Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DALAM MENANGANI FRAUD: STUDI LITERATUR TENTANG KEAMANAN DATA DAN PENGENDALIAN KEUANGAN Raja Irama Pujangga; Rayyan Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 6 (2024): Desember 2024 - Januari 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem Informasi Akuntansi (SIA) memainkan peran penting dalam pengelolaan keuangan perusahaan, namun juga menjadi sasaran potensi fraud yang merugikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran SIA dalam menangani fraud dengan fokus pada keamanan data dan pengendalian keuangan. Melalui tinjauan literatur yang mengkaji berbagai penelitian terkait, ditemukan bahwa SIA dapat mencegah dan mendeteksi fraud dengan mengintegrasikan teknologi keamanan data seperti enkripsi dan autentikasi multi-faktor, serta pengendalian internal yang meliputi pemisahan tugas, pembatasan akses, dan audit berkala. Penelitian ini juga menemukan bahwa teknologi modern seperti kecerdasan buatan (AI) dan blockchain dapat meningkatkan efektivitas SIA dalam mendeteksi kecurangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan pengendalian internal dan sistem keamanan dalam SIA dapat secara signifikan mengurangi risiko fraud dan meningkatkan transparansi laporan keuangan perusahaan. Oleh karena itu, rekomendasi utama dari penelitian ini adalah perusahaan perlu memperbarui dan meningkatkan SIA mereka dengan teknologi terkini serta meningkatkan pelatihan bagi pengguna sistem.
ANALISIS JAMINAN KUALITAS SISTEM KEAMANAN SIBER PADA SISTEM INFORMASI : SEBUAH STUDI LITERATUR Nenden Eva; Rahma Karina; Septiya Mutiara; RD. Rohmat Saedudin
SITEKNIK: Sistem Informasi, Teknik dan Teknologi Terapan Vol. 1 No. 2 (2024): July
Publisher : RAM PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.14715042

Abstract

Perkembangan teknologi informasi saat ini yang semakin pesat, diiringi dengan serangan siber yang semakin marak terjadi pada sektor publik atau pemerintahan. Serangan tersebut mengakibatkan sejumlah kerugian materi maupun kerusakan infrastruktur atau informasi suatu organisasi, untuk mencegah ancaman siber tersebut, dibutuhkan penjaminan kualitas untuk melindungi informasi dengan melakukan penjagaan terhadap data agar tidak mudah diakses oleh orang yang tidak berkepentingan atau informasi yang disimpan masih terjaga keaslian dan kerahasiaannya. Penjagaan serangan siber dilakukan dengan menggunakan arsitektur TISA (Trust Information Security Architecture) yang terdiri dari tahapan perlindungan data, aturan keamanan informasi, dan prosedur keamanan. Penerapan arsitektur tersebut diselaraskan dengan kriteria kualitas pada sistem untuk menjamin keamanan yang baik berdasarkan framework penjaminan keamanan yang disesuaikan dengan permasalahan keamanan yang terjadi.
Analisis Keamanan Infrastruktur Teknologi Informasi dalam Menghadapi Ancaman Cybersecurity Omer Hoshmand, Mohammad; Ratnawati , Suci
Applied Information Technology and Computer Science (AICOMS) Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58466/aicoms.v2i2.1253

Abstract

In the ever-growing digital era, Information Technology (IT) infrastructure security has become an urgent need. Cybersecurity threats are increasingly complex and diverse, requiring organizations to adopt a proactive approach to protecting systems and data. This research aims to conduct an IT infrastructure security analysis and identify effective strategies in dealing with cyber security threats. The research method used is literature study, with a focus on the latest literature discussing cyber security, IT infrastructure and related technologies. The analysis was conducted to evaluate commonly used security frameworks and identify current trends, challenges and solutions in addressing cybersecurity threats. The research results show that successful IT infrastructure security requires a holistic approach that includes technical aspects, policies and human resource training. Regular software updates, implementation of advanced security technologies, and proactive monitoring can help reduce the risk of cyber threats. In addition, strict security policies and ongoing training for personnel are key to mitigating risks.
Keamanan Sistem Informasi Pemilu Melalui Computer Security Incident Response Team (Csirt) Pemilu Serentak 2024 Ricky Febriansyah; Ana Husnayanti
Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan Vol 3 No 4 (2024): Desember 2024
Publisher : PT Polstac Repositori Riset

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65974/jiposster.v3i4.9

Abstract

The General Elections Commission together with the National Cyber ​​and Crypto Agency (BSSN)  formed a Computer Security Incident Response Team (CSIRT) to secure information systems supporting elections  from cybercrimes. With a SWOT      (Strength, Weakness, Opportunities, Threats) analysis approach, this study aims to determine: 1). Causes of information systems  are often attacked; 2). obstacles to preventing election information system crimes; 3). As a result of unstoppable cyber attacks;  4). KPU-CSIRT implementation solutions; 5). Potential problems with the implementation of KPU-CSIRT; and 6). CSIRT implementation strategy.  This study uses a qualitative approach with data collection methods through observation and document study. The results of research on  election information systems are often attacked due to the weakness of KPU cyber security and human factors. the implementation of CSIRT  faces several potentials such as human resources, budget and infrastructure, the threat of election and election hoax news, especially  the information system output that is applied, the implementation of the General Election Commission Regulation Number 5 of 2021 concerning  the Implementation of an Electronic-Based Government System can be a reference in the implementation of CSIRT. The KPU-CSIRT strategy can  be carried out from the KPU to the Provincial KPU and Regency/Regional KPU even at the ad hoc level. It is hoped that with this program,  the application of the information system developed by the KPU can maintain public confidence in the legitimate election results.
Faktor Keamanan Informasi dan Strategi Implementasi dalam Meningkatkan Adopsi E-Government di Sektor Publik Negara Berkembang: Tinjauan Literatur Febrianty, Devi; Hilman, Muhammad; Yazid, Setiadi
The Indonesian Journal of Computer Science Vol. 13 No. 6 (2024): The Indonesian Journal of Computer Science
Publisher : AI Society & STMIK Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33022/ijcs.v13i6.4531

Abstract

The development of e-government is increasingly prioritized in developing countries as part of digital transformation efforts to improve the quality of public services. However, challenges such as low adoption rates, public trust issues, and weak information security persist. This research aims to comprehensively identify information security factors influencing e-government adoption in developing countries and propose implementation strategies. The approach used is a combination of systematic literature review and snowballing technique. We categorized security factors using the Technology, Organization, and Environment (TOE) framework to aid analysis and strategy formulation. Findings show that non-technical factors, particularly organizational and environmental aspects (41% each), dominate over technical factors (18%). These results highlight the importance of strengthening security policies, risk management, and data protection regulations by the government, as well as efforts to improve public perception of information security. This research provides theoretical contributions through a TOE-based framework and practical strategies to increase e-government adoption.
EVOLUSI PERANGKAT LUNAK DALAM MENINGKATKAN ASPEK KEANDALAN & KEAMANAN PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DAN MANAJEMEN BISNIS WEBERP BERDASARKAN ISO/IEC 25010 Haryadi , Nur
Ekobis Journal of Economy and Business Vol. 1 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Universitas Moch. Sroedji Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70079/ekobis.v1i2.65

Abstract

Sistem Informasi webERP adalah perangkat lunak berbasis web yang bersifat open source / sumber terbuka yang dikembangkan oleh sebuah komunitas untuk bisnis skala kecil dan menengah sehingga pelaku bisnis skala kecil dan menengah bisa mendapatkan sebuah sistem dengan budget terjangkau bahkan gratis. Karena bersifat open source / sumber terbuka webERP memiliki beberapa vulnerability / kerentanan terutama dari aspek keamanan. Oleh sebab itu tujuan dari penulisan ini adalah menambahkan kode program agar SQL injection pada CVE-2018-19436 terkait vulnerability / kerentanan tertutup dan sesuai dengan standar ISO / IEC 25010 untuk mencegah kebocoran data pada sebuah unit usaha yang menggunakan sistem informasi webERP.
KEAMANAN SISTEM INFORMASI PADA ERA MODERN Annisa Hafsah; Muhammad Irwan Padli Nasution
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 10 No. 9 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v10i9.7401

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi beberapa teknologi baru dan metode yang efektif dalam meningkatkan keamanan sistem informasi, terutama di era modern yang rentan dengan ancaman siber yang semakin canggih. Teknologi enkripsi digunakan untuk melindungi kerahasiaan data, baik dalam penyimpanan maupun saat transmisi, sementara autentikasi multifaktor (MFA) menambahkan lapisan keamanan pada proses otentikasi pengguna. Selain itu, pendekatan arsitektur Zero Trust diterapkan untuk menghilangkan kepercayaan implisit dalam jaringan dan mengamankan akses ke semua sumber daya secara ketat. Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan deteksi anomali dan pencegahan serangan siber secara proaktif, dengan algoritma yang mampu mengenali pola serangan yang mencurigakan dalam waktu nyata. Di sisi lain, teknologi blockchain memberikan perlindungan tambahan terhadap integritas dan transparansi data, yang sangat bermanfaat untuk menjaga keaslian catatan dan mengamankan jejak audit. Dengan menganalisis keunggulan, tantangan, dan dampak implementasi dari setiap teknologi, penelitian ini memberikan wawasan dan rekomendasi yang dapat mendukung organisasi dalam mengelola risiko keamanan siber secara lebih efektif dan adaptif terhadap perkembangan ancaman di era digital.
Penerapan Logika dan Algoritma Pemrograman untuk Meningkatkan Keamanan Data Warga Desa Rantau Panjang dalam Sistem Informasi Desa Harianto, Ozi; Rifqo, Muhammad Husni; Alam, RG Guntur; Juhardi, Ujang
SINTA Journal (Science, Technology, and Agricultural) Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sinta.5.2.145-152

Abstract

Current advances in technology and information are always related to all human activities. Computers are very important to make human work easier because they can manage data faster than humans. This research aims to protect the data of Rantau Panjang village residents, which is a very important data source, from the village information system using the AES (Advanced Encryption Standard) algorithm. The developmental method is used to solve this research problem. This method aims to determine growth patterns or changes over time. This research was completed using Xampp and Notepad++. This study found that the AES (Advanced Encryption Standard) algorithm can keep citizen data in village information systems safe. The result is that a cryptographic method that uses the AES algorithm in the PHP programming language can help keep citizen data in the village information system more secure. The AES algorithm is a powerful data security algorithm that can be used in the PHP programming language when developing applications. A deep understanding of cryptographic techniques and the use of the AES algorithm in PHP is required.
Dampak Keamanan Informasi, Risiko Finansial, dan Waktu Pada E-Bisnis Pasca Covid-19 dengan UTAUT dan SEM: Tokopedia, Shopee, Blibli Tarwoto, Tarwoto; Komalasari, Ika; Nurul Habibah, Ariska; Azriel Arya Putra, Feishal
Jurnal Pendidikan dan Teknologi Indonesia Vol 4 No 11 (2024): JPTI - November 2024
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpti.454

Abstract

E-commerce merupakan platform yang sangat penting untuk menunjang transaksi antara penjual dan pembeli di era digital, di mana informasi dapat diakses kapan saja dan di mana saja. Untuk mengetahui kualitas keamanan, risiko, informasi sosial, serta niat perilaku pengguna, diperlukan pengukuran dan pengujian terhadap ketertarikan mereka pada platform seperti Tokopedia, Shopee, dan Blibli yang merupakan portal utama e-commerce di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) yang telah dimodifikasi dengan menambahkan dimensi seperti financial risk, social risk, time risk, dan information security untuk mengevaluasi tingkat minat dan keberhasilan penerapan sistem e-commerce. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang lebih mendalam tentang persepsi pengguna terhadap kualitas serta efektivitas platform e-commerce yang digunakan dalam menunjang aktivitas transaksi online. Kombinasi metode UTAUT dengan Structural Equation Modeling (SEM) memungkinkan penelitian ini menghasilkan model evaluasi yang komprehensif dan terintegrasi. Model UTAUT mencakup lima variabel utama, yaitu pengaruh antara Perceived Ease of Use terhadap Perceived Use, Perceived Ease of Use terhadap Actual System Usage, Perceived Ease of Use terhadap Attitude toward Using, Attitude toward Using terhadap Behavioral Intention, serta Behavioral Intention terhadap Actual System Usage. Variabel-variabel tersebut kemudian dikombinasikan dengan dimensi tambahan, yaitu risiko keuangan, risiko sosial, risiko waktu, dan keamanan informasi. Pendekatan ini tidak hanya memberikan evaluasi menyeluruh terhadap implementasi platform e-commerce, tetapi juga menjadi dasar yang kuat untuk meningkatkan kualitas layanan e-commerce di masa depan. Dengan memahami kebutuhan dan preferensi pengguna, penelitian ini diharapkan mampu membantu pengembang menciptakan sistem yang lebih aman, efektif, dan sesuai dengan harapan konsumen.
Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan Standar ISO 27001:2022 Studi Kasus Komisi Pemilihan Umum Sabillah Sakti
JURNAL MANAJEMEN RISIKO Vol. 5 No. 1 (2024): DESEMBER
Publisher : Pasca Sarjana UKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33541/mr.v5i1.5894

Abstract

Perlindungan informasi menjadi sangat penting untuk menjaga keamanan suatu organisasi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumpulkan dan memproses informasi sensitif, sehingga memerlukan sistem manajemen risiko keamanan informasi yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan standar ISO 27001:2022 dalam manajemen risiko keamanan informasi di KPU. Metode yang digunakan adalah Failure Mode and Effects Analys (FMEA), yang melibatkan analisis konteks bisnis, identifikasi aset, identifikasi risiko, dan pengelolaan risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 20 risiko yang mana 50% diantaranya memiliki level very high yang harus diperioritaskan untuk mencegah resiko itu terjadi.

Page 85 of 131 | Total Record : 1305