cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Media Teknologi Hasil Perikanan
ISSN : 23374284     EISSN : 26847205     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Media Teknologi Hasil Perikanan adalah berkala ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, UNSRAT. Media ini akan mempublikasikan hasil penelitian dan kajian pustaka terbaru dalam bidang Teknologi Hasil Perikanan, khususnya yang berhubungan dengan penerapan teknologi bagi peningkatan kualitas produk perikanan, pengembangan produk baru hasil perikanan, keamanan produk hasil perikanan,pemanfaatan limbah hasil perikanan serta topik lain yang berhubungan erat dengan pemanfaatan dan pengolahan hasil perikanan yang dapat dikonsumsi oleh manusia.
Arjuna Subject : -
Articles 2 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 2 (2025)" : 2 Documents clear
Tingkat Penerimaan Nori (Gracilaria sp.) dengan Kombinasi Gelatin Tulang Ikan: Sensory Acceptance of Nori (Gracilaria sp.) Combine with Fish Bone Gelatin Kalaka, Sri Rahayu; Naiu, Asri Silvana; Yusuf, Nikmawatisusanti
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.13.2.2025.64097

Abstract

Nori is a food product made from Gracilaria sp. which is increasingly in demand as a functional food source, but its sensory quality is greatly influenced by the binder used, one of which is gelatin. This study aims to analyze the effect of different combinations of fish bone gelatin on the hedonic acceptance level of nori made from Gracilaria sp. The main ingredient used is Gracilaria sp. seaweed combined with varying concentrations of fish bone gelatin (1%, 3% and 5%). The hedonic test was conducted by semi-trained panelists using a scale of 1–9 for appearance, taste, aroma, and texture parameters. The research data were analyzed using Kruskall wallis and Duncan's advanced test to see significantly different treatments. The results showed that the appearance of nori was relatively similar in all treatments with an average score of 7.00–7.04, as well as taste having a score of 7.36–7.68, while aroma and texture tended to be preferred in the 1% gelatin combination with values ​​of 7.24 for aroma and 7.64 for texture, respectively. Differences in gelatin concentration significantly affected sensory balance, with the use of high-density gelatin enhancing flavor by suppressing aftertaste, but decreasing aroma (6.60) and texture (6.84). Conversely, the use of low-density gelatin maintained the distinctive seaweed aroma and produced a crunchy texture preferred by panelists Kata kunci:  gelatin, gracilaria sp., nori, sensory   Nori merupakan produk pangan berbahan dasar Gracilaria sp. yang semakin diminati sebagai sumber pangan fungsional, namun kualitas sensori sangat dipengaruhi oleh bahan pengikat yang digunakan, salah satunya gelatin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi gelatin tulang ikan yang berbeda terhadap tingkat penerimaan hedonik nori berbahan dasar Gracilaria sp.. Bahan utama yang digunakan adalah rumput laut Gracilaria sp. yang dikombinasikan dengan variasi konsentrasi gelatin tulang ikan (1%, 3% dan 5%). Uji hedonik dilakukan oleh panelis agak terlatih menggunakan skala 1–9 terhadap parameter kenampakan, rasa, aroma, dan tekstur. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan Kruskall wallis dan uji lanjut Duncan untuk melihat perlakuan yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenampakan nori relatif sama pada semua perlakuan dengan skor rata-rata 7,00–7,04, begitupun dengan rasa memiliki skor 7,36 -7,68, sedangkan aroma dan tekstur cenderung lebih disukai pada kombinasi gelatin 1% dengan nilai masing-masing 7,24 untuk aroma dan 7,64 untuk tekstur. Perbedaan konsentrasi gelatin berpengaruh nyata terhadap keseimbangan sensori, dimana penggunaan gelatin tinggi meningkatkan cita rasa dengan menekan aftertaste, namun menurunkan skor aroma (6,60) dan tekstur (6,84). Sebaliknya, penggunaan gelatin rendah mempertahankan aroma khas rumput laut serta menghasilkan tekstur renyah yang lebih disukai panelis. Kata kunci:  gelatin, gracilaria sp., nori, sensori
Pengaruh Waktu Penyimpanan terhadap Mutu Ikan Cakalang (Katsuwonus pelamis L.) Asap yang Diberi Pigmen Fikoeritrin dari Alga Halymenia durvillei: Effect of the addition of phycoerythrin pigment from the algae Halymenia durvillei on the quality of smoked skipjack (Katsuwonus pelamis L.) at cold temperatures Gerung, Marselino Stevano; Mantiri, Desy Maria Helena; Taher, Nurmeilita; Salindeho, Netty; Kemer, Kurniati; Sumilat, Deiske Adeliene; Kadang, Nurfadillah
Media Teknologi Hasil Perikanan Vol. 13 No. 2 (2025)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/mthp.13.2.2025.65464

Abstract

Smoked skipjack tuna (cakalang fufu) is a traditional fishery product from North Sulawesi with strong cultural and economic value. Typically, its natural color ranges from reddish to brownish. However, to enhance visual appeal, some producers add synthetic dyes, including Rhodamine-B, which poses potential health risks to consumers. This study aims to evaluate the potential of phycoerythrin pigment derived from the red alga Halymenia durvillei as a safe and functional natural colorant for smoked skipjack tuna, assessed through physicochemical, microbiological, and organoleptic characteristics during cold storage. The research employed a completely randomized design (CRD) with four treatment factors: phycoerythrin concentration, soaking duration, smoking temperature, and smoking duration. Parameters analyzed included moisture content, pH, Total Plate Count (TPC), and organoleptic attributes. Analyses were conducted on day 0 and day 7 of cold storage in vacuum packs. Results showed that moisture content decreased during storage. pH values also declined but did not differ significantly among treatments. TPC tended to increase over storage time but remained far below the maximum allowable microbial limits. Organoleptic evaluation indicated that phycoerythrin addition significantly improved product appearance without reducing acceptance of aroma, taste, or texture. The best overall sensory performance was observed in treatments incorporating phycoerythrin pigment. This study demonstrates that phycoerythrin has strong potential as a safe and effective natural colorant for smoked skipjack tuna, enhancing visual quality while maintaining product stability during storage.Kata kunci: moisture content, pH, phycoerythrin, smoked skipjack tuna, Total Plate Count (TPC)Cakalang asap (cakalang fufu) merupakan produk perikanan tradisional khas Sulawesi Utara yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi. Pada umumnya warna yang dihasilkan dari produk cafu merah kecoklatan, untuk meningkatkan minat pembeli para pelaku usaha menggunakan pewarna sintetis. Salah satu pewarna sintetis yang digunakan yaitu Rhodamin-B. Namun, praktik penambahan pewarna sintetis seperti Rhodamin-B untuk memperkuat warna produk berpotensi membahayakan kesehatan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi pigmen fikoeritrin dari alga merah Halymenia durvillei sebagai pewarna alami fungsional pada cakalang asap ditinjau dari karakteristik fisikokimia, mikrobiologis, dan organoleptik selama penyimpanan dingin. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan yaitu konsentrasi pigmen fikoeritrin, lama perendaman, suhu pengasapan, dan lama pengasapan. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, derajat keasaman (pH), Angka Lempeng Total (ALT), serta uji organoleptik. Pengujian dilakukan pada hari ke-0 dan hari ke-7 penyimpanan suhu dingin dalam kemasan vakum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air mengalami penurunan selama penyimpanan. Nilai pH mengalami penurunan namun tidak menunjukkan perbedaan nyata antar perlakuan. ALT menunjukkan kecenderungan meningkat selama penyimpanan, tetapi masih berada jauh di bawah batas maksimum cemaran mikroba yang ditetapkan. Uji organoleptik menunjukkan bahwa penambahan pigmen fikoeritrin meningkatkan kenampakan produk secara signifikan tanpa menurunkan tingkat penerimaan terhadap aroma, rasa, dan tekstur. Kombinasi penambahan pigmen fikoeritrin terhadap cakalang asap menunjukkan hasil terbaik berdasarkan penilaian sensori baik. Penelitian ini, penambahan pigmen fikoeritrin berpotensi digunakan sebagai pewarna alami yang aman dan efektif pada cakalang asap serta mampu meningkatkan mutu visual dan mempertahankan stabilitas kualitas selama penyimpanan.Kata kunci: angka lempeng total (ALT), cakalang asap, derajat kesamaan (pH), fikoeritrin, kadar air

Page 1 of 1 | Total Record : 2