Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

Analisis Tata Kelola Keamanan Sistem Informasi Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Menggunakan Cobit 5 Lenny Ramadhona, Tata Sutabri2
Economics and Digital Business Review Vol. 4 No. 2 (2023): February - July
Publisher : STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/ecotal.v4i2.936

Abstract

Rumah sakit memerlukan dukungan sistem keamanan informasi rumah sakit (SIM-RS). Permasalahan yang ada di RS Polri Bhayangkara Palembang adalah pengetahuan manajemen keamanan yang belum memadai. Penelitian ini menggunakan COBIT 5 sebagai kerangka evaluasi karena COBIT merupakan salah satu praktik terbaik dalam manajemen bisnis. Pengukuran pada penelitian ini meliputi metode EDM03, APO12, APO13, APO14 dan DSS05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kapasitas Manajemen RS Polri Palembang berada pada Level 3 (Makna), dan permasalahan utamanya adalah perbedaan proses pengelolaan, pelayanan pengamanan (DSS05) dan penetapan perbedaan di antara mereka masing-masing. proses. 1 tingkat lebih rendah dari yang diharapkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan saran untuk meningkatkan manajemen keamanan SIM-RS di RS Bhayangkara Palembang.
Manajemen Penggunaan Sistem Informasi dalam Pertahanan dan Keamanan St. Nurhayati Azis; Abdillah Ala Sabnur; Fitri Hasrianti; Satriani Satriani
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i3.6163

Abstract

Artikel ini membahas tentang system informasi dalam pertahan dan keamanan, dimana Informasi merupakan aset yang strategis bagi setiap organisasi.Inilah yang menyebabkan mengapa banyak pemerintahan ataupun badan tertentu menghabiskan jutaan bahkan miliaran dollar untuk mendapatkan informasi mengenai segala sesuatu yang berkaitan dengan ancaman potensial bagi keamanan mereka.Tanpa informasi yang tepat dapat menyebabkan kegagalan khususnya dalam bidang pertahanan, sehingga kemampuan untuk menyediakan informasi potensial merupakan faktor yang sangat menentukan dari kekuatan pertahanan suatu negara. Sistem komunikasi beperan penting dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara.Terutama jika satelit digunakan untuk keperluan intelijen, pencitraan dan reconnaissance. Diperlukan adanya sistem komunikasi satelit yang selalu siap sedia, mumpuni tanpa bergantung pada satelit pihak ketiga. Berdasarkan teori informasi yang dikemukakan Sun Tzu, keamanan informasi sangat menentukan menang dan kalahnya sebuah pertempuran. Karena dengan informasi, strategi, taktik dan teknik operasional dibangun. Kata Kunci: system Informasi, Pertahanan, Keamanan
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO BERBASIS ISO 27001 PADA ASPEK KEAMANAN SISTEM INFORMASI PADA PERUSAHAAN TOKOPEDIA Derliana; Yulhendri
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 2 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i2.907

Abstract

Keamanan data elektronik menjadi hal yang sangat penting di perusahaan penyedia jasa teknologi informasi (TI) maupun industri lainnya, seperti perusahaan export import, tranportasi, lembaga keuangan, pendidikan, pemberitaan, hingga perbankan yang menggunakan fasilitas TI dan menempatkannya sebagai infrastruktur kritikal (penting). Informasi atau data adalah aset bagi perusahaan. Keamanan data secara tidak langsung dapat memastikan kontinuitas bisnis, mengurangi resiko, mengoptimalkan return on investment dan mencari kesempatan bisnis.Dalam era digital yang semakin maju, perusahaan seperti Tokopedia menjadi semakin bergantung pada sistem informasi yang canggih dan terintegrasi. Sistem informasi memainkan peran kunci dalam operasional perusahaan, pengolahan data pelanggan, dan transaksi bisnis. Namun, seiring dengan kemajuan teknologi, risiko keamanan informasi semakin meningkat. Ancaman seperti serangan siber, peretasan, kebocoran data, dan gangguan layanan dapat mengakibatkan dampak serius pada perusahaan, termasuk kerugian finansial dan kerusakan reputasi. Untuk mengatasi risiko ini, manajemen risiko berbasis ISO 27001 telah menjadi acuan internasional yang diakui secara luas. Standar ini memberikan panduan dan kerangka kerja yang komprehensif untuk mengelola keamanan sistem informasi. dengan perkembangan teknologi dan ancaman keamanan yang terus berkembang.
Pengaruh Kebermanfaatan, Kemudahan, Keamanan, Serta Kepuasan Pengguna Dan Kesiapan Teknologi Informasi Terhadap Penggunaan E-Filing Pada Wajib Pajak Polri Indira Puspasari; Baihaqi Baihaqi
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol 7 No 3 (2024): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/costing.v7i3.8207

Abstract

E-Filing is a way of submitting tax returns and submitting renewal notices for both periodic and annual tax returns electronically which are carried out online and in real time through an Application Service Provider (ASP). This study aims to determine the factors that influence the use of e-filing for police taxpayers. The variables used in this study are the dependent variable, namely the use of e-filing, while the independent variables are usefulness, convenience, security, user satisfaction, and information technology readiness. The data used in this study are primary data using a questionnaire. Respondents are individual taxpayers in police officers who report tax returns using e-filing with puposive sampling or authoritative sampling methods. The population in this study were police taxpayers. The sample used in this study was 150 respondents. Descriptive statistical test, validity test, reliability test, normality test, heteroscedasticity test, multicolinerity test, determination coefficient test, f statistical test, t statistical test, hypothesis testing used in this study is multiple linear regression analysis. The results of this study indicate that: 1) Benefit has a positive effect on the use of e-filing 2) Ease has a positive effect on the use of e-filing 3) Security has a positive effect on the use of e-filing 4) User satisfaction has a positive effect on the use of e-filing 5) Readiness of technology and information has no effect on the use of e-filing. Keywords : E-Filing, Usefulness, Convenience, Security, User Satisfaction, Technology And Information Readiness.
Pengaruh Persepsi Kegunaan, Kemudahan, Keamanan dan Kerahasiaan, serta Kesiapan Teknologi Informasi terhadap Minat Wajib Pajak untuk Menggunakan EFiling Sri Murti Ningsih; Andi Kusumawati; Agus Bandang
Akrual: Jurnal Bisnis dan Akuntansi Kontemporer VOLUME 15 NOMOR 2, JULI 2022
Publisher : Accounting Department, Faculty of Economics and Business, Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/akrual.v15i2.21752

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh persepsi kegunaan, kemudahan dan kerahasiaan, serta kesiapan teknologi informasi terhadap minat wajib pajak untuk menggunakan E-filingyang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Bulukumba. Penentuan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling dan menggunakan data primer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linear berganda. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 99 orang responden sebagai wajib pajak yang terdaftar dikantor Pelayanan Pajak Pratama Kabupaten Bulukumba. Berdasarkan hasil pengujian, persepsi kegunaan, kemudahan dan kerahasiaan, serta kesiapan teknologi informasi secara persial berpengaruh terhadap minat wajib pajak untuk menggunakan E-filing. Secara bersama-sama persepsi kemudahan dan kerahasiaan, serta kesiapan teknologi informasi berpengaruh dan signifikan terhadap minat wajib pajak untuk menggunakan E-filing sedangkan untuk persepsi kegunaan tidak berpengaruh signifikan terhadap minat wajib pajak untuk menggunakan E-filing.
TATA KELOLA REKAM MEDIS BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PENANGANAN KERAHASIAAN DAN KEAMANAN DATA PASIEN DENGAN METODE KRIPTOGRAFI Sarce Joel, Aellen; Abdussalaam, Falaah; Yunengsih, Yuyun
Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Vol. 4 No. 3 (2023): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jimik.v4i3.287

Abstract

Confidentiality and security of patient data in hospitals is very important and data protection is mandatory. In this study, a problem was found, namely that there was no guarantee of protecting the security and confidentiality of patient data which allowed the data to leak. This study aims to design an information technology-based medical record governance system to maintain the confidentiality and security of patient data. The research technique uses a qualitative methodology with a descriptive approach and collects data through observation, interviews and literature studies. While the waterfall method is used to develop the system through the stages of needs analysis, design, implementation and testing. The system design was carried out using Microsoft Visual Studio 2010 which was implemented using the AES (Advanced Encryption Standard) Rijndael cryptography algorithm. The results of the research that has been done are obtained that the existence of information technology-based medical record governance in handling the confidentiality and security of patient data using AES cryptography can increase the confidentiality and security of patient data in medical record management.
PERLINDUNGAN KONSUMEN ATAS RISIKO KEAMANAN INFORMASI DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE Nanin Koeswidi Astuti; Robertus Nugroho Perwiro Atmojo
Honeste Vivere Vol 32 No 2 (2022): JULI
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55809/hv.v32i2.135

Abstract

This article analyzes consumer protection against the occurrence of information security risks in electronic transactions. The purpose of this article is to determine the risk relationship between the legal terms of agreement in e-commerce transactions and the terms of sale and purchase as regulated in the Civil Code, while regarding the risk of consumer information security in e-commerce. -Trade transaction agreements in order to provide for the parties, the ITE Law has regulated the system regulated in Article 20 paragraph (1) with a double-click system, so that the conditions for the validity of the agreement are for parties who have good intentions in the agreement. For e-commerce transactions that have high economic value, such as transactions worth tens to hundreds of millions of rupiah, the checks and balances mechanism can be considered as a safety net or a way to reduce risks arising from losses suffered by consumers.
Pentingnya Sosialisasi Guna Meningkatkan Pemahaman Keamanan Informasi di Kelurahan Serua, Depok Syahrul Salam; Ali Zhafir Talmullah; Rahmadini Agung Ayu Utami
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 10 : November (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid development of digitalization has had an impact on the rise of crime in cyberspace. Technological sophistication that allows the free exchange of information via internet networks allows criminal acts on the internet or cyberspace to become increasingly diverse. The large number of crimes committed by criminals using computer technology and internet networks means that socialization is considered important to build public awareness. People who understand information security can protect their personal information and prevent misuse of information in cyberspace. The method used in this service through outreach is Community Based Research (CBR) which involves the active role of students and lecturers by including the help of community organization groups. The outreach carried out by the service team aims to increase participants' understanding of the importance of maintaining information security. This outreach is useful for minimizing the potential for spreading detrimental information. The results of the evaluation of socialization activities show an increase in participants' understanding and awareness of the importance of being careful in disseminating various information on the internet, both personal information and news information. In this way, the service team hopes that the material presented to participants in the socialization activities will be applied in everyday life and make them more careful and critical in using various information in cyberspace.
PENGEMBANGAN SISTEM KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN METODE KRIPTOGRAFI 3DES DAN STEGANOGRAFI RANDOM BYTE POSITION ENCODING PADA AUDIO Ely Setyo Astuti; Meyti Eka Apriyani; Mochamad Resa Qulyubi
Jurnal Informatika Polinema Vol. 4 No. 2 (2018): Vol 4 No 2 (2018)
Publisher : UPT P2M State Polytechnic of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/jip.v4i2.154

Abstract

Salah satu upaya dalam menjamin keamanan dan keutuhan dari suatu data adalah proses penyandian. Sistem pengamanan pesan dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi kriptografi. Selain itu, dikenal juga teknologi steganografi yang merupakan seni menyembunyikan pesan rahasia ke dalam suatu media sehingga tidak ada yang mengetahui atau menyadari selain pengirim dan penerima bahwa terdapat sebuah pesan rahasia. Dalam skripsi ini, sebuah “Sistem Keamanan Informasi Menggunakan Metode Kriptografi 3DES dan Steganografi Random Byte Position Encoding pada Audio” dikembangkan dalam upaya menjamin keamanan dan keutuhan data. Implementasi steganografi akan disertai dengan penerapan kriptografi berupa enkripsi dan dekripsi. Teknik kriptografi yang akan digunakan adalah 3DES. Langkah pengamanan informasi dilakukan dengan enkripsi terhadap teks atau image terlebih dahulu menggunakan metode 3DES yang selanjutnya akan disisipkan menggunakan metode random byte posistion encoding. Hasil dari implementasi kriptografi dan steganografi ini mengandung noise yang terdengar secara langsung ketika media dijalankan di pemutar musik. Hasil dari 28 kali pengujian pada proses penyisipan menghasilkan tingkat keberhasilan 86% dan kegagalan penyisipan 14% yang disebabkan oleh kapasitas audio. Pengujian mendapatkan analisa dari tingkat keberhasilan proses enkripsi dan proses dekripsi, kecepatan proses, perubahan audio, dan media pengiriman yang digunakan. Perubahan audio pada penyisipan gambar mendapat rentang pebedaan RMS volume antara sebelum dan sesudah penyisipan sebesar 0,01 dB hingga 3,02 dB. Metode Kriptografi 3DES dan Steganografi Random Byte Position Encoding disimpulkan dapat mengamankan dengan baik dan memberikan hasil dekripsi dengan kecocokan 100% dengan pesan asli.
Kebijakan Visa Indonesia: Keamanan, Dampak, Peluang, Tantangan dan Teknologi Informasi Anshari, Afif Nur; Noviarini, Nurina; Chandra, Luqman Nur; Mayline, Hardika; Ariani S, Atika
Jurnal Kajian Stratejik Ketahanan Nasional Vol. 5, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

A visa is an authorization for an individual to travel to the country issuing the visa before get a residence permit. Given the importance of the visa function for the State in controlling and supervising the entry and stay of foreigners to enter the territory of a country, it is deemed necessary to further elaborate on visa policies in Indonesia. This research uses a qualitative approach which is research that aims to observe, investigate and describe the development of visas in Indonesia so that it can be found in the field how the development of visas in Indonesia both in terms of state security, impacts and opportunities as well as challenges that can occur as well as the use of information technology in support the visa policy and see best practices in visa policies in other countries as an overview and input for the development of visa policies in Indonesia. Keywords: Visa Policy, State Control, State Security, Information Technology

Page 70 of 131 | Total Record : 1304