Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Pengaruh Persepsi Kegunaan, Persepsi Kemudahan, Kesiapan Teknologi Informasi, Keamanan Dan Kerahasiaan Terhadap Minat Perilaku Penggunaan E-Filing (Studi Empiris Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jayapura) Febigrace Rangan; Aaron Simanjuntak; Yohanes Seralurin
JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN DAERAH Vol 15, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.236 KB) | DOI: 10.52062/jakd.v15i2.1629

Abstract

  Abstract This research aims to examine and analyze the effect of perceived usefulness, perceived convenience, readiness of information technology, security and confidentiality on the behavioral interest in using e-filing. This research uses quantitative data and data sources, namely primary data. The population in this study were individual taxpayers who were registered at the Jayapura Primary Tax Office. The sample used in this study were 100 individual taxpayers. The sampling technique used snowball sampling technique. The method of data collection is using primary data obtained by distributing online questionnaires via google form. The test instruments were analyzed using validity and reliability tests. The data analysis tool used in this research is descriptive statistical analysis, multiple linear regression analysis, classical assumption test, and hypothesis testing. The results of this research indicate that (1) perceived usefulness affects the behavioral interest in using e-filing; (2) perceived ease of use affects the behavior interest in using e-filing; (3) information technology readiness does not affect the behavior interest in using e-filing; (4) security and confidentiality do not affect the behavior interest in using e-filing; (5) perceptions of usefulness, perceived ease of use, readiness of information technology, security and confidentiality together have an effect on the behavioral interest in using e-filing. Keywords: Perceived Usability; Perceived Ease; Information Technology Readiness; Security and Confidentiality; Interest in E-filing Use Behavior. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, kesiapan teknologi informasi, keamanan dan kerahasiaan terhadap minat perilaku penggunaan e-filing. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dan sumber data yaitu data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Jayapura. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 Wajib Pajak Orang Pribadi. Teknik pengambilan sampel dengan teknik snowball sampling. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan data primer yang diperoleh dengan menyebarkan kuesioner online melalui google form. Uji coba instrumen dianalisis dengan menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah menggunakan analisis statistic deskriptif, analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) persepsi kegunaan berpengaruh terhadap minat perilaku penggunaan e-filing; (2) persepsi kemudahan berpengaruh terhadap minat perilaku penggunaan e-filing; (3) kesiapan teknologi informasi tidak berpengaruh terhadap minat perilaku penggunaan e-filing; (4) keamanan dan kerahasiaan tidak berpengaruh terhadap minat perilaku penggunaan e-filing; (5) persepsi kegunaan, persepsi kemudahan, kesiapan teknologi informasi, keamanan dan kerahasiaan secara bersama-sama berpengaruh terhadap minat perilaku penggunaan e-filing. Kata Kunci: Persepsi Kegunaan; Persepsi Kemudahan; Kesiapan Teknologi Informasi; Keamanan dan Kerahasiaan; Minat Perilaku Penggunaan E-filing
ANALISIS TEKNIK SOCIAL ENGINEERING SEBAGAI ANCAMAN DALAM KEAMANAN SISTEM INFORMASI: STUDI LITERATUR Eristya Maya Safitri; Zelda Ameilindra; Rina Yulianti
Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi dan Robotika Vol 2 No 2 (2020): Desember 2020
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/jifti.v2i2.26

Abstract

Di era sekarang ini, informasi merupakan salah satu aset yang berharga bagi sebuah perusahaan, oleh karena sebuah perusahaan akan berusaha untuk melindungi informasi yang mereka miliki. Namun, dinding keamanan sistem informasi yang terkuat sekalipun dapat runtuh jika orang di dalamnya membuat kesalahan yang mengakibatkan adanya celah pada dinding keamanan tersebut. Kesalahan seperti ini biasanya di eksploitasi oleh attacker dengan menggunakan social engineering. Social engineering merupakan suatu metode peretasan (hacking) dimana seorang attacker melakukan aksinya dengan memanipulasi dan merekayasa sebuah data berupa website, aplikasi atau software, file dan lain-lain yang dikirim menggunakan email juga media komunikasi berupa SMS dan telepon. Hal ini bertujuan agar korban tertarik, tertipu dan tidak mencurigai sehingga seorang attacker dapat melakukan segala jenis aksinya. Karena itulah pada paper ini akan dibahas tentang tipe penyerangan social engineering dengan cara menganalisa serta mengumpulkan literatur. Sehingga dapat memberi informasi dan upaya penghindaran kepada orang lain tentang social engineering dan ancamannya.
ANALISIS PENGARUH KUALITAS JARINGAN, KUALITAS LAYANAN, KUALITAS INFORMASI, KEAMANAN DAN PRIVASI PADA PENYEDIA LAYANAN INTERNET TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN DAN DAMPAK PADA NIAT PEMBELIAN ULANG Ilham, Yusuf; Bayu Dirgantara, I Made
Diponegoro Journal of Management Volume 9, Nomor 4, Tahun 2020
Publisher : Faculty of Economics and Business Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The initial emergence of the internet in Indonesia in the 1990s was known as Paguyuban Network (Network community). It is known as the Paguyuban Network because at this time its users had intimate relationship, high togetherness and great mutual cooperation. The users did these actions in order to carry out trade and communication among students who were abroad. Ipteknek had an important role in Indonesia as Ipteknek was the first internet network service provider to have a new revolution, then encouragen the emergence of other ISPs in Indonesia. Various internet service providers or ISPs in Indonesia include Biznet Home Internet, First Media, Indihome, Indosat Oorodeoo GIG, MNC Play Media, MyRepublic, Oxygen.Id home. This study analyzes the influence of large networks quality, service quality, information quality, security and privacy of internet service providers on the customer satisfaction and repurchase-intention. The populations used in this study were customers who have used internet services in Semarang. The sample used was 215 respondents. The method of sample collection uses a purposive sampling technique. Data collection methods used were questionnaires. This research uses Structural Equation Modeling (SEM) analysis with AMOS 24.0 analysis tools. The results of this study indicate service quality, information quality, security and privacy are positive and significant for customer satisfaction. Network quality is not positive for customer satisfaction. Furthermore, customer satisfaction has positive and significant influence to repurchase intention.
Evaluasi Kapabilitas Sistem Keamanan Informasi Pusat Teknologi dan Pangkalan Data Universitas X Menggunakan Process Assessment Model Framework Cobit 5 (Domain DSS05 ) Andi Muhammad Nur Hidayat; Nur Afif; Hariani Kasim; Wahyuddin Saputra
Jurnal INSYPRO (Information System and Processing) Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Prodi Sistem Informasi UIN Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (792.893 KB) | DOI: 10.24252/insypro.v6i1.23275

Abstract

Kontrol keamanan aset informasi yang lemah adalah masalah yang harus dicegah dan perlu diatasi untuk menghindari pihak yang tidak bertanggungjawab dapat mencuri dan mengganggu jalannya aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan data dan informasi. Salah satu instansi yang membutuhkan keamanan terhadap perlindungan aset informasi adalah UPT Pusat Teknologi dan Pangkalan Data Universitas X. Divisi ini merupakan unit pelaksana yang bertugas menyiapkan dukungan fasilitas penyelenggaraan sistem informasi dan berfungsi sebagai pusat data dan informasi akademik yaitu penerima, pengolah, dan pendistribusi Informasi. Penelitian ini menggunakan Framework COBIT 5 dan berfokus pada domain DSS05 untuk mengukur capablitas level pada UPT tersebut, hasil yang diperoleh UPT Pusat Teknologi dan Pangkalan Data pada Universitas X hampir sepenuhnya telah menerapkan proses subdomain DSS05 pada level 1 yaitu Performed Process dan mencapai tujuan yang diharapkan. Nilai capability level berada pada skala F-Fully achieved dengan skor sebesar 87%. Meskipun demikian, masih terdapat GAP pada beberapa proses yaitu dari DSS05.1-DSS5.7. agar bisa melangkah ke level berikutnya sebaiknya instansi melakukan perbaikan berdasarkan rekomendasi yang diberikan agar skala pada tiap proses DSS05 keseluruhan bisa mencapai F-Fully achieved.
Analisis Kebutuhan Keamanan Informasi Menggunakan Metode SQUARE Pada Aplikasi HRIS Studi Kasus : PT. XYZ Yudhi Arta; Muhammad Ilhan; Anggi Hanafiah
CogITo Smart Journal Vol 7, No 1 (2021): Cogito Smart Journal
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Klabat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31154/cogito.v7i1.294.61-73

Abstract

Keamanan dalam suatu sistem tentunya sangat dibutuhkan untuk menjaga integritas data penting yang tersimpan dalam sistem tersebut. Oleh sebab itu untuk menjaga integritas data ini bermula setelah sistem tersebut terkoneksi dengan jaringan internet. Integritas data tersebut digunakan oleh dua perspektif yaitu penyelenggara dan pengguna. Salah satu sistem yang digunakan oleh perspektif tersebut yaitu Human Resources Information System (HRIS) atau sistem penginputan data karyawan pada perusahaan PT. XYZ . Ada beberapa metode yang dapat menganalisa keamanan informasi sistem ini, tetapi di dalam penelitian ini hanya menggunakan metode SQUARE yang akan di gunakan untuk mencari celah kemanan system. Dengan adanya masalah tersebut dengan menggunakan metode SQUARE dapat mengetahui celah keamanan sistem dan melihat seberapa aman sistem terhadap serangan yang kemungkinan terjadi dan memberikan rekomendasi yang dapat mengatasi kelemahan sistem dengan melakukan pengujian dan melakukan beberapa observasi terhadap system. Hasil analisis yang telah di lakukan dengan metode SQUARE, sangat membantu dalam menganalisa dan mengetahui celah atau kelemahan sistem yang dapat merusak sistem sekaligus memberikan rekomendasi terhadap kebutuhan keamanan sistem yang bertujuan untuk menjaga availibilitas dan kerahasiaan serta integritas sistem.Kata kunci — Keamanan, SQUARE, HRIS
Audit Keamanan Sistem Informasi pada Dinas Penataan Ruang Kota Bandung Menggunakan Framework COBIT 5 rizal sidiq al-amin
KOPERTIP : Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika dan Komputer Vol. 3 No. 1 (2019): KOPERTIP: Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika dan Komputer
Publisher : Puslitbang Kopertip Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32485/kopertip.v3i1.75

Abstract

Sebagai institusi pemerintahan yang sudah memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Dinas Penataan Ruang Kota Bandung belum pernah melaksanakan audit terhadap keamanan sistem informasi sebagaimana yang ditetapkan pada peraturan Wali Kota Bandung Nomor 235 Tahun 2017 tentang Standar Operasional Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menjaga keamanan sistem informasi pada Dinas Penataan Ruang Kota Bandung agar sesuai dengan standar operasional yang ditetapkan. Penelitian ini akan melakukan audit keamanan sistem informasi pada Dinas Penataan Ruang Kota Bandung menggunakan COBIT 5 dengan sub domain DSS05 (Deliver, Service and Suport) serta untuk persentase penilaian keamanan sistem informasi menggunakan metode CMMI Maturity level. Penelitian yang telah dilakukan pada Dinas Penataan Ruang Kota Bandung menempatkan pada level Managed and Measurable sehingga kesesuaian rencana penelitian telah terpenuhi. Kombinasi antara Framework COBIT 5 dengan metode CMMI Maturity Level mampu memberikan hasil yang baik dalam evaluasi keamanan sehingga bisa dijadikan acuan baru dalam penilitian evaluasi keamanan sistem informasi. a government institution that has utilized information and communication technology. The Bandung City Spatial Planning Office has never conducted an audit of information system security as stipulated in Bandung Mayor Regulation Number 235 of 2017 concerning Investment Operational Standards and One-Stop Integrated Services. Therefore this research was conducted to maintain the security of information systems in the Structuring Office Bandung City Room to fit the established operational standards. This research will conduct an information system security audit at the Bandung City Spatial Planning Office using COBIT 5 with DSS05 sub-domain (Deliver, Service and Support) as well as for the percentage of information system security assessment using the CMMI (Capability Model Maturity Integration) level. Research conducted at the Bandung City Spatial Planning Department puts it at the Managed and Measurable level so that the suitability of the research plan has been fulfilled. The combf COBIT 5 Framework with CMMI Maturity Level method is able to provide good results in security evaluation so that it can be used as a new reference in the evaluation of information systems security evaluation.
Analisis Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Sudomy dan OWASP ZAP di Universitas Duta Bangsa Surakarta Hariyadi, Dedy; Nastiti, Faulinda Ely
Jurnal Komtika (Komputasi dan Informatika) Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/komtika.v5i1.5134

Abstract

Peretas saat ini tidak hanya menyerang instansi pemerintah seperti pada tahun 2019 melainkan sudah melakukan serangan ke instansi pendidikan. Hal ini sesuai dengan pantauan dan identifikasi Badan Siber dan Sandi Negara bahwa instansi pendidikan telah diserang sebanyak 38% pada tahun 2020. Sebagai wujud tindakan preventif terkait dengan serangan siber pada instansi pendidikan perlu dilakukan sebuah tindakan analisis keamanan informasi terhadap sistem-sistem yang terpasang. Pada artikel ini diusulkan tahapan teknis melakukan analisis keamanan informasi menggunakan perangkat lunak dengan lisensi Free Open Source Software, yaitu Sudomy dan OWASP ZAP. Menggunakan kedua perangkat lunak tersebut didapatkan hasil analisis potensi-potensi celah keamanan pada sistem informasi yang terpasang pada Universitas Duta Bangsa.
ANALISIS KEAMANAN INFORMASI PENGGUNA MEDIA SOSIAL MENGGUNAKAN SETOOLKIT MELALUI TEKNIK PHISING Malahayati Hayati; Darul Fata
Djtechno: Jurnal Teknologi Informasi Vol 2, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/djtechno.v2i1.1252

Abstract

Salah satu perkembangan teknologi itu yaitu berupa Perkembangan jejaring media sosial. Banyak kemudahan yang ditawarkan oleh media komunikasi baru ini, pengguna jejaring sosial dapat menyebarkan maupun mencari pesan atau informasi dengan cepat. Meningkatnya penggunaan jejaring sosial di indonesia disebabkan oleh semakin lengkapnya fasilitas akses internet. Kita tidak mengetahui apakah aplikasi media sosial ini aman untuk digunakan, karena dunia internet tentu tidak lepas dari masalah keamanan karena di internet data bisa masuk ke mana saja. Olеh kаrеnа itu, disarankan kepada setiap user untuk tetap memperhatikan keamanan informasi dalam menggunakan social media.
MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN ASET TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN ISO 31000:2018 DISKOMINFO KOTA SALATIGA Muhammad Ilham Fachrezi
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 8 No 2 (2021): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v8i2.789

Abstract

The Office of Communication and Information Technology (DISKOMINFO) Salatiga City is a government agency that uses information technology as an important role to support business processes. For this reason, it is necessary to have risk management as a standard or guide in the handling and protection of information technology assets. The purpose of this study is to identify, analyze and manage the security risks of information technology assets and also to determine the level of risk in the security aspects of information technology assets. The application of risk management in this study uses ISO 31000: 2018 which consists of the risk identification stage, the risk analysis stage, the risk evaluation stage, and the risk treatment stage. From the results of this study, there are 2 possible low-level risks, 11 medium-level possible risks, and 4 high-level risks. From these results, DISKOMINFO Salatiga City requires special attention to the problems of frequent power outages, servers down, internet connection that often breaks, and lightning strikes.
EVALUASI TATA KELOLA KEAMANAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 PADA PT. TSABITA CAKE Azifa Habiba
JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi) Vol 8 No 2 (2021): JATISI (Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) STMIK Global Informatika MDP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35957/jatisi.v8i2.838

Abstract

This research aims to evaluate the maturity level of information technology governance (IT) in the application of information system services at PT. Tsabita Cake. The method used is a mixed method of quantitative and qualitative using questionnaires, interviews, and document studies. The focus of this research is on the DSS 05 domain. The results obtained from this study are needed as an evaluation and input for improvement of the information system governance of PT. TSABITA CAKE in the future. The results showed the maturity level of IT governance in the Information System services of PT. TSABITA CAKE is currently at a capability of 75% or equivalent to 2.90 with the status largely achieved and at level 2. Therefore, information system security needs to be improved to support the performance of PT. TSABITA CAKE in order to reach level 3 requires a recommendation for gradual improvement of the attribute process from level 1 to level 3. To improve IT governance, it is recommended that institutions prepare competent human resources, as well as document every activity of evaluation, direction, and monitoring in information system management.

Page 40 of 131 | Total Record : 1304