Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Manajemen Risiko Keamanan Sistem Informasi pada BKPSDM Kota Batu menggunakan Kerangka Kerja OCTAVE-S dan ISO 27001:2013 (Studi Kasus: Aplikasi E-Kinerja) Dinda Riski Nurfadilah; Widhy Hayuhardhika Nugraha Putra; Aditya Rachmadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 9 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Staffing Agency and Human Resources Development Batu City (BKPSDM) is an OPD (Regional Institute Organization) that uses information technology for the procurement and operational processes on the organization. E-Kinerja system is a system managed and created by BKPSDM to measure and assess the performance of Government Employees (ASN) periodically basis as a reference for providing performance benefits. The functional of system and information technology give good results because it helps on the internal operations organization, in other condition also have a bad impact and security issues that are not mitigated proceed correctlye. Problems that occur in BKPSDM Batu City never do an assesment focused on risk management and there are no regulations or policies related to information system security. This researcher supports to identification and provide information on BKPSDM Batu City related to weaknesses, challenges, system weaknesses, and provide mitigation recommendations. This study uses an OCTAVE-S work license to analyze risk and combined with standard ISO 27001: 2013 controls. The results of the study obtained 3 areas of security practices that have yellow traffic light status namely security management, physical access and management approval. As well as 3 areas of security practices that have red light status namely security regulations and policies, authentication and authorization, and security management. There are six areas of security practice were chosen as areas for mitigation. Control guidelines according to standard ISO 27001: 2013 so that they can be used as guidelines for the BKPSDM of Batu City in making improvements.
Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan ISO/IEC 27005:2011 (Studi Pada Data Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batu) Virdha Rahma Aulia; Yusi Tyroni Mursityo; Aditya Rachmadi
Jurnal Pengembangan Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 13 (2020): Publikasi Khusus Tahun 2020
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

artikel dipublikasikan di JTIIK
Peningkatan Keamanan Aplikasi Web Menggunakan Web Application Firewall (WAF) Pada Sistem Informasi Manajemen Kampus Terintegrasi Randi Rizal; Yusuf Sumaryana
Jurnal ICT : Information Communication & Technology Vol 20, No 2 (2021): JICT-IKMI, Desember 2021
Publisher : STMIK IKMI Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36054/jict-ikmi.v20i2.416

Abstract

Increasing the security of web applications on the integrated campus management information system needs to be done because the application is accessed by public networks so that there are many attacks and attempts to prevent threats from attackers. This study applies a Web Application Firewall (WAF)-based application security using ModeSecurity and Core Rules Set from Owasp which aims to improve the security system of the web application by using a firewall. This study uses an experimental method by implementing a Web Application Firewall (WAF) as a web-based protection system, then the process of analysis and testing to obtain accurate advice on firewall implementation. The results of this study indicate that the firewall used with Web Application Firewall (WAF)-based ModeSecurity has succeeded in stopping attacks from attackers using Cross Site Scripting (XSS) and SQL Injection methods.
KEAMANAN INFORMASI DATA PRIBADI PADA MEDIA SOSIAL Mesra Betty Yel; Mahyuddin K Nasution
Jurnal Informatika Kaputama (JIK) Vol 6, No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1 Januari 2022
Publisher : STMIK KAPUTAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1234/jik.v6i1.768

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan internet saat ini telah mengubah cara manusia dalam melakukan komunikasi. Salah satunya adalah perkembangan media sosial, media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan untuk memperoleh, membagikan dan menyebarluaskan informasi. Semakin berkembangnya media sosial maka masalah keamanan informasi dan privasi juga menjadi hal yang penting saat ini. Media sosial sebagai salah satu sumber bocornya informasi rahasia sudah menjadi hal yang umum saat ini. Tanpa disadari, banyak data mengenai privasi seseorang yang telah bocor di internet. Data privasi yang tersebar bisa disebabkan oleh kelalaian maupun penyedia layanan. Keamanan sistem informasi merupakan aset yang harus dilindungi keamanannya. Keamanan secara umum diartikan sebagai “quality or state of being secure to be free from danger”. Metode penelitian dilakukan adalah menggunakan metode blended. Penelitian ini dilakukan dengan cara  mencari dan serta memahami literatur atau yang berhubungan keamanan informasi pada media social dan penelitian pustaka. Enam poin utama yang harus dipertimbangkan saat menggunakan sistem aplikasi online terkait privasi data yaitu  keamanan dan data perlindungan, kesadaran pengguna, pengaturan kontrol, manajemen risiko, transparansi, dan etika. Perlu dibangun kepercayaan ke dalam rancangan layanan Internet, baik melalui kegiatan rancang bangun pengelolaan suatu sistem yang lebih mengedepankan user priority.  Memungkinkan, user diberikan pilihan mekanisme kontrol terhadap perlu tidaknya dalam mengungkapkan informasi pribadi dan penggunaannya. 
Strategi Identifikasi Resiko Keamanan Informasi Dengan Kerangka Kerja ISO 27005:2018 Wiyli Yustanti; Anita Qoiriah; Rahadian Bisma; Agus Prihanto
JIEET (Journal of Information Engineering and Educational Technology) Vol. 3 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jieet.v3n2.p51-56

Abstract

Penelitian ini membahas hasil kajian penerapan ISO 27001:2013 dengan melihat aspek manajemen resiko yang diatur dalam standar ISO 27005:2018. Namun demikian , karena pada dokumen standar tidak dijelaskan secara rinci bagaimana metodologi penilaian resiko sebagai proses yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan dari apa yang telah dinyatakan dalam kontrol sistem manajemen keamanan informasi (SMKI), maka digunakan pendekatan operasional dalam penilaian resiko yang disebut sebagai Factor Analysis Information Risk (FAIR). Kesimpulan yang didapatkan adalah bahwa dengan menggunakan metode FAIR, maka proses penilaian resiko yang ditetapkan dalam ISO 27005:2018 sebagai bentuk kelengkapan untuk SMKI klausul 6 pada ISO 27001:2013 dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Implementasi Awal Sistem Manajemen Keamanan Informasi pada UKM Menggunakan Kontrol ISO/IEC 27002 Rokhman Fauzi
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 2: December 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31544/jtera.v3.i2.2018.145-156

Abstract

Informasi merupakan aset organisasi yang harus dilindungi keamanannya. Sistem manajemen keamanan informasi diimplementasikan untuk melindungi aset informasi dari berbagai ancaman untuk menjamin kelangsungan usaha, meminimalisasi kerusakan akibat terjadinya ancaman, mempercepat kembalinya investasi, dan peluang usaha. Pada penelitian ini, standar internasional ISO/IEC 27001 dan analisis risiko metode OCTAVE-S digunakan dalam perancangan sistem manajemen keamanan informasi di salah satu perusahaan yang merupakan sebuah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bergerak di bidang engineering services. Sesuai dengan kondisi perusahaan, analisis risiko dilakukan menggunakan metode OCTAVE-S. Implementasi awal sistem manajemen keamanan informasi dilakukan menggunakan kontrol-kontrol pada ISO/IEC 27002. Prioritas utama hasil implementasi adalah penyusunan kebijakan dan prosedur serta peningkatan kesadaran keamanan informasi.
Tata Kelola Keamanan Informasi Pada PDAM Menggunakan ISO/IEC 27001:2013 Dan Cobit 5 Mei Lenawati; Wing Wahyu Winarno; Armadyah Amborowati - STMIK AMIKOM Yogyakarta
SPEED - Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi Vol 9, No 1 (2017): Speed 2017
Publisher : APMMI - Asosiasi Profesi Multimedia Indonwsia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (82.243 KB) | DOI: 10.55181/speed.v9i1.220

Abstract

Abstract - PDAM XYZ  is a service company for public water providers around XYZ . As a company that is already using the information system security information must be maintained. Information security governance is a solution approach that can minimize attack on information security.The aim of the research is to establish information security governance based on the requirements of information security with ISO/IEC 27001:2013 standard and COBIT 5 framework approaches. The research use mixed method with concurrent embedded strategy, which combine qualitativ and quantitative method. The conclusion of the research is improvement of the level of the level of maturity on the part of the subscription, and rekomondasi governance at the extreme-value variables.Keywords: governance, information security, ISO / IEC 27001: 2013, COBIT 5 Abstrak – PDAM XYZ  adalah perusahaan jasa penyedia air bersih untuk masyarakat sekitar XYZ . Sebagai perusahaan yang sudah menggunakan sistem informasi maka keamanan informasi harus terjaga. Tata kelola keamanan informasi adalah salah satu pendekatan yang dapat meminimalkan serangan terhadap keamanan informasi.Penelitian ini bertujuan untuk membuat tata kelola keamanan informasi sesuai dengan persyaratan SMKI ISO 27001:2013 dan kerangka kerja keamanan informasi COBIT 5. Penelitian menggunakan metode mixed method dengan strategi concurrent embedded, yaitu menggabungkan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan beberapa keluaran yaitu model referensi proses; rekomendasi proses bisnis dan struktur organisasi; dan langkah penerapan tata kelolanya. Kesimpulan yang diambil dari penelitian ini yaitu perbaikan level tingkat kematanngan pada bagian langganan, dan rekomondasi tata kelola pada variabel yang bernilai ekstrim.Kata kunci: tata kelola, kemanan informasi, ISO/IEC 27001:2013, COBIT 5 
VULNERABILITY ASSESSMENT SISTEM MANAJEMEN KEAMANAN INFORMASI e-GOVERNMENT PEMERINTAH KOTA DENPASAR I Gede Putu Krisna Juliharta; Ni Luh Putu Ning Septyarini Puja Astawa; Komang Tri Werthi
Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer Vol 8, No 2 (2022): Jurnal Teknologi Informasi dan Komputer
Publisher : LPPM Universitas Dhyana Pura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Vulnerability Assessment (VA) is one way of measuring system and network security. VA is one part of the prevention and control of information technology (IT) control, Denpasar City Government has many applications to the community that are integrated within the scope of e-government. In this study, vulnerability assessment was carried out on application service systems,amatya, and esewakadharma, the results obtained were 23 vulnerabilities for application systems, 37 vulnerabilities for theamatya system, and 34 vulnerabilities for esewakadharma services.keywords: Vulnerability assessment, server , information technologyABSTRAKVulnerability Assessment (VA) adalah salah satu cara pengukuran terhadap keamanan sistem dan jaringan. VA merupakan salah satu bagian pengendalian preventif dalam rangkaian pengendalian teknologi informasi (TI), di Pemerintah Kota Denpasar ada banyak aplikasi layanan kepada masyarakat yang terintegrasi dalam lingkup e-government. Dalam penelitian ini dilakukan pengukuran vulnerability assessment terhadap sistem layanan aplikasi, amatya, dan esewakadharma, hasil didapatkan 23 vulnerability untuk system aplikasi, 37 vulnerability untuk system amatya, dan 34 vulnerability untuk layanan esewakadharma.Kata Kunci : Vulnerability assessment, server, teknologi informasi.
Pengaruh Kesadaran Keamanan Informasi dan Privasi Jaringan Sosial Terhadap Perilaku Perlindungan Privasi pada Para Pengguna Jaringan Sosial Chris, Novita
SOURCE : Jurnal Ilmu Komunikasi Source : Jurnal Ilmu Komunikasi Volume 7 Nomor 2 Oktober 2021
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/source.v7i2.3678

Abstract

Social networks are communication media that are used for sharing information and communicating. However, the popularity of social networks's user can not cover the anxiety about the privacy of user information data. This study aims to examine the factors that influence user anxiety about data security and security behavior. This study consists of five variables, namely response efficacy, self-efficacy, security awareness, and perceived security threat as an independent variable and internet user information privacy concern, and security behavior as the dependent variable. This study is a quantitative study that collects data and distributes questionnaires. The data in the study were analyzed through structural equation modeling (SEM) techniques with the help of SPSS. From the results of the study, this study proves that user perceptions of security threats (perceived security threats) have a significant effect on user anxiety about data privacy security when accessing social networks (Internet Users' Information Privacy Concern). This research provides insight to social network users to be more selective in managing data information security in providing personal data and taking protective actions against security behavior.
Pengukuran Tingkat Kesadaran Keamanan Informasi Mahasiswa pada Pembelajaran Online Devi Nurjanah; Senie Destya
JUSTIN (Jurnal Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.4 KB) | DOI: 10.26418/justin.v10i1.44362

Abstract

Tahun 2020 hingga sekarang menjadi tahun dimana teknologi semakin dibutuhkan karena adanya Corona Virus Disease yang mengharuskan seluruh instansi terkait pendidikan melakukan pembelajaran secara online. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat kesadaran keamanan informasi mahasiswa yang melakukan aktifitas online menggunakan platform seperti zoom, google meet, dll dan mengedukasi mahasiswa melalui feedback kuisioner secara online. Pengukuran masalah ini dilakukan melalui 3 dimensi kesadaran yaitu attitude, behavior, dan knowledge yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran, dengan demikian dapat difomulasikan tindakan yang harus dilakukan agar mengedukasi yang kurang dan mempertahankan yang sudah baik dari hasil presentase akhir. Penelitian ini menggunakan metode Multiple Criteria Decision Analysis (MCDA) dan pengumpulan data menggunakan metode kuisioner google form. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesadaran keamanan informasi mahasiswa berada pada level “sedang” dengan total nilai 66%. Perlu mempertahankan dimensi knowledge yang sudah baik dan memberikan perhatian khusus pada dimensi attitude dan behavior.

Page 43 of 131 | Total Record : 1304