Filter By Year

1945 2024


Found 1,305 documents
Search KEAMANAN INFORMASI

PENYULUHAN ETIKA DAN KEAMANAN INFORMASI PADA PENGGUNAAN APLIKASI SMARTPHONE BAGI PESERTA DIDIK LKP KOMPUTER “LESTARI “ SLAWI Haries Anom Susetyo Aji Nugroho; Sri Hartati; Sonhaji Sonhaji; Ulumuddin Ulumuddin
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 3 No 1 (2022): Juni
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v3i1.386

Abstract

Era Revolusi Industri 4.0 merubah paradigma aktivitas kehidupan masyarakat dari interaksi secara langsung menjadi interaksi secara tidak langsung yaitu melalui aplikasi pada smartphone. Antusiasme masyarakat Indonesia dalam penggunaan aplikasi pada smartphone menimbulkan sisi negatif baik dari sisi etika penggunaan aplikasi maupun dari sisi kejahatan siber. Cyber Bullying yang dilakukan pada medsos menimbulkan traumatik psikis, rusaknya nama baik dari korban sampai berujung pada bunuh diri seperti yang dialami oleh publik figura indonesia. Kejahatan lainnya yang tidak kalah penting yang berbanding lurus dengan maraknya penggunaan aplikasi pada smartphone adalah kejahatan siber atau sering disebut Cyber Crime dan Indonesia menempati urutan kedua yang menjadi target kejahatan siber setelah ukraina. Kejahatan Cyber meningkat pada aplikasi Smartphone terutama aplikasi yang berkaitan dengan internet seperti Cyber Bullying dan Cyber Crime dikarenakan masyarakat masih awam akan etika penggunaan aplikasi pada Smartphone dan keamanan informasi pada aplikasi smartphone sehingga masyarakat belum mengetahui konsekuensi dari tidak memahami kedua hal tersebut. Oleh sebab itu diperlukan penyuluhan mengenai etika penggunaan aplikasi pada smartphone dan keamanan informasi pada aplikasi smartphone. Kesimpulan yang diperoleh dari penyuluhan yang telah dilaksanakan yaitu peserta aktif dan antusian dengan materi dan berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan mereka mengenai etika dan keamanan informasi pada penggunaan aplikasi smartphone
Analisis Keamanan Sistem Informasi Pada Perusahaan E-Commerce Di Indonesia Tise Warniwati Zebua; Joni April Zebua
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 1 No. 3 (2024): IDENTIK - November
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v1i3.143

Abstract

E-commerce is a trading activity carried out online by utilizing the internet in its business. This research aims to analyze information system security in e-commerce companies in Indonesia. With the rapid growth of the e-commerce industry, data and information security has become a crucial issue that needs to be addressed by business people. The research methods used include qualitative analysis and surveys of several leading e-commerce companies. The research results show that many companies still face challenges in protecting customer data, managing the risk of cyber attacks, and complying with data security regulations. Apart from that, awareness of the importance of information security also needs to be increased among employees. This research is expected to provide practical recommendations for improving information system security in e-commerce companies in Indonesia.
Manajemen Risiko Keamanan Aset Teknologi Informasi di DISKOMINFOSANDITIK Kabupaten Sumedang Menggunakan ISO 31000:2018 Irma Rahayu; David Setiadi; Dwi Yuniarto
Jurnal Teknik Mesin, Industri, Elektro dan Informatika Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL TEKNIK MESIN, INDUSTRI, ELEKTRO DAN INFORMATIKA
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jtmei.v4i1.4819

Abstract

The Sumedang Regency Communication and Informatics, Coding and Statistics Service is a government agency that utilizes information technology to support its operational activities. This research examines how security risks are managed for information technology assets in the Department. The risk management approach used in this research refers to ISO 31000:2018. The main objective of this research is to evaluate the extent to which the implementation of the ISO 31000:2018 standard is effective in protecting IT assets and minimizing risks that could disrupt smooth operations. The methodology used includes identification, analysis, evaluation and risk management. The identification results show that there are 14 potential risks, consisting of 7 low level risks, 3 medium level risks, and 4 high level risks. Risks in the high category require more attention, especially those related to power outages, which are recommended to be overcome by installing an automatic generator.
Implementasi OWASP untuk Analisis Kerentanan dan Keamanan pada Sistem Informasi Akademik Terintegrasi Universitas Bina Darma Tamsir Ariyadi; Hidayatul Fadli; Taufik Akbar; Muhammad Bimo Prihandoko
STORAGE: Jurnal Ilmiah Teknik dan Ilmu Komputer Vol. 4 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/storage.v4i1.4737

Abstract

The advancement of information technology has brought significant changes to the way teaching and learning processes are carried out in higher education, one of which is through the implementation of the Siska (Integrated Academic Information System). While this system provides many benefits, it also introduces potential security risks that could threaten data integrity and disrupt the learning process. This study aims to analyze the vulnerabilities on the website https://siska.binadarma.ac.id/ of Universitas Bina Darma using the OWASP (Open Web Application Security Project) framework. This method assists in identifying potential security loopholes that could be exploited by unauthorized parties. The research examines these vulnerabilities based on the ten key categories proposed in the OWASP Top 10. The results of this analysis are expected to offer valuable recommendations to enhance the security of the Siska system at Universitas Bina Darma, ultimately protecting user data and ensuring that the learning process continues safely and smoothly.
ANALISIS DAN PENGELOLAAN RISIKO KEAMANAN INFORMASI PUSKESMAS MENGGUNAKAN METODE OCTAVE ALLEGRO (STUDI KASUS : PUSKESMAS XYZ) Dian Saputra
Journal of Computer Science and Informatics (JOCSI) Vol 2 No 1 (2024): August
Publisher : EDU PARTNER INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69747/jocsi.v2i1.61

Abstract

Keamanan data dan informasi sangat penting untuk diterapkan bagi organisasi dan perusahaan, sebab tujuan dari keamanan informasi adalah menjaga integritas, kerahasiaan serta ketersediaan di organisasi atau perusahaan tersebut untuk mencapai Tata Kelola teknologi informasi yang baik. Ketika tidak diperlakukan dengan tepat dan benar, maka akan berdampak buruk bagi organisasi atau perusahaan tersebut yang mengarah pada masalah dan peringatan yang tidak disangka. Saat ini penelitian pada Puskesmas XYZ bertujuan untuk menganalisis dan mengklarifikasi keamanan Sistem Informasi. Puskesmas XYZ dalam dalam hal ini tidak pernah mengukur risiko dan tidak menerapkan manajemen risiko serta keamanan informasi secara terorganisir, sehingga data pada Puskesmas XYZ sering diretas.  Untuk mengatasi masalah tersebut pada Puskesmas XYZ digunakan metode octave allegro yang berfungsi mengontrol serta membantu karyawannya mengerti arti dari informasi yang dimaksud, berikut ancaman serta risiko yang akan terjadi, sehingga pengelolaan keamanan informasi menjadi baik, efektif dan efisien. Oleh karena itu, untuk meminimalkan banyak kemungkinan risiko Puskesmas XYZ perlu mengukur keamanan informasi. Dengan hadirnya metode tersebut dapat diterapkan pada Puskesmas XYZ untuk mengukur resiko keamanan dan menjadikan manajemen resiko terstruktur secara sistem. Diharapkan pentingnya manajemen risiko mendapat pedoman untuk perbaikan implementasi keamanan informasi dan mencari solusi atas risiko umum yang terjadi pada Puskesmas XYZ. Ruang lingkup akan diselidiki dan fokus hanya pada metode, proses dan kegiatan yang ada di Puskesmas XYZ untuk mempertahankan pengetahuan tentang risiko yang muncul. Penilaian yang dilakukan di Puskesmas XYZ mencakup 8 area mencakup uji data, infrastruktur, aplikasi, hardware, software, internet serta personel. Data and information security is very important to implement for organizations and companies, because the purpose of information security is to maintain integrity, confidentiality and availability in the organization or company to achieve good information technology governance. When not treated properly and correctly, it will have a bad impact on the organization or company which leads to unexpected problems and warnings. Currently research at the XYZ Health Center aims to analyze and clarify information system security. XYZ Health Center in this case never measures risk and does not implement risk management and information security in an organized manner, so that data at XYZ Health Center is often hacked. To overcome this problem at the XYZ Health Center the octave allegro method is used which functions to control and help employees understand the meaning of the information in question, along with the threats and risks that will occur. So that information security management is good, effective and efficient. Therefore, to minimize the many possible risks, the XYZ Health Center needs to measure information security. With the presence of this method, it can be applied to the XYZ Health Center to measure security risks and make risk management structured in a systemic way. It is hoped that it is important for risk management to receive guidelines for improving the implementation of information security and finding solutions to common risks that occur at the XYZ Health Center. The scope will be investigated and focus only on existing methods, processes and activities in Puskesmas XYZ to maintain knowledge about emerging risks. The assessment carried out at the XYZ Health Center covered 8 areas including testing data, infrastructure, applications, hardware, software, internet and personnel.
Perancangan Manajemen Risiko Keamanan Informasi Menggunakan SNI ISO/IEC 27005: Studi Kasus Integrated School Management System milik PT XYZ Rasyid, Rizky Muhamad; Aji, Rizal Fathoni
Jurasik (Jurnal Riset Sistem Informasi dan Teknik Informatika) Vol 10, No 1 (2025): Edisi Februari
Publisher : STIKOM Tunas Bangsa Pematangsiantar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30645/jurasik.v10i1.866

Abstract

The existence of information technology has provided various conveniences and opportunities for conducting business online, one of which is the Software as a Service (SaaS) industry. PT XYZ is one of the startups focused on the SaaS business as a provider of integrated school management system (ISMS) solutions. IT plays a vital role in the operational activities of ISMS. PT XYZ is aware of this and has implemented a zero-security incident policy for its ISMS. However, the ISMS still experiences security incidents due to vulnerabilities in the system that result in losses for PT XYZ. This indicates the need for information security risk management for the ISMS. The purpose of this study is to obtain a design for information security risk management for ISMS. This study uses a qualitative method where data collection is conducted through interviews, observations, and literature reviews. SNI ISO/IEC 27005:2022 is used as the information security risk assessment, while risk control recommendations utilize SNI ISO/IEC 27001:2022. This study resulted in 28 risk scenarios, namely: 12 High risks, 10 Moderate risks, two Low risks, and four Very Low risks. The outcome of this study is the design of information security risk management for PT XYZ's ISMS.
IMPLEMENTASI CIS BENCHMARK UNTUK STANDARISASI KEAMANAN INFORMASI PADA APLIKASI ZOOM CLOUD MEETINGS LEMBAGA PELATIHAN XYZ Mohammad Afdhal Jauhari; Bheta Agus Wardijono; Ega Hegarini
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 6 No. 1 (2022): Prosiding SeNTIK 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Pelatihan XYZ menjadi salah satu entitas yang terkena dampak diberlakukannya WFH (Work From Home), sejak pandemi COVID-19 khususnya saat mulai berlakunya PSBB hingga PPKM. Lembaga Pelatihan XYZ telah banyak melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring melalui Zoom sebagai platform pendukung berjalannya kegiatan belajar mengajar. Di tengah meningkatnya jumlah pengguna Zoom selama pandemi COVID-19, pihak pengembang Zoom Video Communications, Inc mengalami berbagai masalah kejahatan siber (cyber crime). Terkait dengan semua isu keamanan yang dialami pihak Zoom dan penggunanya, diperlukan adanya tindakan pencegahan dengan menerapkan praktik terbaik (best practice) menggunakan Center for Internet Security (CIS) Benchmark untuk memberikan konfigurasi yang aman terhadap aplikasi Zoom yang digunakan oleh Lembaga Pelatihan XYZ. Asesmen dilaksanakan sebagai tahap pra implementasi dan memberikan hasil bahwa Lembaga Pelatihan XYZ hanya menerapkan 40,5% dari 163 kontrol konfigurasi yang direkomendasikan oleh CIS Benchmark, sehingga Lembaga Pelatihan XYZ dianggap belum menerapkan konfigurasi yang aman untuk akun Zoom yang dimilikinya dan perlu dilakukan remediasi sesuai dengan rekomendasi konfigurasi pada CIS Zoom Benchmark untuk menjamin keamanan penggunaan Zoom Cloud Meeting dari serangan siber yang mungkin terjadi
Pelatihan Kesadaran Keamanan Informasi bagi Karyawan Wijaya Kesuma Segara untuk Mencegah Ancaman Siber Purwawijaya, Ellanda; Syahputra , Dinur; Singarimbun , Roy Nuary; Rambe , Aripin; Harahap , Baginda; Nasution , Auliana
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Februari 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam era digital yang semakin berkembang, ancaman siber menjadi risiko yang signifikan bagi perusahaan, termasuk PT. Wijaya Kesuma Segara. Banyak serangan siber yang terjadi akibat kurangnya pemahaman dan kesadaran karyawan terhadap keamanan informasi, seperti phishing, malware, dan kebocoran data. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman karyawan mengenai keamanan informasi guna mengurangi risiko serangan siber. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan interaktif, serta simulasi ancaman siber untuk mengidentifikasi pola serangan dan langkah mitigasinya. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesadaran dan kemampuan karyawan dalam mengenali serta mencegah ancaman siber. Dengan demikian, diharapkan PT. Wijaya Kesuma Segara dapat menerapkan kebijakan keamanan informasi yang lebih baik dan mengurangi risiko serangan siber yang dapat merugikan perusahaan.
Sistem Keamanan, Sistem Informasi, dan Kualitas Layanan Sebagai Penentu Minat Beli Konsumen: Bukti dari Zalora di Kalangan Mahasiswa FE UMPO Angkatan 2023-2024 Salma Irfania Rahmadhani; Titis Purwaningrum; Riawan, Riawan
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Januari - Februari 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v6i3.4231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sistem Keamanan, Sistem Informasi, dan Service Quality terhadap Minat Beli konsumen Zalora di Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Ponorogo angkatan 2023-2024 semester ganjil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, di mana data diperoleh melalui kuesioner yang didistribusikan kepada 100 responden. Responden adalah mahasiswa yang telah memiliki pengalaman berbelanja di platform Zalora. Teknik analisis data dilakukan menggunakan Smart PLS (Partial Least Squares), yang memungkinkan evaluasi hubungan antara variabel laten dan pengujian model struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Keamanan, Sistem Informasi, dan Service Quality secara signifikan berpengaruh terhadap Minat Beli konsumen. Sistem Keamanan memiliki pengaruh positif paling dominan, diikuti oleh Service Quality dan Sistem Informasi.
Prioritas Investasi Keamanan Informasi Menggunakan Analytic Network Process (ANP) Bagi Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Haris, Ruby; Muhammad, Alva Hendi; Nasiri, Asro
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 11 No 6: Desember 2024
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2024119245

Abstract

Keamanan informasi menjadi fokus utama bagi Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, terutama dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks. Walaupun telah ada inisiatif dari Pemerintah Pusat seperti Indeks Keamanan Informasi (KAMI) yang diperkenalkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), implementasi di tingkat daerah masih dihadapkan dengan berbagai tantangan. Kendala utama yang dihadapi adalah terbatasnya anggaran, kekurangan sumber daya manusia yang berkualitas, serta rendahnya kesadaran tentang pentingnya keamanan informasi. Penelitian ini menghipotesiskan bahwa dengan penerapan metode Analytic Network Process (ANP), Pemerintah Daerah dapat lebih efektif menentukan prioritas dalam investasi keamanan informasi, sehingga risiko ancaman siber dapat diminimalkan secara signifikan. Solusi yang diusulkan adalah penggunaan metode ANP untuk menangani hubungan antar kriteria yang saling terkait dan memberikan panduan prioritas yang komprehensif antara aspek teknologi, sumber daya manusia, dan kebijakan. Survei dilakukan terhadap pengambil keputusan dan pengelola teknis terkait keamanan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengambil keputusan lebih memprioritaskan kerangka kerja manajemen keamanan informasi, sementara pengelola teknis lebih fokus pada aspek teknologi. Penelitian ini diharapkan dapat membantu Pemerintah Daerah dalam merumuskan strategi investasi yang lebih efektif untuk meningkatkan keamanan informasi dan melindungi data sensitif di wilayah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.   Abstract Information security has become a primary focus for the Regional Government of Central Kalimantan Province, especially in facing increasingly complex cyber threats. Although there have been initiatives from the Central Government, such as the Information Security Index (KAMI) introduced by the National Cyber and Crypto Agency (BSSN), implementation at the regional level still faces various challenges. The main obstacles encountered are limited budgets, a shortage of qualified human resources, and a lack of awareness about the importance of information security. This study hypothesizes that by applying the Analytic Network Process (ANP) method, the Regional Government can more effectively prioritize investments in information security, thereby significantly minimizing cyber threat risks. The proposed solution is to use the ANP method to manage interrelated criteria and provide a comprehensive priority guide between technological, human resource, and policy aspects. Surveys were conducted with decision-makers and technical managers related to information security. The results of the study show that decision-makers prioritize the information security management framework, while technical managers focus more on technological aspects. This research is expected to assist the Regional Government in formulating more effective investment strategies to improve information security and protect sensitive data within the Central Kalimantan Provincial Government's jurisdiction.

Page 91 of 131 | Total Record : 1305