cover
Contact Name
Sony Christian Sudarsono
Contact Email
sintesis@usd.ac.id
Phone
+6285642606679
Journal Mail Official
sintesis@usd.ac.id
Editorial Address
Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Sastra Unversitas Sanata Dharma Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta 55281
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Sintesis
ISSN : 1693749X     EISSN : 27229408     DOI : 10.24071/sin
SINTESIS adalah jurnal ilmiah bahasa, sastra, dan kebudayaan Indonesia yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Sintesis terbit pertama kali bulan Oktober 2003 dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober. Sintesis is a scientific journal of Indonesian language, literature, and culture published by the Indonesian Letters Study Program, Faculty of Letters, Sanata Dharma University, Yogyakarta. Sintesis was first published in October 2003 with a frequency of publishing twice a year in March and October.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 10, No 1 (2016)" : 5 Documents clear
POLA PEMBENTUKAN KEPENDEKAN DALAM LINGKUNGAN MILITER DAN KEPOLISIAN DI INDONESIA Dawa, Wilhelmus
Sintesis Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v10i1.167

Abstract

Artikel ini membahas kependekan dalam lingkungan militer dan kepolisian di Indonesia. Tujuannyaadalah mendeskripsikan pola pembentukan kependekan dalam lingkungan militer dan kepolisiandi Indonesia.Temuan penelitian ini adalah sebagai berikut. Satu pola pembentukan singkatanyaitu,pengekalanbunyipertamasetiap kata.Pola pembentukan akronim ditemukan 11 polaakronimyakni, (i)pengekalan bunyi pertama setiap kata, (ii)pengekalan dua bunyi pertama kata Idan suku pertama kata II, (iii)pengekalan dua bunyi pertama kata I dan tiga bunyi pertama kata II,(iv)pengekalantigabunyipertamasetiap kata, (v)pengekalan suku pertama kata I, kata II, dan bunyipertama kata III, (vi)pengekalan suku pertama kata I, kata II, dan tiga bunyi pertama kata III, (vii)pengekalan suku pertama kata I, dua suku pertama kata II, dan tiga bunyi pertama kata IV,(viii)pengekalan suku pertama kata I dan suku terakhir kata II, kata III, (ix)pengekalan suku terakhirsetiap kata(x), pengekalan bunyi pertama + bunyi terakhir kata I, tiga bunyi pertama bentuk dasarkata II, dan suku pertama kata ke III, (xi)pengekalan bunyi pertama + bunyi terakhir kata I danbunyi pertama kata II, kata III, kata IV. Pola pembentukan kombinasi akronim dan singkatanditemukan tiga pola yakni, (i)pengekalan suku pertama + bunyi terakhir kata I, suku kedua bentukdasar kata II dan bunyi awal kata Kata III, kata IV, (ii)pengekalansukupertama + bunyiterakhirkata I, suku kedua bentukdasar kata II dan bunyiawal kata III, kata IV, (iii)pengekalan suku pertamakata I, bunyi pertama kata II, suku pertama kata III, dan bunyi pertama kata, V, kata VI.Polapembentukan kombinasi akronim dan akronim ditemukan dua pengekalan, yaitu (i)pengekalanbunyi pertama + bunyi terakhir kata I, tiga bunyi awal kata II, kata IV dan empat bunyi pertamakata V, (ii)pengekalan tiga bunyi awal dari setiap kata.Pembentukan penggalan ditemukan tigapola, yakni (i) pengekalan suku pertama setiap kata, (ii) pengekalan tiga bunyi pertama setiapkata, (iii) pengekalan empat bunyi pertama setiap kata
SANG KRISTUS DALAM PUISI INDONESIA MODERN Yoseph Yapi Taum
Sintesis Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v10i1.162

Abstract

SAIndonesia is a country with Muslims majority population in this world. Before 1970, Teeuw notedthat the figure of Christ was not known publically for Indonesians. However, after 1970, I observethat the image of The Christ get more common for Indonesian, as it was shown at the works ofliterature. In this paper, I show that the Christ was experienced by at least 10 Indonesian poets on25 poetries. They are not only Christians but also Muslims. On their works, we will learn 5 dominantthemes, i.e: 1) Christ as the Savior of all human; 2) Christ belongs to a certain community; 3).Christ makes the sinners repentance; 4) People doubt of Christ holiness; and 5) Christ is a cruelJudge.
KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL MARYAM KARYA OKKY MADASARI: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Sipayung, Margaretha Erwina
Sintesis Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v10i1.164

Abstract

Hal yang utama pada permasalahan ini adalah tidak adanya keadilan sosial bagi masyarkatAhmadi yang selalu dikucilkan karena dianggap melahirkan keimanan yang dapat menyesatkanorang lain atau sering disebut aliran sesat.Penelitian ini menganalisis konflik sosial yang terjadidalam novelMaryamkarya Okky Madasari. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian iniadalah kajian sosiologi sastra yang bertumpu pada karya sastra yang mencerminkan sebuahkehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analitis. Metodeini digunakan untuk menganalisis kajian struktural yang meliputi aspek-aspek alur, tokoh danpenokohan, serta latar. Selanjutnya, mendeskripsikan konflik sosial dalam novel Maryam. Hasildari penelitian ini adalah sebagai berikut: Alur dalam novel Maryam adalah alur campuran.Peristiwa yang terjadi berjalan kronologis. Tokoh utama dalam novel Maryam adalah Maryamsendiri. Konflik sosial dalam novel Maryam adanya bentuk diskriminatif dari orang dan lembagalain yang menilai bahwa Ahmadi adalah keturunan aliran sesat. Konflik sosial dalam novelMaryam ini ditunjukkan secara nyata, dan hal ini juga mempengaruhi perilaku tokoh lainnyadalam menghadapi suatu peristiwa. Konflik sosial yang banyak terjadi adalah konflik sosialberdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya serta jenis-jenis konflik sosialnya.
METAFORA TENTANG TUHAN DALAM KITAB MAZMUR Sudarsono, Sony Christian
Sintesis Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v10i1.165

Abstract

Artikel ini bertujuan mendeskripsikan metafora-metafora tentang Tuhan dalam KitabMazmurdanmenginterpretasikan mengapa metafora-metafora tersebut digunakan. Pendekatan yang digunakandalam artikel ini adalah pendekatan linguistik kognitif dan linguistik antropologis. Pendekatanlinguistik kognitif digunakan untuk menjelaskan bagaimana Tuhan dimetaforakan. Sementara itu,pendekatan linguistik antropologis digunakan untuk menjawab mengapa Tuhan dimetaforakandemikian. Dari hasil kajian, diketahui bahwa Tuhan dimetaforakan sebagai (i) manusia dan (ii)benda. Metafora-metafora tersebut dapat diinterpretasikan sebagai usaha penulis dan penggunaMazmur dalam memahami Tuhan yang transenden menjadi Tuhan yang imanen.
WACANA PROSEDURAL PERIHAL PELAKSANAAN TUGAS PERAWAT Isodarus, Praptomo Baryadi
Sintesis Vol 10, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v10i1.166

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil penelitian tentang wacana prosedural perihal pelaksanaan tugasperawat kesehatan di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan kaidah pembentukanwacana prosedural. Penelitian ini menghasilkan dua temuan. Pertama, ada empat tipe kalimatyang menjadi basis unsur pembangun wacana prosedural tentang pelaksanaan tugas perawat,yaitu kalimat aktif, kalimat pasif, kalimat perintah, dan kalimat ekuatif. Sebuah wacana proseduraldapat dibangun hanya oleh salah satu tipe kalimat dan dapat pula disusun oleh perpaduan duatipe kalimat atau lebih, Kedua, penahapan atau urutan perbuatan dalam wacana proseduraldapat ditunjukkan melalui tiga cara, yaitu urutan kalimat, kata penghubung perturutan, dan katabilangan tingkat. Dari tiga cara tersebut, yang menjadi basis adalah urutan kalimat.

Page 1 of 1 | Total Record : 5