cover
Contact Name
Verna A. Suoth
Contact Email
vernaalbert@gmail.com
Phone
+628124757878
Journal Mail Official
mipa.unsrat.online@gmail.com
Editorial Address
EDITOR IN CHIEF Gerald H. Tamuntuan, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia MANAGING EDITOR Verna A. Suoth, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Audy Wuntu, Fakultas MIPA Univesitas Sam Ratulangi BOARD OF EDITOR Nio Song Ai, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia BOARD OF EDITOR Nelson Naingolang, Universitas Sam Ratulangi, Indonesia
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal MIPA
ISSN : -     EISSN : 23023899     DOI : https://doi.org/10.35799/jmuo.10.2.2021.33592
Core Subject : Science, Education,
Jurnal MIPA menjadi sarana publikasi bagi akademisi dan peneliti. Jurnal MIPA mempublikasikan artikel hasil penelitian di bidang : Matematika Fisika Biologi Kimia
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2017)" : 15 Documents clear
Simulasi Penjalaran Gelombang Tsunami di Sofifi– Tidore Kepulauan Maluku Utara sebagai Upaya Mitigasi Bencana Sumtaki, Mellisa Inggried; Pasau, Guntur; Tongkukut, Seni H.J.
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.16176

Abstract

Telah dilakukan simulasi penjalaran gelombang tsunami di Sofifi – Tidore Kepulauan Maluku Utara untuk mengetahui waktu tiba dan tinggi gelombang tsunami yang menerjang pantai apabila gempa yang diikuti tsunami kembali terjadi. Simulasi menggunakan perangkat lunak WinITDB dengan memasukkan koordinat sumber tsunami, koordinat daerah yang akan diterjang tsunami, panjang patahan, lebar patahan dan deformasi dasar laut dari data gempa yang pernah menimbulkan tsunami. Hasil simulasi menunjukkan bahwa daerah Sofifi termasuk dalam klasifikasi tsunami yang cukup berbahaya dengan tinggi gelombang 0,5 m ≤ H ≤ 1,5 m dan waktu minimum gelombang tsunami mencapai pantai adalah 36 menit.A simulation of tsunami wave transmission in Sofifi – Tidore archipelago, North Maluku has been done to know the arrival time and the height of tsunami wave that hits the coast if an earthquake that followed by tsunami reoccurs. The simulation is carried out using software WinITDB by inputting the coordinate of tsunami source, coordinate of the region that will be hit by the tsunami, the length and the width of the fracture, and the seafloor deformation from the data of earthquakes that ever triggered tsunamis. The result shows that Sofifi region is classified as fairly-dangerous with tsunami waveheight of 0,5m ≤ H ≤ 1,5m and minimum time lapse for the tsunami wave to reach the coast is 36 minutes.
Analisis Pengaruh Radiasi Gelombang Mikro Pada Struktur Kristal Pati (Starch) Sasue, Rianita; Sangian, Hanny Frans; Mosey, Handy IR.
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.16158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perubahan struktur Kristal sampel setelah diberi perlakuan awal (pretreatment) dengan cara memanfaatkan radiasi gelombang Elektromagnetik. Alat yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah microwave sedangkan sampel atau substrat yang dipilih adalah pati singkong yang telah dihaluskan dan dikeringkan di bawah sinar matahari selama beberapa waktu. Bahan yang telah di pretreatment  dengan microwave selanjutnya dilakukan pengukuran dengan menggunakan SEM, XRD dan FTIR. Karakterisasi substrat yang telah mengalami proses pretreatment kemudian  dibandingkan dengan sampel alami.SEM menunjukan bahwa permukaan granula dari sampel yang dilakukan pretreatment mengalami perubahan. Dari pola XRD memperlihatkan perubahan Kristal menjadi lebih amorf pada sudut antara 15-24°, sedangkan pola FTIR terjadi pergeseran wilayah serapan gelombang inframerah pada sampel yang  dilakukan pretreatmentThis research is aimed to analyze the change of sample crystal structure after it  was given a pretreatment by utilizing the microwave radiation. The device that was used in this research was a microwave set, while the chosen sample or subtrate was starch which has been mashed and dried under the sunlight for days. Material that was conducted a pretreatment was then measured using SEM, XRD and FTIR. Characterization of the subtrate that has been undergone the pretreatment was then compared to the natural sample.The SEM showed that the granule surface of treated substrate changed while the XRD pattern displayed a transformation to be more amorphous at the angles of 15-24°. The FTIR pattern revealed the absorption of infrared wave shifted for the sample treated by microwave compared to that of original substrate.
Identifikasi Patahan Manado dengan menggunakan Metode Geolistrik Konfigurasi Wenner-Schlumberger di Airmadidi Minahasa Utara Mende, Christi; As'ari, As'ari; Ferdy, Ferdy
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.15877

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi dan memetakan Patahan Manado yang melintasi Kelurahan Rap-Rap Airmadidi Minahasa Utara. Penelitian dilakukan menggunakan alat geolistrik Multichannel and Multielectrode Resistivity MAE X612-EM. Pengambilan data dilakukan pada 3 lintasan pengukuran dengan panjang bentangan masing-masing 480 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak RES2DINV. Hasil pengolahan data tersebut memberikan gambaran penampang lintang 2 dimensi citra bawah permukaan pada ketiga lintasan. Berdasarkan hasil analisis, teridentifikasi rekahan pada jarak 30 meter dari jalur Patahan Manado, dengan kedalaman dari permukaan tanah 0-50 meter untuk lintasan 1, 0-25 meter untuk lintasan 2, 0-30 meter untuk lintasan 3, dengan harga resistivitas <70 Ωm.The research has been done to identify and to create a map of Manado Fault that passed through the Village of Rap-Rap, Airmadidi, North Minahasa. The research was carried out using a multichannel and multielectrode resistivity MAE X612-EM geoelectrical device.The data collection was carried out on 3 measurement lineswith a range of 480 meters each. The data processing was held using RES2DINV software. Its result gave an overview of the 2-dimensional transection of beneath-surface imaging on those 3 lines. According to the analysis outcome, the fracture is identified at 30 meters from the Manado fault, with a depth of 0-50 meters from the ground's surface (line 1), 0-25 meters (line 2), and 0-30 meters (line 3) with a resistivity value of <70 Ωm.
Pemetaan Aair Tanah Menggunakan Metode Geolistrik Tahanan Jenis Konfigurasi Dipol-dipol Di Universitas Sam Ratulangi Husain, Mirna; _, As’ari; Tongkukut, Seni H.J.
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.16175

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk mendeteksi keberadaan air tanah di area Universitas Sam Ratulangi. Penelitian ini menggunakan metode geolistrik  resistivitas tahanan jenis konfigurasi Dipol-dipol.  Akuisisi data menggunakan Multichannel and Multielectrode resistivity an IP meter 48 simultaneous channel merek MAE X 612-EM. Pengukuran dilakukan pada 11 lintasan dengan panjang masing-masing lintasan 480 meter. Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Res2Dinv dengan hasil berupa gambar tampang lintang resistivitas model bawah permukaan 2D yang digunakan untuk menentukan posisi akuifer air tanah.Hasil menunujukkan bahwa adanya lapisan batuan dengan nilai resistivitas rendah yaitu    280 Ωm. Nilai resistivitas yang merupakan lapisan pembawa air adalah   25,93 Ωm. Posisi akuifer diperoleh pada lintasan 1, 3, 5, 7, 8 dan 9.of Sam Ratulangi area.The research used the dipole-dipole configuration resistivity geoelectic method. Data acquisitions is using Multichannel and Multielectrode resistivity an IP meter 48 simultaneous channel of MAE X 612-EM types. The measurement is done on 11 lines with length of each line is 480 meters. Data processing has been done by using Res2Dinv software and resulted of 2D resistivity subsurface model which  used to determine the groundwater aquifer position.The results show that the existence of rock layer with low resistivity is    280 Ωm. The resistivity of rock layer of the water aquifer is    25,93 Ωm. Position of aquifer are obtained in the 1,3,5,7,8, and 9 lines.
Pengamatan Seismisitas Gempa Bumi Di Wilayah Pulau Sulawesi Menggunakan Perubahan Nilai a-b Pasau, Guntur; -, Ferdy; Tamuntuan, Gerald H
Jurnal MIPA Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jm.6.1.2017.15988

Abstract

Telah dilakukan pengamatan seismicitas gempa bumi Pulau Sulawesi berdasarkan perubahan nilai a-b. Pulau Sulawesi yang merupakan wilayah pertemuan beberapa lempeng bumi memiliki aktivitas kegempaan yang sangat tinggi sehingga diperlukan upaya mitigasi terhadap ancaman gempa bumi tersebut. Salah satu upaya mitigasi adalah memetakan paramaeter seismotektonik yakni nilai a-b secara spasial. Penentuan variasi perubahan nilai parameter seismotektonik menggunakan metode statistik maximum likelihood. Data yang digunakan adalah data hypocenter gempa yang dikumpulkan dari dua katalog yakni data USGS dan ANSS selama selang pengamatan Februari 1963 sampai Mei 2016 meliputi wilayah 1180BT-1270BT dan 70LS-50LU. Hasil analisis perubahan nilai parameter seimotektonik secara umum menunjukkan bahwa variasi nilai b berkisar 0.55-2.55,dan nilai a berkisar 3.72-14.75. Dari  hasil analisis periode ulang secara umum menunjukkan bahwa periode ulang gempa magnitude 6.0 sekitar 2.4-12 tahun magnitude, magnitude 6.5 sekitar 6-30 tahun, magnitude 7.0 sekitar 14-70 tahun, gempa dengan magnitudo 7.5 sekitar 32-162.5 tahun.The earthquake seismic activity in Sulawesi Island based on changes in the a-bvalue has been observed. Sulawesi Island which is the junction of several tectonic plates, has a very high seismic activity so it is crucial to mitigate the thread of the earthquake. One effort to mitigate the earthquake is by measuring and mapping the value of this a-bseismotectonicparameter spatially. Maximum likelihood statistical methods has been employed todetermine thechanges of parameter seismotectonic variationvalue. The datas used in this research is the observatory earthquake hypocenter data catalog which is USGS data and ANSS datacollected fromFebruary 1963 until May 2016 covering an area 1180E-1270ELongitude and -70S-50NLatitude. The results of the analysis of changes in the parameter seimotektonicvaluegenerally indicates that the variations in the value of b ranges from 0:55 to 2:55, and the value of a range from 3.72 to 14.75. Based on analysis, the return period of 6.0 earthquake magnitude generally are around 2.4 to 12 years, the return periodof 6.5 magnitude are around 6 to 30 years, the return periodof 7.0 magnitude are around 14 to 70 years, the return period of 7.5 magnitude earthquakeare around 32.5 to 162.5 years.

Page 2 of 2 | Total Record : 15