokam.v13i2.127

Abstract

STIMIK Tunas Bangsa memiliki informasi yang penting dan komplek dalam pengelolaan pendidikan. Informasi yang dimiliki oleh STIMIK Tunas Bangsa berada pada beberapa bagian yang saling terkait. Dengan perkembangan informasi yang semakin kompleks, perlu adanya audit keamanan dalam pengelolaan informasi tersebut. Audit dilakukan untuk mengetahui tingkat kematangan keamanan pengelolaan informasi. Penelitian dilakukan dengan memetakan keamanan informasi menggunakan framework ISO/IEC 27002. Kemudian dilakukan audit untuk mengetahui posisi keamanan informasi pada STIMIK Tunas Bangsa. Hasil penelitian menunjukan tingkat kematangan keamanan informasi menggunakan framework ISO/IEC 27002 sebesar 2,6 yang menunjukan bahwa STIMIK Tunas Bangsa telah melakukan pengelolaan keamanan informasi tetapi belum terdefinisi dan terdokumentasi dengan baik, sehingga perlu ditingkatkan. Kata kunci : ISO/IEC 27002, Maturity Level, STIMIK Tunas Bangsa, Keamanan Informasi.
KOMBINASI STANDAR ISO17799, SSE-CMM UNTUK PENGUKURAN TINGKAT KEMATANGAN KEAMANAN SISTEM INFORMASI PENJADWALAN Ali Haidir; Mochamad Wahyudi
Jurnal Informatika Vol 3, No 1 (2016): Jurnal INFORMATIKA
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.591 KB) | DOI: 10.31294/ji.v3i1.315

Abstract

Abstract - Bina Sarana Informatika is one of the largest educational institutions now have to process the data with a large number. The data were processed by the existing scheduling system scheduling information, is still very vulnerable to attack or destruction committed by people who are not responsible nor caused by system failures. This study examines the level of information security in the course scheduling Bina Sarana Informatika to get accurate measurement results, and to determine the level of system security scheduling information useful as input in improving the quality of information systems security. Using qualitative research methods, that is by distributing a questionnaire that contains a list of questions based on ISO 17799 on the implementation of information security management consisting of 11 clauses. The data is processed using the results of the questionnaire maturity level to get the level of maturity of information security. This research resulted in the existing clause of 11, the average was at the level of unity (Initial / ad hoc). The conclusion that can be is that the security of information systems at the BSI scheduling still needs improvement. But there are some clauses that already meet the standards of ISO 17799, the sixth clause of management and organizational communication and seventh clause of access control.Kata Kunci: ISO 17799, Security Of Informations System, SSE-CMM. Abstrak - Bina Sarana Informatika merupakan salah satu institusi pendidikan terbesar saat ini yang harus mengolah data dengan jumlah yang banyak. Data yang diolah oleh bagian penjadwalan yang ada pada sistem informasi penjadwalan, masih sangat rentan oleh penyerangan atau perusakan yang dilakukan oleh  orang yang tidak bertanggung jawab maupun yang disebabkan oleh kegagalan sistem. Penelitian ini mengkaji tingkat keamanan informasi pada bagian penjadwalan perkuliahan Bina Sarana Informatika untuk mendapatkan hasil pengukuran yang akurat, dan untuk mengetahui tingkat keamanan sistem informasi penjadwalan yang berguna sebagai masukan dalam usaha peningkatan kualitas keamanan sistem informasi. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif, yaitu  dengan cara penyebaran kuisioner yang berisi daftar pertanyaan berdasarkan ISO 17799 tentang pelaksanaan manajemen keamanan informasi yang terdiri dari 11 klausa. Data hasil kuesioner diolah menggunakan maturity level untuk mendapatkan tingkat kematangan keamanan informasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa dari 11 klausa yang ada, rata-rata berada pada level kesatu (Initial/ad hoc). Kesimpulan yang di dapat adalah bahwa keamanan sistem informasi di bagian penjadwalan BSI masih perlu perbaikan. Namun ada beberapa klausa yang sudah memenuhi standar  ISO 17799, yaitu klausa keenam tentang manajemen komunikasi dan organisasi serta klausa ketujuh tentang kontrol akses.Kata Kunci: ISO 17799, Keamanan Sistem Informasi, SSE-CMM.
APLIKASI SMS GATEWAY UNTUK KEAMANAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB Sardiarinto Sardiarinto
Bianglala Informatika Vol 2, No 1 (2014): Bianglala Informatika 2014
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.132 KB) | DOI: 10.31294/bi.v2i1.556

Abstract

Informasi merupakan salah satu asset penting dan sangat berharga. Kasus pengambilalihan akun sistem informasi meningkat dari tahun ke tahun. Keamanan informasi mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang. Pengguna telepon seluler di dunia saat ini mencapai 6,5 milyar dari total populasi 7,09 milyar. Sementara itu, pengguna internet adalah 2,4 milyar dari total populasi. Pembuatan Aplikasi Sms Gateway untuk keamanan sistem Informasi web ini di harapan dapat digunakan untuk melindungi system informasi dari serangan-serangan orang yang tidak berwenang masuk ke sistem. Dalam pembangunan aplikasi ini menggunakan metode SDLC(Software Development Life Cyrcle). Dimulai dengan menganalisa, design, implementasi dan integrasi pengujian system. Dihasilkan aplikasi sms gateway dengan hasil pengujian login yang dapat mengirimkan kunci/kode verifikasi ke handphone. Dengan adanya aplikasi SMS Gateway  untuk sistem login ini maka akan membuat sistem informasi lebih aman/terhindar dari serangan hacker karena kode untuk login ke sistem dikirimkan ke nomor handphone user.  
AUDIT KEAMANAN SISTEM INFORMASI PERUSAHAAN DENGAN KERANGKA KERJA COBIT 4.1 Laela Kurniawati
Paradigma Vol 15, No 1 (2013): Periode Maret 2013
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.721 KB) | DOI: 10.31294/p.v15i1.2201

Abstract

Demand for the audit of information systems (IS) in line with the greater complexity of the SI itselfcan be seen from all areas operating system, database, application, infrastructure (LAN, WAN), tothe model management (outsourcing / insourcing) is increasingly diverse. SI audit initially servesas a support function of a financial audit. This has become a necessity which is now almost allfinancial transactions are computerized. Of functions to support the financial audit, audit SI thendeepened by specializing in the implementation and evaluation of existing controls on SI purposeis to protect information assets and ensure that controls are effective in the process ofcomputerization. Issues to be discussed in this study is whether the security system in particular,the existing information on the company is good for the memastikn hl informsi system audit will beconducted that focuses on the security system, how the audit of information systems (IS) /information technology (IT) will be done keragka work with COBIT.Keywords: Information Systems, Information Systems Audit, COBIT

Page 19 of 130 | Total Record : 1293