Filter By Year

1945 2024


Found 1,304 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

ANALISIS RISIKO KEAMANAN TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN OCTAVE ALLEGRO Hidayatul Ikhsan; Nanda Jarti
Jurnal Responsive Teknik Informatika Vol. 2 No. 01 (2018): JR : Jurnal Responsive Teknik Informatika
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/jr.v2i01.224

Abstract

Informasi merupakan aset yang penting bagi lembaga perguruan tinggi yang harus dilindungi dan diamankan, sehingga jaminan ketersediaan informasi yang aman dan terpercaya dapat digunakan bagi lingkungan eksternal maupun internal. Saat ini belum banyak perguruan tinggi yang melakukan penilaian risiko terhadap sistem informasi yang digunakan. Dengan demikian jika terdapat gangguan pada sistem informasi maka dapat mengganggu keberlangsungan dari proses lembaga yang bersangkutan. Risiko merupakan sebuah kejadian yang tidak diinginkan dimana dihasilkan dari sebuah kejadian atau peristiwa sehingga berdampak merugikan dan hasilnya tidak pasti. Dalam mengidentifikasi dan mengevaluasi dari risiko keaman sebuah aset informasi dapat digunakan metode OCTAVE allegro untuk memberikan gambaran penanganan dari risiko sistem yang terjadi. Hasil dari penilaian risiko ini hanya sampai tahapan ketiga yaitu menentukan Identify Threats dimana tahap pertama estabilsh drivers, yaitu menetapkan apa yang menjadi arahan organisasi. Tahap kedua Membuat profile assets, yaitu membuat profil aset yang telah dimiliki organisasi. Tahap ketiga identify threats, yaitu mengidentifikasi ancaman untuk setiap aset informasi dalam kontek wadahnya.
Analisis tingkat kesiapan keamanan informasi menggunakan indeks kami 4.2 pada Politeknik Negeri Ketapang Darmanto, Darmanto; Muhammad, Ar-Razy; Rustiarni, Rustiarni
Informasi Interaktif : Jurnal Informatika dan Teknologi Informasi Vol 9 No 1 (2024): JII Volume 9, Number 1, Januari 2024
Publisher : Program Studi Informatika Fakultas Teknik Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jii.v9i1.40

Abstract

In the era of information technology advancement, educational institutions, including Ketapang State Polytechnic, are increasingly relying on innovation by implementing information systems to maintain the smooth running of academic services and learning processes, especially in the midst of the Covid-19 pandemic. However, the extent to which the information security of these innovations has been maintained is still a question. This research aims to analyse the gap by conducting an assessment using the Information Security Index (ISI) 4.2, referring to the ISO 27001 standard, at Politeknik Negeri Ketapang. Although information technology has been integrated into operations at Politeknik Negeri Ketapang, the lack of in-depth analysis of information security brings uncertainty regarding the level of compliance with information security management standards. This research provides an in-depth analysis of governance, risk management, technology management, infrastructure, information security technology, and data protection. The results of this study not only provide an overview of the maturity level of information security at Politeknik Negeri Ketapang, but also provide concrete recommendations to improve the identified weaknesses. Analysis results based on KAMI Index 4.2 Ketapang State Polytechnic achieved a score of 16 with a high category out of a total of 50 in the use of Electronic Systems, signifying significant integration in business processes. The overall evaluation of the KAMI Index reached 453 out of 645, at level II-II+, indicating fulfilment of the Basic Framework for information security. Although compliant with information security management, there is a need for improved security measures, better supervision, and increased awareness of responsibility on the part of managers. Urgent improvements are required.  
Penyusunan Arsitektur SPBE di Pemerintah Kota Cimahi pada Fungsi Aplikasi Informatika dan Keamanan Informasi Menggunakan TOGAF ADM dan Framework Arsitektur SPBE Nasional Salman Alfarisi, Dhiaulhaq; Hanafi, Ridha; Nurtrisha, Widyatasya Agustika
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i11.31361

Abstract

Perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang pesat telah mendorong Pemerintah Indonesia untuk menerapkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) atau E-Government guna mendukung transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. SPBE memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk memberikan layanan yang lebih efektif kepada instansi pemerintah, pegawai negeri, pelaku bisnis, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Cimahi, sebagai perangkat daerah yang menangani urusan komunikasi, informatika, persandian, dan statistik, menghadapi sejumlah tantangan meskipun telah mengimplementasikan SPBE. Tantangan tersebut terutama terletak pada optimalisasi aplikasi informatika dan keamanan informasi yang belum berjalan secara maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun arsitektur enterprise menggunakan kerangka kerja TOGAF ADM yang diselaraskan dengan Peraturan Presiden No. 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional. Fokus utama penelitian ini adalah pada fungsi aplikasi informatika dan keamanan informasi di Pemerintah Kota Cimahi. Melalui metode kualitatif dan sistematis, penelitian ini menganalisis arsitektur yang ada, mengidentifikasi kesenjangan, dan merancang arsitektur SPBE yang lebih optimal. Hasil penelitian berupa rancangan arsitektur targeting yang mencakup langkah-langkah optimalisasi aplikasi informatika dan peningkatan keamanan informasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi arsitektur yang diusulkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi dalam layanan publik serta administrasi pemerintahan. Selain itu, rancangan ini memastikan integrasi yang lebih baik antar perangkat daerah di Kota Cimahi. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kerangka arsitektur enterprise yang terstruktur, seperti TOGAF ADM dan Peraturan Presiden No. 132 Tahun 2022, dapat menjadi pendekatan strategis untuk mengatasi tantangan dalam implementasi SPBE.
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN KEAMANAN INFORMASI MENGGUNAKAN PEMODELAN SISTEM DINAMIK Martantoh, Eko
Jurnal Informatika SIMANTIK Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Informatika SIMANTIK
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Panca Sakti Bekasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Penanganan pengelolan keamanan informasi merupakan hal yang mutlak dilakukan pada organisasi yang memiliki sistem informasi dalam menunjang operasional organisasi. Sistem informasi yang terdiri dari aset baik perangkat lunak maupun perangkat keras yang mengelola data dan informasi yang tersebar melalui jaringan dan internet, menjadikannya rentan terhadap ancaman. Oleh karena itu dibutuhkan investasi dan biaya untuk mengamankannya. Biaya yang dikeluarkan untuk keperluan ini tidaklah kecil, tetapi pengeluaran investasi dan biaya keamanan informasi yang dilakukan perlu penanganan yang serius agar lebih efektif dan tepat sasaran. Model Sistem Dinamik digunakan untuk mengevaluasi alternatif strategi untuk menunjukkan efektifitas investasi dan biaya pengelolaan keamanan informasi melalui simulasi perubahan kebijakan. Sistem dinamik adalah metode untuk menggambarkan model dan manganalisis sistem yang bersifat dinamis dan komplek, yang terdiri dari variabel yang saling mempengaruhi dalam bentuk hubungan sebab-akibat dan umpan balik antar variabel baik yang bersifat menguatkan atau memberi keseimbangan. Simulasi menggunakan model sistem dinamik pada penelitian ini menggambarkan bahwa pengelolaan penilaian resiko yang diikuti oleh usaha pengurangan kerentanan memiliki dampak yang sangat besar terhadap pengelolaan keamanan informasi. Dengan membuat perbedaan nilai variabel probabiltas pengurangan kerentanan, maka hal ini memberikan pilihan alternatif dalam investasi pengelolaan resiko keamanan informasi untuk mencapai efektifitas keseluruhan biaya yang dikeluarkan pada pengelolaan keamanan informasi.
Urgensi Manajemen Keamanan dan Pengendalian Sistem Informasi bagi UMKM di Indonesia Mahendra Adhi Nugroho; Agatha Yerika Septininditya; R. Andro Zylio Nugraha
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 4 No. 3 (2024): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v4i3.1373

Abstract

In today's digital era, Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) are one of the important components in the national and global economy. In the context of MSMEs in Indonesia, managing and controlling information system security is a very important thing to pay attention to. This article discusses the urgency of steps that need to be taken to support the growth of MSMEs in Indonesia. The method used in this research is descriptive qualitative method. The approach used is library research. Based on the results of the literature study, it was found that the management and control of information systems really need to be applied to MSMEs in Indonesia. This is because threats to information systems and technology in MSMEs are unavoidable conditions. Generally, MSMEs already know this, but they have only taken the most basic information system management and control actions, and there are still many MSMEs that have not taken information system management and control actions.
PERAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM PENGAPLIKASIAN ENKRIPSI TERHADAP PENINGKATAN KEAMANAN PERUSAHAAN T. Zakil Mubarak; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 9 (2024): NOVEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) dirancang untuk mengumpulkan data akuntansi, yang memungkinkan akuntan dan manajer bisnis untuk membuat keputusan yang lebih tepat. Dengan adanya sistem yang efektif, produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan, pelayanan pelanggan menjadi lebih baik, dan proses pengambilan keputusan menjadi lebih mudah.. Keamanan data berarti perlindungan data dari bahaya yang  mungkin terjadi dalam upaya untuk mempertahankan operasi perusahaan, mengurangi tingkat  risiko dan mempercepat investasi dan peluang bisnis. Artikel ini bertujuan untuk membahas peran sistem informasi akuntansi dalam pengaplikasian enkripsi untuk meningkatkan keamanan perusahaan. Enkripsi dapat menjaga kerahasiaan, integritas, dan keamanan data yang dikelola oleh SIA. Untuk mencapai tujuan dari artikel ini, seluruh informasi yang disajikan diperoleh melalui sumber-sumber yang terpercaya, seperti jurnal ilmiah, buku referensi, serta artikel-artikel yang tersedia di internet.
SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENANGANI FRAUD: STUDI LITERATUR TENTANG KEAMANAN DATA DAN PENGENDALIAN KEUANGAN Raja Irama Pujangga; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memainkan peran penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan, namun juga menjadi sasaran potensi fraud yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran SIA dalam menangani fraud dengan fokus pada keamanan data dan pengendalian keuangan. Melalui tinjauan literatur yang mengkaji berbagai penelitian terkait, ditemukan bahwa SIA dapat mencegah dan mendeteksi fraud dengan mengintegrasikan teknologi keamanan data seperti enkripsi dan autentikasi multi-faktor, serta pengendalian internal yang meliputi pemisahan tugas, pembatasan akses, dan audit berkala. Penelitian ini juga menemukan bahwa teknologi modern seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain dapat meningkatkan efektivitas SIA dalam mendeteksi kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pengendalian internal dan sistem keamanan dalam SIA dapat secara signifikan mengurangi risiko fraud dan meningkatkan transparansi laporan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, rekomendasi utama dari penelitian ini adalah perusahaan perlu memperbarui dan meningkatkan SIA mereka dengan teknologi terkini serta meningkatkan pelatihan bagi pengguna sistem.
ANALISIS JAMINAN KUALITAS SISTEM KEAMANAN SIBER PADA SISTEM INFORMASI : SEBUAH STUDI LITERATUR Nenden Eva; Rahma Karina; Septiya Mutiara; RD. Rohmat Saedudin
SITEKNIK: Sistem Informasi, Teknik dan Teknologi Terapan Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14715042

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini yang semakin pesat, diiringi dengan serangan siber yang semakin marak terjadi pada sektor publik atau pemerintahan. Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah kerugian materi maupun kerusakan infrastruktur atau informasi suatu organisasi, untuk mencegah ancaman siber tersebut, dibutuhkan penjaminan kualitas untuk melindungi informasi dengan melakukan penjagaan terhadap data agar tidak mudah diakses oleh orang yang tidak berkepentingan atau informasi yang disimpan masih terjaga keaslian dan kerahasiaannya. Penjagaan serangan siber dilakukan dengan menggunakan arsitektur TISA (Trust Information Security Architecture) yang terdiri dari tahapan perlindungan data, aturan keamanan informasi, dan prosedur keamanan. Penerapan arsitektur tersebut diselaraskan dengan kriteria kualitas pada sistem untuk menjamin keamanan yang baik berdasarkan framework penjaminan keamanan yang disesuaikan dengan permasalahan keamanan yang terjadi.
Analisis Keamanan Infrastruktur Teknologi Informasi dalam Menghadapi Ancaman Cybersecurity Omer Hoshmand, Mohammad; Ratnawati , Suci
Applied Information Technology and Computer Science (AICOMS) Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/aicoms.v2i2.1253

Abstract

In the ever-growing digital era, Information Technology (IT) infrastructure security has become an urgent need. Cybersecurity threats are increasingly complex and diverse, requiring organizations to adopt a proactive approach to protecting systems and data. This research aims to conduct an IT infrastructure security analysis and identify effective strategies in dealing with cyber security threats. The research method used is literature study, with a focus on the latest literature discussing cyber security, IT infrastructure and related technologies. The analysis was conducted to evaluate commonly used security frameworks and identify current trends, challenges and solutions in addressing cybersecurity threats. The research results show that successful IT infrastructure security requires a holistic approach that includes technical aspects, policies and human resource training. Regular software updates, implementation of advanced security technologies, and proactive monitoring can help reduce the risk of cyber threats. In addition, strict security policies and ongoing training for personnel are key to mitigating risks.
Keamanan Sistem Informasi Pemilu Melalui Computer Security Incident Response Team (Csirt) Pemilu Serentak 2024 Ricky Febriansyah; Ana Husnayanti
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 3 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v3i4.9

Abstract

The General Elections Commission together with the National Cyber ​​and Crypto Agency (BSSN)  formed a Computer Security Incident Response Team (CSIRT) to secure information systems supporting elections  from cybercrimes. With a SWOT      (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) analysis approach, this study aims to determine: 1). Causes of information systems  are often attacked; 2). obstacles to preventing election information system crimes; 3). As a result of unstoppable cyber attacks;  4). KPU-CSIRT implementation solutions; 5). Potential problems with the implementation of KPU-CSIRT; and 6). CSIRT implementation strategy.  This study uses a qualitative approach with data collection methods through observation and document study. The results of research on  election information systems are often attacked due to the weakness of KPU cyber security and human factors. the implementation of CSIRT  faces several potentials such as human resources, budget and infrastructure, the threat of election and election hoax news, especially  the information system output that is applied, the implementation of the General Election Commission Regulation Number 5 of 2021 concerning  the Implementation of an Electronic-Based Government System can be a reference in the implementation of CSIRT. The KPU-CSIRT strategy can  be carried out from the KPU to the Provincial KPU and Regency/Regional KPU even at the ad hoc level. It is hoped that with this program,  the application of the information system developed by the KPU can maintain public confidence in the legitimate election results.

Page 84 of 131 | Total Record : 1304