cover
Contact Name
Charles E. Mongi
Contact Email
charlesmongi@unsrat.ac.id
Phone
+6281356700321
Journal Mail Official
charlesmongi@unsrat.ac.id
Editorial Address
Jalan Kampus Kleak Unsrat Manado
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
dCartesian: Jurnal Matematika dan Aplikasi
ISSN : 23024224     EISSN : 26851083     DOI : https://doi.org/10.35799/
Core Subject : Science, Education,
dCartesiaN merupakan jurnal yang berhubungan dengan matematika dan komputasi bersama turunan-turunannya (aljabar, geometri, analisis, matematika terapan, matematika diskrit, statistika, teknologi informasi, sistem informasi, rekayasa perangkat lunak).
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2014): September 2014" : 7 Documents clear
Regresi Tersegmen dengan Titik Patahan Diketahui Mongi, Charles
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.697 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.7924

Abstract

Penggunaan analisis regresi diharapkan akan mendapat model regresi yang menjelaskan sebanyak mungkin informasi yang ada pada data. Akan tetapi belum tentu model yang telah dispesifikasikan tersebut cocok dengan data. Dengan demikian satu model kurang sesuai sehingga dibutuhkan beberapa submodel. Model regresi linier tersegmen terdiri dari beberapa submodel linier, bila digambarkan model ini berupa rangkaian garis linier yang patah-patah. Model ini bisa digunakan sebagai pendekatan terhadap bentuk kurva model regresi tidak linier. Hasil analisis regresi linier tersegmen memberikan nilai koefisien determinasi lebih besar dibandingkan model regresi linier sederhana, yang berarti bahwa model regresi linier tersegmen mampu menjelaskan keragaman data lebih besar dari keragaman yang bisa dijelaskan oleh model regresi linier sederhana. Selain itu, untuk kasus ini regresi tersegmen dengan fungsi tidak kontinu lebih baik dari regresi tersegmen dengan fungsi kontinu. Kata kunci: Regresi Tersegmen, Titik Patahan.
Sistem Pendukung Keputusan Dalam Memetakan Wilayah Risiko Banjir Menggunakan Fuzzy Multi Criteria Decision Making Ontah, Glorya; Weku, Winsy; Rindengan, Altien
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.608 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.5439

Abstract

Abstrak Banjir yang melanda di berbagai wilayah Indonesia merupakan suatu fenomena logis karena negara ini berada di daerah tropis dengan intensitas curah hujan yang sangat tinggi. Penelitian bertujuan untuk memetakan daerah berisiko banjir di Kota Manado. Pemetaan wilayah berisiko banjir di Kota Manado memerlukan beberapa pendapat atau masukan dari berbagai pihak. Atribut yang digunakan yaitu kemiringan lahan (%), ketinggian wilayah (%), DAS (km), luas pemukiman/wilayah tutupan lahan (%) dan curah hujan (mm). Penentuan wilayah banjir di Kota Manado menggunakan Fuzzy Multi Criteria Decision Making (MCDM) dengan dua (2) metode yaitu Simple Additive Weighting Method (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). Hasil dengan menggunakan metode SAW dan SAW Fuzzy menunjukkan bahwa wilayah paling berisiko banjir yaitu Kecamatan Wenang. Hasil dengan menggunakan metode TOPSIS dan TOPSIS Fuzzy menunjukkan bahwa wilayah paling berisiko banjir yaitu Kecamatan Bunaken. Wenang sebagai wilayah banjir disebabkan lahan yang berada di dataran landai, ketinggian wilayah di bawah 240 meter, memiliki aliran sungai, intensitas curah hujan tinggi, dan besarnya tutupan lahan mencapai 94,59%. Bunaken menjadi wilayah banjir karena Bunaken memiliki aliran sungai terpanjang di Kota Manado yaitu 17,9 km. Kata kunci: Fuzzy, Kota Manado, MCDM, SAW, TOPSIS, Wilayah Banjir.
MASALAH TONGKAT DAN TALI : KARDIOID VERSUS ELIPS Mananohas, Mans Lumiu
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.628 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.5457

Abstract

Abstrak Sebuah tali dengan panjang tertentu diikatkan ke sebuah tongkat dengan panjang juga tertentu tepat pada tiap ujungnya. Di sini kedua ujung tali masing-masing  harus tepat berada di kedua ujung tongkat. Akan dicari bentuk tali yang memaksimumkan luas antara tali dan tongkat. Solusi yang diinginkan di sini adalah  kurva berbentuk fungsi . Masalah ini akan dikaji untuk panjang tongkat 1 satuan. Untuk kasus panjang tali   telah ditemukan solusinya, yaitu segmen lingkaran. Akan tetapi solusi berupa segmen lingkaran sudah tidak berlaku lagi untuk kasus . Pada penelitian sebelumnya, telah diperiksa beberapa keluarga kurva, dimana segmen elips memberikan luas paling besar. Pada penelitian ini penulis tertarik untuk memeriksa segmen kardioid. Hasilnya terdapat kasus dengan panjang yang sama, yakni 1.539600718, dimana segmen kardioid membentuk luas yang lebih besar bila dibandingkan dengan segmen elips.   Kata kunci :Masalah Dido, masalah tongkat dan tali, maksimum, kardioid, elips.
Penggunaan Analisis Komponen Utama Dalam Penggabungan Data Peubah Ganda pada Kasus Produksi Pertanian dan Perkebunan Di Wilayah Bolaang Mongondow Tahun 2008 Abdurrachman, Sunarsi Habib; Komalig, Hanny; Nainggolan, Nelson
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.294 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.4816

Abstract

Abstract The objective of this research is to study the combine the two groups of data with multivariate variables using Principal Component Analysis. The data used in this study is a secondary data drawn from the North Sulawesi BPS data in Production Agriculture and Plantation Bolaang Mongondow region in 2008. The results show that PCA can be used to combining two separate groups multivariate data and the correlation between the Principal Components of the data are combined with the Principal Component of the overall initial data (intact) is relatively high wich correlation between PC1 and PC1AB as big 0,987 and correlation between PC2 and PC2AB as big 0,916. Keywords : Principal Component Analysis, Agriculture Production and Plantation Abstrak Tujuan penelitian ini adalah menggabungkan dua gugus data peubah ganda dengan menggunakan Analisis Komponen Utama. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang diambil dari BPS Sulawesi Utara yakni Data Produksi Pertanian Dan Perkebunan Di Wilayah Bolaang Mongondow Tahun 2008. Hasilnya menunjukkan bahwa AKU dapat digunakan untuk menggabungkan dua gugus data peubah ganda yang terpisah dan korelasi antara komponen utama dari data yang digabungkan dengan komponen utama dari keseluruhan data awal (utuh)  relatif tinggi yakni dengan nilai korelasi PC1 dan PC1AB sebesar 0,987 dan PC2 dan PC2AB  sebesar 0,916.   Kata kunci : Analisis Komponen Utama, Produksi Pertanian dan Perkebunan
Analisis Penentuan Musim Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis L.) di Perairan Sangihe Sulawesi Utara Paendong, Marline S; Kekenusa, John Socrates; Weku, Winsy Ch.D
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.379 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.6774

Abstract

Analisis Penentuan Musim Penangkapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis L.) di Perairan Sangihe Sulawesi Utara Abstract Study on fishing season for skipjack tuna Katsuwonus pelamis, was described in the Sangihe waters North Sulawesi. The data was used based upon the catch and fishing trip monthly by purse seine in fish landing places at Sangihe over the periods 2008 to 2013. The analysis for fishing season using The Average Percentage Methods. The result showed that the skipjack tuna can be caught throughout the year. The fishing season for skipjack tuna occurred during April to October, while November to March are not fishing season. Keywords : Skipjack tuna, purse seine, fishing season, The AveragePercentage Methods.   Abstrak Studi musim penangkapan ikan untuk tuna cakalang Katsuwonus pelamis, digambarkan di perairan Sangihe Sulawesi Utara. Data yang digunakan berdasarkan hasil tangkapan dan memancing bulanan dengan pukat cincin di tempat-tempat pendaratan ikan di Sangihe selama masa 2008 sampai 2013. Analisis untuk musim penangkapan ikan menggunakan Metode Persentase rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuna cakalang dapat ditangkap sepanjang tahun. Musim penangkapan ikan untuk tuna cakalang terjadi selama April sampai Oktober, sementara bulan November - Maret bukan musim memancing. Kata kunci: tuna cakalang, pukat cincin, musim penangkapan ikan, Metode AveragePercentage.
ANALISIS BIPLOT UNTUK MEMETAKAN SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KABUPATEN KEPULAUAN SANGIHE BERDASARKAN EMPAT INDIKATOR STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN Tinungki, Jaqualine; Hatidja, Djoni; Komlaig, Hanny
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.414 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.5338

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk  memetakan keunggulan dan kekurangan dari SMP-SMP di Kabupaten Kepulauan Sangihe berdasarkan empat indikator standar nasional pendidikan dengan menggunakan analisis biplot. Keempat indikator standar nasional tersebut merupakan peubah pada penelitian ini, standar tersebut  yaitu standar pendidik dan tenaga kependidikan,  standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan dan standar pembiayaan pendidikan. Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder yang diambil dari Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Kepulauan Sangihe dan dari sampel 12 SMP di Kabupaten Kepulauan Sangihe.Hasilnya menunjukan bahwa, sekolah-sekolah yang dikategorikan telah memiliki standar yang unggul terhadap keempat indikator standar nasional pendidikan adalah SMPN 1 Tahuna, SMPN 2 Tahuna, SMPN 3 Tahuna, SMPN 1 Tabukan Selatan tenggara dan SMPN 1 Tabukan Selatan. Sedangkan Sekolah – sekolah yang dikategorikan memiliki standar yang kurang unggul terhadap keempat indikator standar nasional pendidikan adalah SMPN 1 Manganitu Selatan, SMPN 1 Tabukan Selatan Tengah, SMP Kristen Bellae, SMPN 6 Tabukan Utara, SMP Kristen Sawang Jauh, SMPN 6 Satap Manganitu dan SMPN 4 Tamako. Sekolah yang dikatakan unggul pada jumlah dan kualifikasi guru, pustakawan, dan laboran.Jumlah dan luas ruang perpustakaan, jumlah dan luas ruang guru, serta jumlah dan luas ruang tata usaha adalah SMP Negeri 1 Tahuna.
Pemetaan Kecamatan – Kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow Berdasarkan Hasil Produksi Pertanian dan Perkebunan Dengan Menggunakkan Analisis Biplot Kahuweka, Friscilia; Paendong, Marline; Langi, Yohanes
d'CARTESIAN:Jurnal Matematika dan Aplikasi Vol 3, No 2 (2014): September 2014
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.448 KB) | DOI: 10.35799/dc.3.2.2014.5339

Abstract

Pertanian adalah suatu kegiatan manusia yang termasuk didalamnya yaitu bercocok tanam, peternakan, perikanan dan juga kehutanan. Sebagian besar mata pencaharian masyarakat di negeri Indonesia adalah sebagai petani, sehingga sektor pertanian sangat penting untuk dikembangkan di negara kita.Tujuanpenelitianiniadalahmemetakkan secara grafis antara kecamatan-kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow berdasarkan hasil produksi pertanian dan perkebunan dengan menggunakkan Analisis Biplot.Data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder tentang banyaknya hasil produksi pertanian dan perkebunan di Kabupaten Bolaang Mongondow tahun 2012.Hasilnyamenunjukkanbahwakecamatan-kecamatantelah memiliki hasil produksi pertanian dan perkebunan yang  unggul adalah kecamatan Dumoga Barat, kecamatan Dumoga Utara, kecamatan Dumoga Timur, Lolayan, kecamatan Passi Timur, kecamatan Passi Barat, kecamatan Bilalang, dan  kecamatan Lolak. Sedangkan objek-objek yang belum unggul adalah kecamatan Poigar, kecamatan Bolaang, kecamatan Bolaang Timur, dan kecamatan Sang Tombolang.   Kata kunci : AnalisisBiplot, Produksi Pertanian dan Perkebunan

Page 1 of 1 | Total Record : 7