cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 1 (2017): July" : 14 Documents clear
The Effect of Jelajah Alam Sekitar (JAS) Approach toward the Natural Science Learning Outcomes for Students with Intellectual Disability Muhammad Rizqianto Fauzi; Sudarsini Sudarsini; Wiwik Dwi Hastuti
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 4, No 1 (2017): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.068 KB) | DOI: 10.17977/um029v4i12017p24-28

Abstract

Students with intellectual disability require specialized learning that can improve a natural science outcomes by using Neighborhood Nature Exploration approce. The purpose of this study is to determine the effect of natural surrounding exploration approach towards Learning outcomes of natural sciences for students with intellectual disability. The research design is Pre experimental of one group pretest-posttest design. Subjects of this study were 8 students with intellectual disability in the grade II. The collection of data was by providing pretest, treatment and post-test. The data analysis used was ladder - Wilcoxon signed. Hypothesis test results showed that the value Tcount  (36) > Ttable (6), then Ho is rejected. The conclusion was that there are significant effect of natural surrounding exploration approach towards Learning outcomes of natural sciences for students with intellectual disability.Siswa tunagrahita memerlukan pembelajaran khusus yang dapat meningkatkan hasil belajar IPA dengan menggunakan pendekatan Jelajah Alam Sekitar. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Jelajah Alam Sekitar terhadap hasil belajar IPA bagi siswa tunagrahita. Kajian ini menggunakan rancangan penelitian Pre experimental design dengan bentuk One Group Pretest-Posttest Design. Subjek kajian ini adalah 8 siswa tungrahita kelas II. Pengumpulan data dengan memberikan pretest, treatment dan post test. Analisis data menggunakan uji jenjang – bertanda Wilcoxon. Hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai Thitung  (36) > Ttabel (6), maka Ho ditolak. Kesimpulannya adalah terdapat pengaruh pendekatan Jelajah Alam Sekitar terhadap hasil belajar IPA pada siswa tunagrahita.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um029v4i12017p024
Teachers’ Perception on Social Skills of Students with Visual Impairments and its Relation with Academic Achievements Mohd Hafiz Baharom; Rosadah Abd Majid
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 4, No 1 (2017): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.371 KB) | DOI: 10.17977/um029v4i12017p49-55

Abstract

Social skills is one of the problems experienced by students with visual impairment due to the absence of visual perception. The aim of this study is to explore the level of social skills among students with visual impairment of teacher perception. This study also reviewed the level of academic achievement based on the result of Primary School Achievement Test (UPSR) and it’s correlation with the social skills. This survey was conducted on 32 year six students with visual impairment from special education integration program and Special Education School for The Blind from seven states. The instrument was a set of questionnaires that were administered to the sample teachers. Data were analysed using descriptive statistics which involved mean and standard deviation as well as inferential analysis Spearman’s correlation coefficient. The findings showed that teacher’s perception towards social skills of students with visual impairment was high. However, this survey also found that their level of academic achievement was low. Spearman’s correlation coefficient inference analysis revealed, there are positive but very weak and insignificant correlation between social skills and academic achievement. In conclusion, this study show efforts must be made in order to improve the academic achievement of these groups.Kemahiran sosial adalah salah satu permasalahan yang dialami oleh Murid Berkeperluan Pendidikan Khas (MBK) ketidakupayaan penglihatan akibat ketiadaan persepsi visual. Objektif kajian ini dijalankan adalah untuk meninjau tahap kemahiran sosial MBK ketidakupayaan penglihatan dari persepsi guru. Selain itu, kajian ini juga meninjau tahap pencapaian akademik MBK ketidakupayaan penglihatan melalui keputusan Ujian Pencapaian Sekolah Rendah (UPSR) dan melihat hubungannya dengan kemahiran sosial murid. Sampel kajian terdiri daripada 32 orang MBK ketidakupayaan penglihatan tahun enam program pendidikan khas integrasi dan Sekolah Pendidikan Khas Cacat Penglihatan dari tujuh buah negeri. Instrumen kajian ialah satu set borang soal selidik yang ditadbir ke atas guru yang mengajar sampel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif yang melibatkan skor min dan sisihan piawai serta analisis inferensi Korelasi Spearman. Dapatan kajian menunjukkan persepsi guru terhadap kemahiran sosial MBK ketidakupayaan penglihatan tahun enam adalah tinggi. Selain itu, didapati pencapaian akademik MBK ketidakupayaan penglihatan adalah rendah. Analisis inferensi pekali Korelasi Spearman mendapati hubungan positif yang sangat lemah dan tidak signifikan antara kemahiran sosial dan pencapaian akademik. Dapatan kajian ini menjadi indikator kepada komuniti pendidikan khas ketidakupayaan penglihatan bahawa pelbagai usaha perlu dilakukan untuk memperbaiki pencapaian akademik golongan ini.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um029v4i12017p049
Competence of Non-PLB Teachers’ Teams (Preparation and Performance Impact Assessment) Desak Ketut Caturwangi; Budiyanto Budiyanto; Ari Wahyudi
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 4, No 1 (2017): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.639 KB) | DOI: 10.17977/um029v4i12017p79-84

Abstract

The efforts to improve competency of non-PLB (Special Education) SLB (Special School) teachers in Bali Province have been programmed by Disdikpora (Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga/the Office of Youth and Sports) of Bali Province in the form of Training of Teachers’ Competency of SLB held in P4TK TK and PLB Bandung. This study was conducted to describe the efforts of the Officer of Youth and Sports of Bali Province in the preparation of the implementation of Training for Teachers’ Competency of SLB non-PLB in Denpasar, the conformity of training material and to determine the implications of SDLB non-PLB teachers’ performance in Denpasar in planning, implementing, and assessment of learning. This type of the research approach is descriptive qualitative. This research was conducted at the Officer of Education, Youth and Sports in Bali Province namely SLB A, B, C and C1 in Denpasar city. The data collection techniques used included observation, interview and documentation. The results of this study indicated that the competence increasing programs of non-PLB SDLB teachers in Denpasar accomplished through cooperation between Disdikpora of Bali province and P4TK TK and PLB Bandung. The Structural program supports SDLB teacher competence in teaching-learning process. Teachers of non-PLB SDLB can make a plan, implement and assess learning. Based on the above results, it can be concluded that: (1) program to improve the quality of SLB teachers in Bali province has been pursued through the implementation of SLB Teacher Competency Training. (2) The training materials is in accordance with the principles of ABK (Special need children) learning. (3) In the learning planning process, it is found some teachers who still need assistance processUpaya meningkatkan Kompetensi Guru SLB Non-PLB di Provinsi Bali telah diprogramkan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dalam bentuk Diklat Kompetensi Guru SLB yang dilaksanakan di P4TK TK dan PLB Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali dalam penyiapan pelaksanaan Diklat Kompetensi Guru SLB Non-PLB di Kota Denpasar, mendeskripsikan kesesuaiaan materi diklat dan untuk mengetahui implikasi kinerja guru SDLB Non-PLB Kota Denpasar dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian adalah deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi Bali, SLB A, B, C dan C1 Kota Denpasar. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program peningkatan kompetensi guru SDLB non-PLB di Kota Denpasar terlaksana melalui kerjasama antara Disdikpora Provinsi Bali dengan P4TK TK dan PLB Bandung. Struktur Program menunjang kompetensi guru SDLB dalam proses belajar-mengajar. Guru SDLB Non-PLB dapat merencanakan, melaksanakan dan menilai pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa; (1) program peningkatan kualitas guru SLB di Provinsi Bali telah diupayakan melalui pelaksanaan Diklat Kompetensi Guru SLB; (2) materi diklat sesuai prinsip-prinsip pembelajaran ABK.; (3) proses perencanaan pembelajaran, ditemukan beberapa orang guru yang masih membutuhkan proses pendampingan.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um029v4i12017p079
Communicating by using PECS for Children with Rubinstein-Taybi Syndrome Derwena Mohd Bazain; Safani Bari
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Luar Biasa Vol 4, No 1 (2017): July
Publisher : Department of Special Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.621 KB) | DOI: 10.17977/um029v4i12017p29-31

Abstract

This study discusses communication aid using the Picture Exchange Communication System (PECS) to children with Rubinstein Taybi Syndrome (RTS). RTS's children suffer mental retardation, have the - the autistic, can not speak and can not manage themselves well. The aim of this study was to determine the effectiveness of using PECS and RTS students can improve their language to communicate better to all. Based on the theory of constructivism introduced by Gagne that emphasizes learning system must start from the simple to the complex. The study design is a case study of a child suffering from Rubinstein-Taybi syndrome. In conclusion, the PECT implemented is expected can help children’s RTS and improve their academic performance.Kajian ini membincangkan mengenai bantuan komunikasi menggunakan Picture Exchange Communication System (PECS) kepada kanak-kanak Sindrom Rubinstein Taybi (RTS). Kanak-kanak RTS ini mengalami kerencatan akal, memiliki ciri – ciri autisme, tidak boleh bertutur dan tidak boleh urus diri dengan baik. Tujuan kajian ini adalah untuk melihat keberkesanan menggunakan PECS dan murid RTS dapat meningkatkan penguasaan bahasa untuk berkomunikasi dengan lebih baik kepada semua. Berdasarkan teori konstruktivisme yang diperkenalkan oleh Gagne yang menekankan sistem pembelajaran harus bermula daripada yang mudah kepada yang rumit. Rekabecntuk kajian ini berbentuk kajian kes terhadap seorang kanak-kanak yang mengalami sindrom Rubinstein-Taybi. Kesimpulannya, diharapkan dengan adanya PECS yang dilaksanakan dapat membantu kanak-kanak RTS ini serta meningkatkan prestasi akademik mereka.DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um029v4i12017p029

Page 2 of 2 | Total Record : 14