cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
Al-Ibrah : Jurnal Pendidikan dan Keilmuan Islam
ISSN : 20881886     EISSN : 25800663     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 2 (2017)" : 14 Documents clear
OPTIMALISASI PROGRAM WAJIB BELAJAR PENDIDIKAN DASAR DI LINGKUNGAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH wahed, abd
AL - IBRAH Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejak era reformasi,pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dibidang pendidikan yaitu program wajib belajar pendidikan dasar di pondok pesantren salafiyah sebagai jalur alternatif. Namun, dalamprosesnya mengalami berbagai persoalan sebagai sebuah dinamika. Selama ini, dapat diketahui bahwa efektivitas pelaksanaan program wajib belajar pendidikan dasar di pondok pesantren salafiyah dapat dikategorikan belum begitu efektif. Oleh sebab itu, program wajib belajar pendidikan dasar di pondok pesantren salafiyah perlu perencanaan yang baik, pelaksanaan yang optimal dan evaluasi yang benar dengan disertai manajemen integral yang koordinatif. Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan efektivitas pelaksanaan program wajib belajar pendidikan dasar di pondok pesantren salafiyah. Di sisi lain, penelitian pustaka ini dapat dijadikan sebagai kerangka konseptual dan kajian epistemologis untuk pelaksanaan program wajib belajar pendidikan dasar, terutama di pondok pesantren salafiyah. Dari penelitian ini, ditemukan bahwadalam mengoptimalkan program wajib belajar belajar pendidikan dasar dipondok pesantren salafiyah secara umum dapat ditinjau dari dua aspek, yaitu: pertama, dalam tataran pelaksanaannya yang menyangkut sasaran atau objek materil, kurikulum dan sistem evaluasinya. Kedua, hal yang menjadi penghambat, antara lain: jenjang, prosedur penyelenggaraan dan proses belajar mengajarnya.
PLURALISME DANMULTIKULTURALISME DALAM MEMBANGUN MASYARAKAT MADANI; KAJIAN PARADIGMATIK Rozi, Mohammad Fahrur
AL - IBRAH Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia dikenal sebagai masyarakat majemuk (pluralistic society) suku bangsa, bahasa,adat istiadat dan agama. Oleh karena itu, pluralisme dan multikulturalisme dapat memberikan implikasi bahwa setiap individu merasa dihargai sekaligus merasa bertanggung jawab untuk hidup bersama dalam komunitasnya. Realitas yang tidak dapat dipungkiri adalah keragaman yang lahir dari suku, budaya, bahasa dan agama yang terus dipaksakan dalam pemahaman yang tidak sejalan, golongan minoritas dan mayoritas, strata ekonomi dan sosial yang berbeda pandangan (point of view) sebagai masalah dan mengandung potensi konflik. Oleh karena itu, agar pluralisme dan multikulturalisme di Indonesia berjalan dengan baik, maka masyarakat Indonesia harus mengembangkan nilai-nilai multikultularisme baik dalam suku, agama, bahasa dan agama. Apabila pluralisme dan multikulturalisme dapat diejawantahkan dalam kehidupan sehari-hari,makanegara Indonesia akan menjadi masayarakat madani dan lahir sebagai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
URGENSI PEMAHAMAN MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MEMBANGUN KELUARGA ISLAMI DI KELURAHAN BAJI PA’MAI KECAMATAN MAROS BARU KABUPATEN MAROS Palili, Sampara
AL - IBRAH Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berkenaan dengan pendidikan agama Islam sebagai salah satu aspek penting dalam membangun keluaga islami di Kelurahan Baji Pa’mai Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. Pokok permasalahan penelitian lapangan ini adalah urgensi pemahaman materi pendidikan Agama Islam terhadap anggota keluarga dalam upaya membangun keluarga islami di Kelurahan Baji Pa’mai Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros. Hasil penelitian mengungkap urgensi pemahaman materi pendidikan Agama Islam terhadap anggota keluarga dalam upaya membangun keluarga islami di Kelurahan Baji Pa’mai adalah pemahaman materi Pendidikan Agama Islam melalui pendidikan formal maupun non formal.Salah satu usaha yang harus ditempuh adalah dengan memperdalam pengetahuan tentang Islam melalui jalan pendidikan Islam, karena pendidikan Islam baik formal maupun non formal adalah satu-satunya jalan yang akan memberikan pemahaman kepada anggota keluarga, bagaimana cara membangun keluarga islami. Adapun faktor-faktor yang menghambat dan mendukung upaya keluarga memahami materi pendidikan Islam dalam membangun keluarga islami adalah faktor internal dan eksternal, di antaranya besarnya keinginan masyarakat membangun keluarganya terlihat dari tingginya partisifasi masyarakat mengikuti kegiatan pengajian dan pelatihan-pelatihan yang diadakan pemerintah setempat. Adapun beberapa faktor penghambat adalah minimnya fasilitas sarana dan prasarana penunjang kegiatan pengajian dan pelatihan yang ada di kelurahan Baji Pa’mai Kecamatan Maros Baru.
DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP PERKEMBANGANPSIKOLOGIS ANAK Azizah, Rina Nur
AL - IBRAH Vol 2 No 2 (2017)
Publisher : STIT Al - Ibrohimy Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam keluarga dibutuhkan suasana hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak karena kerukunan di dalam rumah tangga sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangan dan pendidikan anak. Namun pada kenyataannya sudah menjadi kodrat manusia bahwa kebahagiaan, kesengsaraan, penderitaan, suka, duka, kerukunan, keharmonisan dan perselisihan merupakan peristiwa yang selalu dating silih berganti dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dampak perceraian terhadap perkembangan psikologis anak. Dengan jenis penelitian kajian pustaka, penulis memaparkan bahwa merupakan bukan akhir dari hubungan suami istri, namun orang tua yang telah bercerai harus tetap memikirkan perkembangan dan pendidikan anak selanjutnya karena perceraian tidak hanya berdampak pada suami istri namun dampak terbesar adalah perkembangan psikologis anak. Temuan penelitian ini adalah bahwa perceraian mempunyai dampak negatif terhadap perkembangan psikologi anak, karena pada umumnya perkembangan psikologi anak yang orang tuanya bercerai sangat terganggu, selain itu faktor negatif dampak dari perceraian adalah kurangnya kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya. Keutuhan rumah tangga dibutuhkan dalam membantu perkembangan psikologi dan pendidikan anak. Kurangnya perhatian dan kasih sayang bagi anak terhadap perceraian orang tua anak menimbulkan perasaan cemas, bingung, resah, malu dan sedih. Terlebih bagi anak usia remaja, maka anak akan mengalami gangguan emosional dan akan lari pada kenakalan remaja dan narkoba.

Page 2 of 2 | Total Record : 14