Filter By Year

1945 2024


Found 1,293 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Evaluasi Keamanan Informasi Pada Divisi Network of Broadband PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. Dengan Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Endi Lastyono Putra; Bekti Cahyo Hidayanto; Hanim Maria Astuti
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.344 KB) | DOI: 10.12962/j23373539.v3i2.8291

Abstract

PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk. (Telkom) adalah perusahaan milik negara yang bergerak dalam bidang penyedia layanan komunikasi di Indonesia. Saat ini Telkom berpusat di kota Bandung. Banyaknya jaringan yang terhubung dengan kantor pusat Telkom tersebut, akan berdampak pada munculnya risiko keamanan informasi yang dapat mengancam Telkom dalam operasionalnya, sehingga perlu diadakan evaluasi atas keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband kantor pusat Telkom untuk mengetahui kondisi  keamanan informasi pada Divisi Network of Broadband Telkom. Indeks Keamanan Informasi (KAMI) merupakan suatu bentuk aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dan digunakan untuk mencari ukuran tingkat kematangan dan kelengkapan keamanan informasi pada instasi negara yang telah disesuaikan dengan standar internasional, yaitu ISO 27001:2005. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instasi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI.
ANALISA TINGKAP KESIAPAN PENERAPAN KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PELAKSANAAN e-GOVERNMENT BERBASIS INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) STUDI KASUS PEMERINTAH KOTA KEDIRI I Gede Putu Krisna Juliharta
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 5, No 1 (2019): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.097 KB)

Abstract

ABSTRACT e-Governement in Indonesia is a must this time. Good E-Governments certainly have the ability to provide good information to the public and fulfill aspects of confidentiality, integrity and availability, Kediri in East Java is one of the government that use e-Government. To measure these three aspects the system must be measured. Indeks KAMI (Keamanan Informasi) is an application that is used as a tool to analyze and evaluate the level of readiness (completeness and maturity) for implementing information security in an organization in accordance with SNI ISO / IEC 27001 criteria. Government of Kediri the score for the electronic system category was 20, for the governance assessment the score was 75, risk management score 18, the information security framework was 58, asset management 74, and the application of security and information technology had a value of 83, and the results measurement says the City Government of Kediri needs to improve the system management.Keywords: Index, KAMI , Security, Information TechnologyABSTRAK Penerapan e-Governement dalam tata kelola Pemerintahan di Indonesia saat ini merupakan sebuah keharusan. E-Governement yang baik tentu memiliki kemampuan untuk memberikan Informasi yang baik kepada masyarakat dan memenuhi aspek kerahasiaan (confidentiality), keutuhan (integrity) dan ketersediaan (availability), Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri adalah salah lembaga pemerintah yang menggunakan e-Government. Untuk mengukur ketiga aspek tersebut sistem haruslah diukur. Indeks KAMI (Keamanan Informasi) merupakan aplikasi yang digunakan sebagai alat bantu untuk menganalisa dan mengevalusi tingkat kesiapan (kelengkapan dan kematangan) penerapan keamanan informasi di sebuah organisasi sesuai dengan kriteria pada SNI ISO/IEC 27001. Untuk Pemkot Kediri didapatkan skor kategori sistem elektronik (SE) adalah 20, untuk penilaian tata kelola skornya adalah 75, pengelolaan resiko skornya 18, kerangka kerja keamanan informasi nilainya 58, pengelolaan asset 74, dan penerapan teknologi keamanan dan informasi memiliki nilai 83, dan hasil pengukuran menyebutkan Pemkot Kediri perlu meningkatkan system pengelolaan system yang dimiliki.Kata Kunci : indeks, KAMI, keamanan, teknologi informas
PENILAIAN KEAMANAN INFORMASI E-GOVERNMENT MENGGUNAKAN INDEX KEAMANAN INFORMASI (KAMI) 4.0 I Gede Putu Krisna Juliharta; Komang Tri Werthi; Ni Luh Putu Ning Septyarini Putri Astawa
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 6, No 2 (2020): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (681.779 KB)

Abstract

ABSTRACTIndonesian government uses advanced technology by implementing e-government in improving services to the community and increasing bureaucratic approval. One of the government institutions that request e-government is the Denpasar City government which is managed by the Denpasar City communication and informatics department. In e-government users, it is necessary to implement an information security management system from the electronic system used. The use of KAMI index 4.0 provides a summary of the application of information security systems in the Denpasar city system depending on the level I-I + which has a reactive nature, and needs further development (not feasible) to be able to obtain ISO 27001: 2013 certification.Keywords : e-government; kami; information security; iso 27001.ABSTRAKSIPemerintah Indonesia juga memanfaatkan kemajuan teknologi tersebut dengan menerapkat e-government dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan meningkatkan transparansi birokrasi. Salah satu lembaga pemerintah yang menerapkan e-governement adalah pemerintah kota Denpasar yang dikelola oleh dinas komunikasi dan informatika Kota Denpasar. Dalam pemanfaat e-government perlu dilaksanakan pengukuran terhadap sistem manajemen keamanan informasi dari sistem elektronik yang digunakan. Penggunaan index kami 4.0 memberikan kesimpulan penerapan sistem manajemen keamanan informasi di sistem kota Denpasar berada pada level I-I+ yang memiliki sifat reaktif, dan perlu pengembangan lebih lanjut (tidak layak) untuk bisa mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2013Kata kunci : e-government; kami; keamanan informasi; iso 27001.
Evaluasi Keamanan Informasi Pada SMA N 1 Sentolo Berdasarkan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) ISO/IEC 27001:2013 Wenceslaus Candraditya Pamungkas; Fahmy Trimuti Saputra
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol 1, No 2 (2020): Januari 2020
Publisher : STMIK Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.264 KB) | DOI: 10.30865/json.v1i2.1924

Abstract

Pada era modern seperti saat ini teknologi menjadi sangat penting, dimana aktifitas sehari-hari sering tergantung dengan alat elektronik, begitu pula dunia pendidikan juga menjadi salah satu unsur yang terdampak langsung perkembangan teknologi saat ini, dimana sekolah-sekolah mulai menerapkan sistem elektronik yang bertujuan untuk mempermudah proses integrasi satu dengan yang lain. Hal ini menjadi salah satu celah guna melakukan tindakan kejahatan di dunia cyberspace dengan mencuri data informasi yang tidak dilindungi dengan baik dan benar. Maka dari itu dengan adanya penelitian ini diharapkan SMA N 1 Sentolo yang merupakan salah satu sekolah percobaan K13 di Kabupaten Kulon Progo menjadi pilar yang menekankan pentingnya perlindungan data dan informasi yang ada di instansi terkait, supaya instansi terkait dapat menentukan alur terkait tata kelola keamanan sistem informasi yang ada pada organisasinya.
Evaluasi Keamanan Informasi pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang menggunakan Indeks KAMI (Keamanan Informasi) Nabilla Diva Ramadhani; Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra; Admaja Dwi Herlambang
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 5 (2020): Mei 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (628.537 KB)

Abstract

Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kabupaten Malang is a governmental institution located in Malang Regency that focuses on the communication sector and informatics sector and also providing the public services based on information technology. Regarding the importance of information security, Kementerian Komunikasi dan Informatika made a Ministerial Regulation No. 4 of 2016 about Information Security Management Systems to support information security at governmental institution. Correlating to these regulations, as an government institution that runs on the field of information, evaluation of the level of information security is needed. In this study, the evaluation was carried out using the tools or instruments based on Information Security Index (KAMI) 4.0 which can indicate the level of preparedness and maturity of information security in government institution. The evaluation results show the level of completeness of information security obtained a score of 195 and the average level of information security maturity level at level I and level I +. The results that obtained based on the KAMI index guidelines that is Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang is needed to increase the level of eligibility to certify ISO 27001. As the consequence, there are 17 recommendations are generated on governance area, 16 recommendations on risk management area, 27 recommendations on framework area, 31 recommendations on asset management area, 6 recommendations on technology and information security area, and 9 recommendations on supplements area that proposed to the DISKOMINFO Kabupaten Malang to complete the application of information security.
Penilaian Tingkat Keamanan Teknologi Informasi Menggunakan Metode Keamanan Informasi (KAMI) Dan Vulnerability Assessment Dewa Gede Anom Atmaja; I Gede Putu Krisna Juliharta; Ketut Queena Fredlina
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi JUTISI Vol. 9, No. 2, Agustus 2020
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (373.809 KB) | DOI: 10.35889/jutisi.v9i2.523

Abstract

Abstrak. Diskominfostatistik atau Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar merupakan intansi pemerintah yang bergerak sebagai pengawas dan penerapan TIK di wilayah Kota Denpasar dalam menangani permasalahan teknologi informasi dan sistem informasi yang dimiliki. Semua kegiatan teknologi informasi dan sistem informasi dipusatkan dan dikembangkan di Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar. Dalam hal ini pemerintah berperan penting dalam meningkatkan mutu kualitas yang ada sesuai prosedur standarisasi keamanan yang layak. Paper ini menganalisis tingkat keamanan Teknologi Informasi menggunakan kombinasi Metode Keamanan Informasi dan Vulnerability Assessment, studi kasus pada Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar. Hasil analisis tingkat kesiapan menunjukkan dari 5 mesin yang melingkupi E-Pajak, AkuWaras, Aplikasi, Eproc, dan Bursakerja terdapat 1 level critical, 10 level high, 24 level medium dan 16 level low.Kata Kunci: Keamanan Teknologi Informasi, Metode Vulnerability Assessment, Metode Kemanan Informasi Abstract. "Diskominfostatistik" of Denpasar City is a government agency that operates as a supervisor and application of ICT in the Denpasar City area in dealing with problems of information technology and information systems owned. All information technology and information system activities are centralized and developed at the Denpasar City Office of Communication, Informatics and Statistics. In this case, the government plays an important role in improving the quality of existing quality according to proper safety standardization procedures. This paper analyzes the security level of Information Technology using a combination of Information Security Methods and Vulnerability Assessment, a case study at the Denpasar City Office of Communication, Informatics, and Statistics. The results of the readiness level analysis show that of the 5 machines covering E-Tax, AkuWaras, Applications, Eproc, and Bursakerja, there are 1 critical level, 10 high levels, 24 medium levels and 16 low levels.Keywords: Information Technology Security, Vulnerability Assessment Method, Information Security Method
Evaluasi Keamanan Teknologi Informasi pada PT INDOTAMA PARTNER LOGISTICS Menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) Tri Yani Akhirina; Sutan Mohammad Arif; Rahmatika .
Jurnal Nasional Teknologi dan Sistem Informasi Vol 2, No 2 (2016): Agustus 2016
Publisher : Jurusan Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/TEKNOSI.v2i2.2016.53-62

Abstract

PT Indotama Partner Logistics adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak dibidang jasa logistiks di Indonesia. Semakin pesatnya persaingan dan perkembangan perusahaan dibidang yang sama menuntut pihak manajemen untuk meningkatkan pelayanan kepada konsumen, salah satu penunjangnya adalah ketersediaan informasi yang cepat dan akurat.  Sehingga perlunya dilakukan evaluasi keamanan sistem informasi pada PT Indotama Partener Logistics. Indeks KAMI adalah aplikasi yang digunakan untuk mengukur kematangan dan kelengkapan keamanan informasi yang telah disesuaikan dengan standart ISO/IEC 27001:2009 yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika. Tahap pertama dalam evaluasi indeks KAMI adalah melakukan penilaian tingkat ketergantungan TIK pada instansi tersebut, dan hasil dari tingkat ketergantungan tersebut akan digunakan sebagai batasan nilai dari penilaian lima area dalam indeks KAMI. Penilaian ini digunakan untuk melihat seberapa jauh tingkat kematangan keamanan informasi di lingkungan PT Indotama Partner Logistics , yang hasilnya dapat digunakan sebagai media evaluasi dalam rangka meningkatkan keamanan informasi dari perusahaan di masa yang akan datang. Untuk itu akan dibuatkan suatu saran perbaikan pada bagian-bagian yang masih kurang dari hasil penilaian indeks KAMI yang telah dilakukan.
EVALUASI KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI (KAMI) PADA KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM DIY TAUFIQ EFFENDY WIJATMOKO
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2020.3.1.1951

Abstract

Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY merupakan instansi vertikal Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yang berkedudukan di provinsi yang melaksanakan tugas dan fungsi dalam hal layanan Hukum dan HAM, Kemigrasian, Pemasyarakatan dan Administrasi. Dalam pelaksanaannya dibantu dengan Teknologi Informasi dalam bingkai e-government berdasarkan suatu tata kelola pemerintahan yang baik (Good Corporate Governance). Pengelolaan informasi merupakan salah satu aspek dalam Good Corporate Governance, termasuk kualitas dan keamanan pengelolaan informasi. Penggunaan Indeks KAMI untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan dalam keamanan informasi dan diikuti dengan penerapan ISO 27001 sebagai standar keamanan internasional yang dapat membantu sebuah organisasi memastikan bahwa keamanan informasi yang diterapkan sudah efektif. Hasil dari penggunaan Indeks KAMI versi 4.1 di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DIY ini adalah tingkat ketergantungan penggunaan sistem elektronik sebesar 32 dari total skor 50 dan masuk kedalam kategori Tinggi dimana sistem elektronik adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses kerja yang berjalan. Hasil penilaian kelima area yang telah dilakukan adalah sebesar 314 dari 645 dan berada pada kategori pemenuhan kerangka kerja dasar. Rekomendasi dari penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dan evaluasi bagi instansi dalam melakukan perbaikan yang berkaitan dengan mitigasi atau pencegahan kerentanan keamanan informasi, serta memastikan regulasi dapat dicapai dengan baik dan kebijakan keamanan institusi di masa yang akan datang.
PENGUKURAN RISIKO DAN EVALUASI KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KEAMANAN INFORMASI DI BKD XYZ BERDASARKAN ISO 27001 / SNI Tri Rochmadi; Ike Yunia Pasa
Cyber Security dan Forensik Digital Vol. 4 No. 1 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/csecurity.2021.4.1.2439

Abstract

Digitalisasi tidak bisa dihindari di era revolusi industri 4.0 termasuk di pemerintahan. Selain memberikan manfaat yang luar biasa pada sisi efisiensi dan efektiftas kerja, namun juga meninggalkan ancaman tentang data privasi atau keamanan informasi. Atas dasar ancaman yang dimungkinkan banyak terjadi akibat digitalisasi tersebut, maka perlu adanya pengukuran bagaimana keamanan informasi pada BKD XYZ agar bisa dijadikan evaluasi dan perbaikan. Hal ini dimaksudkan agar BKD XYZ bisa melindungi asset data dan informasi atau mencegah adanya serangan dari ancaman-ancaman yang mungkin saja terjadi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan Indeks KAMI sebagai tool pengukuran dan evaluasi keamanan informasi di BKD XYZ. Dari hasil penelitian yang dilakukan, bahwasanya BKD XYZ masih berada pada tingkat tidak layak untuk benar-benar bisa menerapkan keamanan informasi yang ideal. Sehingga dibutuhkan tindak lanjut sesuai rekomendasi perbaikan, agar BKD XYZ bisa mencapai kesiapan sertifikasi ISO 27001/SNI.
Evaluasi Keamanan Informasi Pada Perguruan Tinggi Bina Insani Berdasarkan Indeks Keamanan Informasi SNI ISO/IEC 27001 Putra, Mardi Yudhi; Tjahjadi, Djajasukma
PIKSEL : Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded and Logic Vol 6 No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : LPPM Universitas Islam 45 Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/piksel.v6i1.1404

Abstract

Abstract Efforts to improve information security are so important to an organization that not only in planning but up to the stage of information security. In reality, there is a lack of awareness of the organization of its importance that it causes the occurrence of security issues such as spam so that it affects the business process of the organization. This study examines the evaluation of the completeness (readiness and maturity) of the Information Security Management System (SMKI) at the Private Higher Education Institution of Bina Insani as measured using the Information Security Index (KAMI). Evaluation carried out refers to the ISO / IEC 27001 information security standard regarding information security requirements. Population and sample of this research consist of 4 working unit that is BAAK, BKEU, PMB and BSIJ & UPT so total amount 20. Sampling technique used is non probability sampling that is saturated sampling. The evaluation results of both the preparedness and maturity of the ISMS are at a very low level with the dependence on the role of information and communication technology at the organization at a moderate level. The level of completeness is at a low level with a score of 167 out of a total of 588 and the level of maturity is at level II. Meanwhile, to obtain ISO / IEC 27001: 2009 certification minimum level of information security is at level III. To achieve the level of maturity of Higher Education Bina Insani need to make improvements gradually starting from kesadaraan importance of information security, such as knowledge sharing and information security related training. Keywords: Information Security, Index KAMI, ISO 27001 Abstrak Upaya meningkatkan keamanan informasi sangat penting pada sebuah organisasi, tidak hanya dalam perencanaan akan tetapi sampai dengan tahap penerapan keamanan informasi. Pada kenyataannya ditemukan kurangnya kesadaran dari organisasi akan pentingnya hal tersebut sehingga menyebabkan terjadinya masalah keamanan informasi sehingga berdampak pada proses bisnis organisasi. Penelitian ini membahas tentang evaluasi kelengkapan (kesiapan dan kematangan) Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) yang ada pada Lembaga Pendidikan Swasta Perguruan Tinggi Bina Insani yang dievaluasi menggunakan Indeks Keamanan Informasi (KAMI). Evaluasi yang dilakukan mengacu pada standar keamanan informasi ISO/IEC 27001 mengenai persyaratan keamanan informasi. Populasi dan sampel penelitian ini terdiri dari 4 unit kerja yakni BAAK, BKEU, PMB dan BSIJ & UPT sehingga jumlah secara keseluruhan 20. Teknik sampling yang digunakan adalah non probability sampling yakni sampling jenuh. Hasil evaluasi baik kesiapan dan kematangan SMKI berada pada tingkat yang sangat rendah dengan ketergantungan peran teknologi informasi dan komunikasi pada organisasi pada tingkat sedang. Untuk tingkat kelengkapan berada pada tingkat yang rendah dengan skor 167 dari total 588 dan tingkat kematangan berada pada tingkat II. Sementara untuk mendapatkan sertifikasi ISO/IEC 27001:2009 minimal level keamanan informasi adalah berada pada tingkat III. Untuk mencapai tingkat kematangan tersebut Perguruan Tinggi Bina Insani perlu melakukan perbaikan secara bertahap mulai dari kesadaraan pentingnya kemanan informasi, seperti sharing knowledge dan pelatihan terkait keamanan informasi. Kata kunci: Keamanan Informasi, Indeks KAMI, ISO 27001

Page 3 of 130 | Total Record : 1293