Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual
BRILIANT : Jurnal Riset dan Konseptual published by Universitas Nahdlatul Ulama Blitar. Published four times a year in print and online. Journals are published every three months, in February, May, August and November. The article topics contained in this journal are the results of research and thinking about the development of education and learning, Science and Technology.
Articles
15 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017"
:
15 Documents
clear
Penerapan Metode Diskusi untuk Meningkatkan Prestasi Belajar PKn Materi Globalisasi
Tarini Tarini
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (93.046 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.48
Penetapan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) diharapkan mampu untuk mewujudkan tujuan pendidikan Nasional, dan guru dalam kurikulum ini dalam pembelajaran berusaha untuk meningkatkan kreativitas siswa menyampaikan gagasan pada pembelajaran dengan menerapkan metode diskusi. Analisis data observasi aspek keterlibatan siswa dalam pembelajaran dengan penerapan metode diskusi pada pembelajaran PKn. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Diskusi dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami tentang arus globalisasi.
Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Matriks Melalui Pembelajaran Model STAD
Rochani Rochani
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.548 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.53
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merefleksi penerapan model STAD ini. Untuk kemudian dampak apa yang timbulkan dari sisi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan langkah pelaksanaan siklus, dimana dalam satu siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus. Dengan instrument berupa tes, lembar observasi dan angket. Adapun subyek penelitian ini adalah siswa SMKN 3 Blitar Kelas X jurusan Akomodasi Perhotelan. Setalah dilakukan analisis dapat disimpulkan bahwa Penerapan pembelajaran dengan model STAD dapat meningaktkan Hasil Belajar yang ditandai dengan peningkatan ketuntasan belajar siswa setiap siklus,
Peningkatan Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPA melalui Model Pembelajaran Bamboo Dancing
Subani Subani
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (94.015 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.45
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanakah peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPA melalui model pembelajaran bamboo dancing bagi siswa kelas VI di SDN 1 Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek. Subjek yang diteliti adalah siswa kelas VI semester I tahun pelajaran 2016/2017 di SDN 1 Watuagung Kecamatan Watulimo kabupaten Trenggalek yang berjumlah 10 siswa. Data dianalisis secara statistik, dan menghasilkan kesimpulan : “Terjadi peningkatan prestasi belajar mata pelajaran IPA melalui model pembelajaran bamboo dancing bagi siswa kelas VI di SDN 1 Watuagung Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek pada semester I tahun pelajaran 2016/2017.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa melalui Model Number Head Together Berbantuan Mind Mapping
Poso Sumarto
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.538 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.39
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui pembelajaran kooperatif tipe NHT (Numbered Head Together) dengan media Mind Mapping pada materi pokok luas bangun datar. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VI di SDN Beloh Trowulan Mojokerto. Berdasarkan analisis data, secara klasikal menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 42,50% dan pada siklus II mengalami peningkatan sebesar 40% menjadi 82,50%. Sehingga dapat dikatakan bahwa ketuntasan hasil belajar didik telah tercapai pada siklus II.
Peningkatan Hasil Beljaar Bahasa Indonesia melalui Metode Inquiri Pada Siswa Kelas VI SDN 1 Tamanan
Suci Rahayu
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (180.583 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.44
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran objektif tentang peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia materi surat resmi dengan metode inquiry pada siswa. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VI SDN 1 Tamanan Trenggalek Pelajaran 2013/2014. Hasil Penelitian menunjukkan Peningkatan dari hasil pretes nilai rata-rata prestasi 57,46. Evaluasi siklus I diperoleh nilai rata-rata 69,74 (47,37%) mencapai ketuntasan. Pada siklus II nilai rata-rata yang diperoleh 82,89 (89,47%) mencapai ketuntasan meningkat 42,11% dari siklus sebelumnya.
Peningkatan Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Alam melalui Model Pembelajaran Inside Outside Cyrcle (IOC)
Sukari Sukari
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.271 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.47
Melihat tingkat ketuntasan belajar yang masih cukup rendah guru mencoba mengembalikan konsep pemikiran pada konsep pembelajaran IPA, dimana siswa dan lingkungan adalah merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Oleh karena itu pembelajaran dilakukan dengan mengkaitkan antara pengalaman dan pengetahuan siswa dengan materi yang dikaji. Sesuai dengan hal tersebut, peneliti mengambil langkah untuk meneliti tentang penerapan model pembelajaran Inside Outside Cyrcle (IOC). Hasil menunjukkan Terjadi peningkatan prestasi belajar mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam melalui model pembelajaran Inside Outside Cyrcle.
Peningkatan Keaktifan Kecepatan Lari 60 M melalui Metode Demonstrasi
Siswoyo Siswoyo
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (247.527 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.43
Berdasarkan observasi awal, diketahui bahwa kecepatan lari 60 m siswa di kelas V SD Negeri 3 Ngerdani masih kurang optimal. Tujuan penelitian mengetahui gambaran objektif peningkatan keaktifan kecepatan lari 60 m. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) subjek siswa kelas V berjumlah 15 siswa, berlangsung 2 siklus. Hasil penilaian siklus, kondisi pra 2 siswa (13,33%) dinyatakan tuntas, pada siklus I ketuntasan mencapai 66,66%, pada siklus II, persentase mencapai 100%, Hasil penelitian diperoleh metode demonstrasi meningkatkan keaktifan belajar lari 60 m siswa kelas V semester I tahun pelajara 2013/2014 di SDN 3 Ngerdani Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Mata Pelajaran PAI melalui Metode STAD
ST Masropah
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (122.261 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.49
Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: 1) Bagaimana metode STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran PAI di kelas V SDN Ngadirejo 1. 2) Bagaimana peningkatan motivasi belajar siswa terhadap mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di kelas V SDN Ngadirejo 1. Data dalam penelitian ini diperoleh dari guru, pengamat dan siswa melalui observasi. Dengan lima komponen metode STAD dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal pada siklus I rata-rata 60% meningkat menjadi 80% pada siklus II sehingga terdapat peningkatan sebesar 20%
Story-telling: Upaya Meningkatkan Daya Simak dalam Keterampilan Menyimak Interaktif Berbahasa
Saptono Hadi
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (346.096 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.42
Keterampilan menyimak merupakan suatu kegiatan berbahasa yang bertujuan menangkap dan memahami lafal, ujaran, intonasi, makna kata-kata atau kelompok kata, kalimat, alinea atau paragraf, untuk mengungkapkan ide/gagasan yang disampaikan. Proses kognitif penyimak menjadi pengaruh kemampuan menyimak dan tidak mungkin dapat diamati secara langsung. Melalui story telling, bercerita, mendongeng baik yang bersifat fiksi maupun nonfiksi sesuai yang diinginkan akan memberikan kemudahan daya simak anak didik dalam mencerna makna dan isi pesan yang dikandungnya. Melalui pemahaman kegiatan berbicara melalui dongeng dengan menekankan menyimak akan terjadi akulturasi pola sikap dan tingkah laku siswa didik.
Model Quantum Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pecahan
Wiji Astuti
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 2, No 2 (2017): Volume 2 Nomor 2, Mei 2017
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.291 KB)
|
DOI: 10.28926/briliant.v2i2.41
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan penerapan model pembelajaran Quantum Learning pada materi pecahan dapat meningkatkan aktifitas belajar dan hasil belajar siswa. Subyek penelitian sebanyak 25 siswa. Berdasarkan hasil analisis diperoleh, hasil belajar siswa yang tuntas siklus I sebanyak 14 siswa dengan ketuntasan klasikal 56% dan meningkat pada siklus II sebanyak 21 siswa ketuntasan klasikal 84%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Quantum Learning pada materi pecahan dapat meningkatkan aktifitas belajar siswa dan hasil belajar matematika siswa.