Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Manajemen Keamanan Informasi Menggunakan Standard ISO 27001:2005 Pada Staff IT Support Di Instansi XYZ Kristanto, Titus; Sholik, Mohammad; Rahmawati, Dewi; Nasrullah, Muhammad
JISA(Jurnal Informatika dan Sains) Vol 2, No 2 (2019): JISA(Jurnal Informatika dan Sains)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jisa.v2i2.497

Abstract

Information security management is very important to use, especially for educational instutions, because it is able to reduce the risk of threats to the use of information technology for educational organizations. Information security management is indispensable as an effort to minimize the risk of data enhancement and information threats. Implementation of information security management is intended to know technical problems and non technical problems. The research uses the ISO 27001:2005 standard is very flexible depending on the needs of the organization and focus on information security management. The research results using the ISO 27001:2005 standard is able to reduce the risk level and perform some activities that must be improved to improve information security at XYZ institutions.
Pengaruh Persepsi Kegunaan, Keamanan dan Kerahasiaan Serta Kesiapan Teknologi Informasi terhadap Intensitas Penggunaan E-Filing Anugrah Putri Andela; Wiwit Irawati
EkoPreneur Vol 2, No 1 (2020): EkoPreneur
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/ekop.v2i1.8440

Abstract

This study aims to see the effect of perceived usefulness, security, and confidentiality as well as information technology readiness on the intensity of e-filing usage at KPP Pratama Serpong. Quantitative Research Types. This study uses primary data where the questionnaire is taken to an individual taxpayer who lives or works in the city of South Tangerang. The sample selection uses the Nonprobability Sampling method. With the Incidental Sampling technique. The total sample used in this study was 100 samples. And data analysis was performed using SPSS Version 24. The results of this study indicate that the Usability Perception variable has a significant positive effect on the Intensity of E-filing Usage. Security and confidentiality have a significant positive effect on the intensity of e-filing use. Information technology readiness has a significant positive effect on the intensity of e-filing use.Keywords: Perceived Usability; Security and Confidentiality; Information Technology Readiness; Intensity of E-filing Usage
AUDIT KEAMANAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PERGURUAN TINGGI XYZ MENGGUNAKAN SNI ISO/IEC 27001:2013 Saepudin Saepudin; M Hendayun; Arief Zulianto
Produktif : Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi Vol. 3 No. 2 (2019): Produktif: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknologi Informasi
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem informasi akademik yang ada di Perguruan Tinggi XYZ telah diimplementasikan dan digunakan untuk memudahkan dalam mengelola akademik. Kurangnya kesadaran keamanan infomasi pengguna, pengelolaan hak akses yang tepat, pemeliharaan keamanan jaringan, keamanan fisik dan operasional menyebabkan resiko terganggunya sistem informasi akademik oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk melihat kelemahan-kelemahan yang ada pada sistem informasi akademik harus dilakukan audit dengan menggunakan standar ISO/IEC 27001:2013. Tahapan untuk melakukan audit yaitu: merencanakan, melaksanakan, menganalisis hasil temuan. Ruang lingkup yang akan diaudit adalah klausul keamanan sumber daya manusia, klausul keamanan kontrol akses, klausul keamanan fisik dan lingkungan, klausul keamanan operasional, klausul kemanan komunikasi, dengan tujuan dilakukan audit adalah untuk membuat perancangan kontrol keamanan pada sistem informasi akademik. Hasil dari audit kepatuhan terhadap ISO/IEC 27001:2013 untuk Klausul keamanan sumber daya manusia dengan nilai 14,3 % , klausul keamanan kendali akses dengan nilai 33.3 %, klausul keamanan  fisik dan lingkungan dengan nilai 46.6 %, klausul keamanan operasional dengan nilai 26.6 %,  dan klausul keamanan komunikasi dengan nilai 66.6%.
PENGUKURAN TINGKAT KEAMANAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN INDEKS KAMI VERSI 3.1, DAN MENGUKUR TINGKAT KERENTANAN SERVER MENGGUNAKAN NETWORK SECURITY ASSESSMENT STUDI KASUS KOMINFO KABUPATEN GIANYAR I Gede Putu Krisna Juliharta; I Nyoman Yudi Anggara Wijaya; Ade Suci Laksana
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 7, No 3 (2021): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTInformation system security is an indispensable thing for all organizations, agencies or companies to prevent data leakage or damage to information systems. This research was conducted at the Communication and Information Technology Department of Gianyar with Our Index 3.1 which aims to measure the level of maturity and completeness of information based on ISO / IEC 27001. Methods of data collection are by means of literature study, interviews and distributing OUR index questionnaires . The result of the score obtained from the evaluation of electronic system requirements is 24, while the level of completeness of the information gets 213. From these results it can be concluded that the level of information security is still very low. The study was also carried out on a number of network systems from agencies that had public access and under the handling of Diskominfo, weaknesses were categorized as critical by testing using Nessus.Keywords : Information Security; Index 3.1; ISO / IEC 27001; Nessus.ABSTRAKSIKeamanan sistem informasi merupakan hal yang sangat diperlukan bagi seluruh organisasi, instansi ataupun perusahaan guna mencegah adanya kebocoran data maupun kerusakan sistem informasi. Penelitian ini dilakukan di Kominfo Gianyar dengan Indeks Kami 3.1 yang bertujuan untuk mengukur tingkat kematangan dan kelengkapan pada informasi berdasarkan ISO/IEC 27001. Metode pengumpulan data dengan cara studi literatur, interview dan menyebarkan kuesioner indeks KAMI. Hasil skor yang didapatkan dari evaluasi kebutuhan sistem elektronik adalah 24, sedangkan tingkat kelengkapan informasi mendapatkan 213. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat keamanan informasi masih sangat rendah. Penelitian juga dilakukan pada beberapa jaringan sistem dari dinas-dinas yang memiliki akses publik dan dibawah penanganan Diskominfo, terdapat kelamahan-kelemahan yang dikategorikan critical oleh pengujian menggunakan Nessus.Kata Kunci: Keamanan Informasi, Indeks Kami 3.1, ISO/IEC 27001, Nessus.
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI PADA KANTOR IMIGRASI KELAS 1 TPI PONTIANAK MENGGUNAKAN METODE OCTAVE ALLEGRO DAN ISO/IEC 27001:2013 , Nurul Mutiah, Fania , Ilhamsyah
Coding Jurnal Komputer dan Aplikasi Vol 8, No 1 (2020): Coding : Jurnal Komputer dan Aplikasi
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/coding.v8i1.39205

Abstract

Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pontianak merupakan salah satu instansi pemerintah yang bergerak dibidang jasa pelayanan dan penerbitan visa dan paspor atau surat perjalanan Republik Indonesia. Dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pelayanan serta kepercayaan dan kepuasaan pelanggan, diperlukan adanya pengembangan dalam operasionalnya dari berbagai aspek. Salah satunya adalah teknologi. Banyaknya data dan informasi yang dikelola dalam proses permohonan paspor dan merupakan bagian penting serta bersifat rahasia menimbulkan berbagai ancaman yang tidak hanya berasal dari lingkungan internal tetapi juga dari eksternal. Dari uraian tersebut terlihat bahwa pentingnya keamanan informasi diterapkan dalam kantor imigrasi guntuk menjaga ke 3 aspek informasi yakni kerahasiaan, integritas dan ketersediaan. Penelitian ini melakukan penilaian risiko dan mitigasi risiko di Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pontianak khusus bagian prosedur pelayanan paspor dengan menggunakan metode OCTAVE Allegro. Kemudian dari penilaian tersebut dilakukan perancangan dokumen SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) dengan menggunakan pedoman ISO/IEC 27001 :2013 yang diujikan kembali ke Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Pontianak. Hasil dari penelitian ini adalah dokumen SMKI (Sistem Manajemen Keamanan Informasi) sebagai kerangka acuan yang dapat digunakan untuk meminimalisir risiko dimasa depan. Kata Kunci: Dokumen SMKI,  ISO/IEC 27001:2013, Kantor Imigrasi, OCTAVE Allegro, SMKI
Analisis Implementasi Keamanan Sistem Informasi pada Perusahaan Perakitan Elektronik Zulkarnain Zulkarnain
Journal of Information System and Technology (JOINT) Vol 1 No 1 (2020): Journal of Information System and Technology (JOINT)
Publisher : Program Sarjana Sistem Informasi, Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program keamanan sistem informasi pada sebuah perusahaan perakitan elektronika. Pengolahan data merupakan bagian dari operasional bisnis perusahaan. Kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi menjadi salah satu fokus perusahaan. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif, dimana penulis menggambarkan dan mendeskripsikan fakta yang terjadi atau program apa saja yagn dilakukan berkaitan dengan keamanan sistem informasi. Penulis akan melakukan pengamatan dan pengecekan secara langsung. Hasil dari penelitian akan dapat mengungkapkan sejauh mana program atau aktifitas yang dilakukan dan mengetahui tingkat keberhasilan dari program atau aktifitas yang dijalankan. Dengan mengetahui keberhasilan dalam menjalankan program ini, maka perusahaan akan merasa tenang bahwa informasi perusahaan dapat terkontrol, dilindungi serta dapat diakses ketika diperlukan. Selain itu juga penelitian ini bisa dijadikan perusahaan lain sebagai referensi untuk menerapkan keamanan sistem informasi. Sehingga keberlangsungan bisnis perusahaan dapat terus berjalan.
Analisis kesenjangan sistem manajemen keamanan informasi (SMKI) sebagai persiapan sertifikasi ISO/IEC 27001:2013 pada institusi pemerintah Musyarofah, Sitta Rif’atul; Bisma, Rahadian
TEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Sistem Informasi Vol 11, No 1 (2021): January
Publisher : Universitas Pesantren Tinggi Darul 'Ulum (Unipdu) Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/teknologi.v11i1.2152

Abstract

The Madiun City Communication and Informatics Service (Diskominfo) is a government institution that has the responsibility for managing information and communication technology in the Madiun city government. As a government institution to serving and providing information to the public, Diskominfo Madiun City is vulnerable to information security threats that can hinder its performance. Information Security Management System ISO / IEC 2701: 2013 is a system that expected to be able to provide effectiveness and efficiency of information security management at Diskominfo Madiun city. This research aims to determine the current conditions and how the readiness of Diskominfo Madiun City to achieve ISO/IEC 27001:2013 certification. From the results of the gap analysis, it can be seen that the percentage of readiness of Diskominfo Madiun City is 71%, with a readiness range between 19% - 100%. The highest level of readiness is 100% on the requirements of clause 4 concerning the organizational context and clause 10 concerning improvements, where all information security requirements have been met. While the lowest readiness percentage is 19% which is shown in the requirements of clause 6 regarding planning. The gap analysis method is used to determine how far the ISO/IEC 27001:2013 requirements are fulfilled. The results of the gap analysis show the extent of the readiness of Diskominfo Madiun City to carry out ISO/IEC 27001:2013 certification. The results of the research indicate that Diskominfo Madiun City must improve its readiness for ISO/IEC 27001:2013 certification by fulfill the requirements of the required information security documents based on ISO/IEC 27001:2013 standards.
Tujuan Pengendalian Internal Berbasis Nilai Keamanan Sistem Informasi Dalam Organisasi Perusahaan Sarawani, Ulfa Dwi; Sasniar, Sasniar
Jurnal Akuntansi, Audit, dan Aset Vol 4 No 1 (2021): JURNAL AKUNTANSI, AUDIT DAN ASET
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the purpose of value-based internal control for information systemsecurity, incorporate organizations both in terms. of the group and individual information systems inthe organization or company. Internal control plays an important role in the overall effectiveness ofinformation system security. A theoretical framework of means-fundamental objectives for internalcontrol in the context of information systems security is presented. Data were collected throughin-depth interviews with 52 IT managers about their values in defining internal control. A total of68 objectives were identified which were organized into 25 groups of seven basic objectives and 18means. These findings provide the basis for further theoretical exposition in the field of securitygovernance. They also assist in defining policy initiatives related to governance. This research wasconducted library research (library research) by collecting data from sharing existing literature,articles obtained from internet searches. The results obtained from this study are: How is thesecurity for physical and non-computer resources, protection from loss or unexpected changes todata and networks.
Pelatihan Secure Computer User Untuk Meningkatkan Kesadaran Siswa Terhadap Keamanan Data dan Informasi Aniq Noviciatie Ulfah; Nora Lizarti; M. Khairul Anam; Didik Sudyana; Hadi Asnal
J-PEMAS - Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Masyarakat J_PEMAS
Publisher : STMIK Amik Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya jumlah kejahatan cyber yang terjadi dan makin berkembangnya teknik-teknik dan tools-tools serta produk perangkat lunak yang dikembangkan untuk mengotomatisasi tindakan kejahatancyber (virus, malware, trojan, dll) mengindikasikan bahwa perlu adanya tindakan optimal dari user dalam menjaga keamanan komputer dan informasi dari para pengguna teknologi. Sosialisasi terhadap bahaya kejahatan cyber dan pentingnya menjaga keamanan data dan informasi harus dilakukan terhadap seluruh kalangan pengguna teknologi sedini mungkin. Dari pertimbangan tersebut, maka timbul sebuah gagasan untuk memberikan pelatihan computer secure user kepada siswa siswi SMK Negeri 1 Bangkinang Kota. Tujuan dari program pelatihan computer secure user ini adalah untuk memberikan para siswa siswi pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk melindungi aset informasinya dengan membenamkan siswa ke lingkungan interaktif di mana mereka akan memperoleh pemahaman mendasar tentang berbagai ancaman keamanan komputer dan jaringan.
SISTEM INFORMASI KERJA MESIN DAN KEAMANAN KENDARAAN MELALUI SMS DENGAN MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER PIC 18F45 Agus Ponco; Satrio Dwi Saputera
Technologic Vol 5, No 2 (2014): Technologic
Publisher : Politeknik Manufaktur Astra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52453/t.v5i2.154

Abstract

Alat penghitung waktu kerja mesin dan sistem keamanan mobil merupakan alat yang dapat digunakan untuk melakukan proses penghitungan waktu kerja mesin sebagai dasar penggantian pelumas mesin mobil dan sistem keamanan mobil menggunakan alat pendeteksi yaitu sensor passive infrared. Untuk dapat mengganti pelumas mesin berdasarkan waktu kerja mesin, maka digunakan real time clock sebagai sumber data waktu. Apabila sudah tiba waktu penggantian pelumas, maka modem GSM akan memberi informasi ke handphone pemilik mobil. Sedangkan untuk meningkatkan sistem keamanan, apabila sensor passive infrared mendeteksi adanya pergerakan orang asing maka modem GSM akan mengirim pesan melalui SMS kepada nomor yang telah ditentukan. Keseluruhan sistem tersebut telah berhasil diproses menggunakan mikrokontroler PIC 18F452

Page 41 of 131 | Total Record : 1304