cover
Contact Name
Umbara
Contact Email
jurnalumbara@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalumbara@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
UMBARA Indonesian Journal of Anthropology
ISSN : 25282115     EISSN : 25281569     DOI : -
Core Subject : Social,
Arjuna Subject : -
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 1 (2016)" : 13 Documents clear
Ritus Ruwatan Murwakala di Surakarta Lies Mariani
Umbara Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (397.33 KB) | DOI: 10.24198/umbara.v1i1.9603

Abstract

Artikel ini membahas Ruwatan Murwakala sebagai salah satu bentuk ritus peralihan di Jawa. Ritual sakral terkait daur hidup ini masih dilaksanakan oleh masyarakat Jawa dan masih dianggap relevan. Ritus ini juga menjadi bagian dari tradisi lisan dan tulisan yang bersifat tangible dan intangible. Merujuk pada konsep Van Gennep mengenai  ritus peralihan, ritual ini memiliki tahapan sesuai tahapan dalam ritus peralihan manusia yaitu separations atau rites of separation (perpisahan) pada tahap pertama, marge atau rites of liminal (peralihan) pada tahap kedua, dan aggregation atau rites of incorporation (pemulihan) pada tahap ketiga. Artikel ini juga mendiskusikan peran penting dalang dalam prosesi ritual. Ia tidak hanya berperan memimpin ritual tetapi juga berperan sebagai mediator bagi terwujudnya keseimbangan tertib kosmos dalam masyarakat; yang ditandai adanya hubungan harmonis antara sesama manusia dengan kekuatan gaib dan alam semesta. Kata kunci: Ritus, Ruwatan, Murwakala, Daur hidup, Tradisi lisan
Teka-Teki Poliandri: Kritik Antropologi atas Sosiobiologi Stanley Khu
Umbara Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.021 KB) | DOI: 10.24198/umbara.v1i1.9600

Abstract

Artikel ini membahas kritik yang berpotensi dikemukakan oleh Antropologi atas hakikat Sosiobiologi yang simplistik. Dengan mencuplik aneka ragam etnografi dari berbagai belahan dunia, penulis mengkaji berbagai pendekatan dan alasan dalam praktik poliandri, yang menurut Sosiobiologi semata-mata disebabkan oleh 'gen egois'. Penulis berargumen bahwa terlepas dari dorongan alamiah biologis untuk memastikan keberlangsungan gen, terdapat beragam faktor lainnya yang mendasari poliandri. Selagi menunjukkan bahaya pendekatan naturalisasi ilmu sosial untuk mengkaji poliandri, di saat bersamaan penulis juga skeptis dengan interpretivisme, karena keduanya berisiko menghasilkan reduksionisme. Penulis menawarkan semacam pendekatan materialis-historis dalam memahami fenomena poliandri serta menunjukkan bagaimana metode etnografi sebagai warisan disiplin ilmu Antropologi yang paling tersohor, cermat dan mendetail, memiliki sumbangan besar dalam upaya memahami masyarakat manusia yang kompleks. Kata kunci: Antropologi, Sosiobiologi, Poliandri, Darwinisme
Kelas Menengah di Kota Menengah Budi Rajab
Umbara Vol 1, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (136.449 KB) | DOI: 10.24198/umbara.v1i1.9606

Abstract

Page 2 of 2 | Total Record : 13