cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
e-GIGI
ISSN : 2338199X     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
JURNAL e-Gigi diterbitkan oleh Perhimpunan Ahli Anatomi Indonesia (Komisariat Manado) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi Manado. Jurnal ini diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni, Desember). e-Gigi memuat artikel telaah (review article), hasil penelitian, dan laporan kasus dalam bidang ilmu kedokteran gigi.
Arjuna Subject : -
Articles 17 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi" : 17 Documents clear
Gambaran status karies dan status gizi pada murid TK Kartika XX-16 Manado Rengkuan, Raissa Y.E.; Wowor, Pemsi M.; Mintjelungan, Christy N.
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.17369

Abstract

Abstract: Dental caries is a dental hard tissue disease with multifactorial causes. Consumption of food and beverages improperly and less of dental treatment affect dental caries status and nutritional status. This study was aimed to obtain the profile of dental caries status and nutritional status of kindergarten students of Kartika XX-16 Manado. This was a descriptive study with a cross sectional design. Subjects were selected using nonprobability sampling method with consecutive sampling technique. There were 71 students as the total population; 48 students were selected as subjects. Deciduous dental examination was performed to assess the dental caries status using the dmf-t index. Body weight, height, and age were noted to assess the nutritional status using antrophometric indices based on z score to obtain the body mass index for age (BMI for age). The results showed that the dental caries status of the subjects was at high category (dmf-t index of 4.92). There were 37 subjects (77.1%) who had caries experience in primary teeth and 11 subjects (22.9%) with caries-free primary teeth. Of all subjects, 93.75% had normal nutrition status and 6.3% had nutritional problems. Conclusion: In general, the kindergarten students of Kartika XX–16 Manado had dental caries status of high category, however, their nutritional status was quite good.Keywords: dental caries status, nutritional status Abstrak: Karies gigi merupakan suatu penyakit jaringan keras gigi dengan penyebab multifaktorial. Konsumsi makanan dan minuman dengan pola yang tidak tepat, serta kurangnya pemeliharaan kesehatan gigi berdampak pada status gizi dan status karies gigi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status karies gigi dan status gizi pada murid TK Kartika XX-16 Manado. Jenis penelitian ialah deskriptif observasional dengan desain potong lintang. Jumlah populasi 70 orang murid dengan subyek 48 anak diperoleh menggunakan metode nonprobability sampling dengan teknik consecutive sampling. Pemeriksaan gigi-geligi sulung untuk menilai status karies gigi. Penilaian status karies gigi menggunakan indeks dmft. Pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan usia untuk menilai status gizi. Penilaian status gizi menggunakan indeks antropometri berdasarkan z-skor terhadap indikator indeks massa tubuh menurut umur (IMT/U). Status karies gigi murid TK Kartika XX–16 Manado berada pada kategori tinggi dengan indeks dmf-t 4,92. Jumlah subyek dengan riwayat karies gigi sulung sebanyak 37 anak (77,1%) sedangkan yang bebas karies gigi sulung sebanyak 11 anak (22,9%). Status gizi murid TK Kartika XX–16 Manado terdiri dari 93,75% status gizi normal dan 6,3% bermasalah gizi. Simpulan: Murid TK Kartika XX–16 Manado umumnya mempunyai status karies gigi pada kategori tinggi sedangkan status gizi cukup baik.Kata kunci: status karies gigi, status gizi
EFEKTIVITAS PASTA GIGI HERBAL DAN NON-HERBAL TERHADAP PENURUNAN PLAK GIGI ANAK USIA 12-14 TAHUN Putra, Febrian S.; Mintjelungan, Christy N.; Juliatri, .
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.17022

Abstract

Abstract: Plaque, an organic deposit, is one of the indicators of oral hygiene. Plaque growth can be controlled by tooth brushing. Herbal content in toothpaste is expected to inhibit plaque growth due to its ability to inhibit microbial growth. This study was aimed to determine the difference in effectiveness between herbal and non-herbal toothpaste in decreasing plaque index. This was a true experimental study with a pretest-posttest group design. There were 30 respondents obtained by using total sampling method. Respondents were divided into two groups, each of 15 respondents. Group I used herbal toothpaste group meanwhile group II used non-herbal toothpaste. Plaque index was measured by using Loe and Sillnes plaque index. Paired t-test was used to find the difference in plaque index before and after teeth brushing with herbal and non-herbal toothpastes. The results showed that the decrease of plaque index in group I was 76.9% and in group II was 49.3%. Conclusion: Herbal toothpaste had better effect in decreasing plaque than non-herbal toothpaste.Keywords: herbal toothpaste, non-herbal toothpaste, tooth plaque index Abstrak: Plak merupakan deposit organik yang menjadi salah satu indikator kebersihan gigi dan mulut. Penumpukan plak dapat dikendalikan dengan cara menyikat gigi. Kandungan herbal pada pasta gigi diharapkan dapat menghambat pertumbuhan plak karena berkaitan dengan kemampuan bahan herbal dalam menghambat pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pasta gigi herbal dengan non-herbal terhadap penurunan indeks plak. Jenis penelitian ialah eksperimental murni dengan pretest-postest group design. Sampel berjumlah 30 responden diperoleh dengan metode total sampling dan dibagi dalam 2 kelompok, yakni 15 responden kelompok pertama menggunakan pasta gigi herbal dan 15responden kelompok kedua menggunakan pasta gigi non herbal. Indeks plak diukur berdasarkan indeks plak Loe and Silness. Uji t berpasangan digunakan untuk mengetahui perbedaan indeks plak gigi sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan indeks plak pada penggunaan pasta gigi herbal sebesar 76,9% dan pada penggunaan pasta gigi non-herbal 49,3%. Simpulan: Penurunan indeks plak pada penggunaan pasta gigi herbal lebih besar dibandingkan penggunaan pasta gigi non-herbal.Kata kunci: pasta gigi herbal, pasta gigi non herbal, indeks plak gigi
Perilaku Pemeliharaan dan Status Kebersihan Gigi dan Mulut Masyarakat di Kelurahan Paniki Kabupaten Sitaro Wulandari, Fitri K.; Pangemanan, Damajanty H.C.; Mintjelungan, Christy N.
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.17607

Abstract

Abstract: Oral health plays an important role in the body health status. This study was aimed to determine the behavior about dental and oral health care among the people at Paniki, Sitaro. This was a descriptive study with a cross sectional design. Population consisted of people living at Paniki, Sitaro aged 18-60 years. There were 92 respondents obtained by using purposive sampling method. Data were collected by using questionnaire and examination of simplified oral hygiene index (OHI-S). The results showed that 60.8% of respondents had good behavior of dental and oral health care, and 75% of respondents had OHI-S evaluation as poor category. Conclusion: In general, people of Paniki, Sitaro had good behavior about dental and oral health care but their dental and oral hygiene was in poor category.Keywords: behavior of dental and oral hygiene maintenance Abstrak: Kesehatan gigi dan mulut berperan penting bagi kesehatan tubuh umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku pemeliharaan dan status kebersihan gigi dan mulut masyarakat di Kelurahan Paniki Kabupaten Sitaro. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang, dilakukan terhadap masyarakat usia 18-60 tahun di Kelurahan Paniki Kabupaten Sitaro. Jumlah responden 92 orang diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data didapat melalui pengisian kuisioner dan pemeriksaan Oral Hygiene Index Simplified (OHI-S). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut masyarakat di Kelurahan Paniki Kabupaten Sitaro sebanyak 60,8% tergolong baik. Penilaian OHI-S dari masyarakat Paniki sebanyak 75% tergolong buruk. Simpulan: Pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat di Kelurahan Paniki Kabupaten Sitaro tergolong baik tetapi status kebersihan gigi dan mulut tergolong buruk.Kata kunci: Perilaku pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut
Uji konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans Makolit, Jecklin; Waworuntu, Olivia A.; Leman, Michael A.
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.16537

Abstract

Abstract: Noni fruit (Morinda cittrifolia L.) is an herbal plant that contains antibacterial substances, inter alia acubin, lasperuloside, alizarin, and some antraquinons, that have been proved to inhibit the growth of Streptococcus mutans. This study was aimed to obtain the minimum inhibitory concentration (MIC) of noni fruit extract (Morinda citrifolia L.) against the growth of Streptococcus mutans. This was a true experimental study with a randomized pretest-posttest control group design. This study used a serial dilution method with turbidimetry and spectrophotometry tests. Noni fruit was extracted by using maceration method with 96% ethanol. Streptococcus mutans bacteria were obtained from pure stock of Microbiology Laboratory of Pharmacy Program Study, University of Sam Ratulangi Manado. The results showed that the MIC of noni fruit extract against the growth of Streptococcus mutans was at 50% of concentration. Conclusion: The minimum inhibitory concentration of Morinda citrifolia L. extract against the growth of Streptococcus mutans was 50%.Keywords: noni fruit (Morinda citrifolia L.), Streptococcus mutans, MIC Abstrak: Buah mengkudu (Morinda citrifolia, L) merupakan tanaman herbal dengan kandungan bahan berkhasiat antibakterial seperti acubin, lasperuloside, alizarin, dan beberapa zat antraquinon yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi hambat minimum (KHM) dari ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Jenis penelitian ialah eksperimental murni dengan randomized pretest-posttest control group design. Metode yang digunakan yaitu metode serial dilusi dengan metode pengujian turbidimetri dan spektrofotometri. Buah mengkudu diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Bakteri Streptococcus mutans diambil dari stok bakteri murni Laboratorium Mikrobiologi Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KHM ekstrak buah mengkudu terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans pada konsentrasi 50%. Simpulan: Konsentrasi hambat minimum ekstrak buah mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans pada konsentrasi 50%.Kata kunci: buah mengkudu (Morinda citrifolia L.), Streptococcus mutans, KHM
Uji Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) Ekstrak Daun Mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap Candida albicans Secara In Vitro Ramschie, Lisa; Suling, Pieter L.; Siagian, Krista V.
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.17370

Abstract

Abstract: Noni (Morinda cittrifolia L.) leaves contain antraquinon, atsiri oil, saponin, tannin, alkaloid, flavonoid, polifenol, and sterol that have been proved can inhibit the growth of Candida albicans. This study was aimed to establish the minimum inhibitory concentration (MIC) of noni leaf extract against Candida abicans. This was a true experimental study with a randomized pretest-posttest control group design. We used serial dilution method with turbidimetry and spectrophotometry tests. Noni leaves were extracted by using maceration with 96% ethanol. Candida albicans fungi were obtained from Microbiology Laboratory of Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sam Ratulangi University. The turbidimetry test using three repetitions showed that the MIC of noni leaf extract against Candida albicans was 6.25% meanwhile the spectrophotometry test established 12.5% as the MIC of noni leaf extract. Conclusion: Minimum inhibitory concentration of noni (Morinda cittrifolia L.) leaf extract against the growth of Candida albicans was 12.5%.Keywords: noni (Morinda citrifolia L.), Candida albicans, minimum inhibitory concentration (MIC) Abstrak: Daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) mengandung antraquinon, minyak atsiri, saponin, tannin, alkaloid, flavonoid, polifenol dan sterol yang terbukti dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi hambat minimum (KHM) dari ekstrak daun mengkudu terhadap Candida albicans. Jenis penelitian ialah eksperimental murni dengan randomized pretest-posttest control group design. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu serial dilusi dengan pengujian turbidimetri dan spektrofotometri. Daun mengkudu diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Jamur Candida albicans diambil dari stok jamur Laboratorium Mikrobiologi Program Studi Farmasi Fakultas MIPA Universitas Sam Ratulangi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengujian turbidimetri dengan tiga kali perlakuan mendapatkan KHM pada konsentrasi 6,25% sedangkan pengujian spektrofotometri mendapatkan KHM pada konsentrasi 12,5%. Simpulan: Konsentrasi hambat minimum (KHM) ekstrak daun mengkudu (Morinda citrifolia L.) terhadap pertumbuhan Candida albicans terdapat pada konsentrasi 12,5%.Kata kunci: mengkudu (Morinda citrifolia L.), Candia albicans, konsentrasi hambat minimum (KHM)
Gambaran status kebersihan gigi dan mulut di Panti Asuhan Nazaret Tomohon Mangowal, Maya P.; Pangemanan, Damajanty H.C; Mintjelungan, Christy N.
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.17021

Abstract

Abstract: Dental and oral health is important for every individual. It plays an important role in the prevention of caries. During growth and development periods, adolescents often have health problems; one of them is oral and dental hygiene. This study was aimed to obtain the profile of oral and dental hygiene status among adolescents at Panti Asuhan Nazaret (an orphanage) Tomohon. This was a descriptive study with a cross sectional design using total sampling method. There were 37 adolescents as respondents. The results showed that 59.5% of them belonged to good category, 32.4% to moderate category, and 8.1% to poor category. Conclusion: The oral and dental hygiene status of most adolescents at Panti Asuhan Nazaret Tomohon was in good category. However, education and counseling about the importance of oral and dental hygiene are still needed.Keywords: dental and mouth hygiene, adolescents Abstrak: Kesehatan gigi dan mulut penting diketahui tiap individu. Hal tersebut sangat berperan dalam upaya pencegahan terjadinya karies. Dalam pertumbuhan dan perkembangan, remaja sering mengalami masalah kesehatan, salah satunya masalah kebersihan gigi dan mulut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status kebersihan gigi dan mulut pada anak remaja di Panti Asuhan Nazaret Tomohon. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Metode pengambilan sampel ialah total sampling. Jumlah responden dalam penelitian ini ialah 37 anak remaja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status kebersihan gigi dan mulut dari 59,5% responden termasuk kategori baik, 32,4% kategori sedang, dan 8,1% kategori buruk. Simpulan: Gambaran status kebersihan gigi dan mulut sebagian besar anak remaja di Panti Asuhan Nazaret Tomohon termasuk dalam kategori baik. Disarankan untuk diberikan pendidikan dan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut.Kata kunci: kebersihan gigi dan mulut, remaja
Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil tentang Gingivitis di Puskesmas Kakaskasen Tomohon Kasiha, Heldin E.; Kawengian, Shirley E.S.; Juliatri, .
e-GiGi Vol 5, No 2 (2017): e-GiGi
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/eg.5.2.2017.17363

Abstract

Abstract: Pregnant woman are vulnerable to oral diseases. Several studies have claimed that level of knowledge can affect dental oral health. Several dental oral problems can occur in pregnant woman inter alia pregnancy gingivitis. Gingivitis during pregnancy is due to increased concentrations of estrogen and progesterone. This condition is characterized by changes in the interdental papillae which become reddish, swollen, easily bleed accompanied by pain. Additionally, the gingiva becomes particularly sensitive to toxins and irritants such as plaque and calculus resulted in inflammation of the gingiva. This study was aimed to obtain the level of knowledge about gingivitis among pregnant women. This was a descriptive study with a cross sectional design. Data were obtained by using questionnairres. There were 60 respondents in this study obtained by using total sampling technique. Data were presented in frequency distribution tables. The results showed that there where 28 pregnant women (46.7%) with good level of knowledge and 32 woman pregnant (53,3%) with poor knowledge. Conclusion: Pregnant women in Puskesmas Kakaskasen had poor level of knowledge about gingivitis.Keywords: pregnant woman, knowledge, gingivitis Abstrak: Wanita hamil merupakan salah satu kelompok yang rentan akan penyakit gigi dan mulut. Beberapa penelitian menyatakan bahwa tingkat pengetahuan dapat memengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Efek kehamilan pada kesehatan gigi dan mulut antara lain gingivitis kehamilan yang disebabkan oleh peningkatan konsentrasi hormon estrogen dan progesteron. Keadaan ini ditandai dengan papila interdental yang memerah, bengkak, mudah berdarah, disertai rasa nyeri dengan gingiva yang sensitif khususnya terhadap toksin maupun iritan seperti plak dan kalkulus yang berakibat lanjut terjadinya inflamasi gingiva. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran pengetahuan ibu hamil tentang gingivitis. Jenis penelitian ialah deskriptif dengan desain potong lintang. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Terdapat 60 responden yang diperoleh menggunakan total sampling. Hasil penelitian menunjukkan 28 ibu hamil (46,7%) berpengetahuan baik dan 32 ibu hamil (53,3%) berpengetahuan kurang. Simpulan: Tingkat pengetahuan ibu hamil terhadap gingivitis di Puskesmas Kakaskasen masih kurang.Kata kunci: ibu hamil. pengetahuan, gingivitis

Page 2 of 2 | Total Record : 17