cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
JURNAL ENGGANO
Published by Universitas Bengkulu
ISSN : 26155958     EISSN : 25275186     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Enggano is published twice a year, in April and September, and contains a mixture of academic articles and reviews on all aspects of marine science and fisheries.
Arjuna Subject : -
Articles 23 Documents
Search results for , issue "Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL" : 23 Documents clear
PEMETAAN DAN MONITORING DISTRIBUSI BAGAN TANCAP MENGGUNAKAN APLIKASI GOOGLE EARTH DI PERAIRAN TAPANULI TENGAH-SIBOLGA SUMATERA UTARA Rosmasita Rosmasita; Hensamuel Situmeang; Teguh Herianto; Irwan Limbong; Fanji Suteja
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.603-612

Abstract

Bagan tancap merupakan alat penangkapan ikan yang banyak di temukan di perairan Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Informasi sebaran bagan tancap di perairan Tapanuli Tengah dan Sibolga sangat diperlukan sebagai dasar untuk memonitoring keberlanjutan dan keberadaan alat tangkap ini. Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan teknologi penginderaan jauh (Google Earth) untuk memetakan dan memonitoring jumlah bagan tancap di perairan Tapanuli Tengah dan Sibolga. Metode yang digunakan adalah metode digitasi hasil citra pada Google Earth. Berdasarkan hasil digitasi, menunjukkan bahwa pada tahun 2005, sebanyak 137 unit Bagan Tancap berdistribusi di perairan kecamatan Tapian Nauli, Kolang, Sibolga Utara, Sarudik dan Pandan.  Tahun 2010 terdapat 443 unit dengan penambahan jumlah distribusi Bagan Tancap di perairan kecamatan Sarudik. Tahun 2015 terdapat 475 unit dan tahun 2019 terdapat 696 unit yang terdistribusi hingga di perairan kecamatan Barus, Sosorgadong dan Sorkam Barat. Hasil monitoring menunjukkan bahwa alat tangkap bagan tancap di perairan Tapanuli Tengah- Sibolga mengalami pertambahan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2005 ke 2010 dapat dilihat terjadi penambahan jumlah unit alat tangkap bagan tancap yaitu 306 unit. Rentang satu dekade yaitu dari tahun 2005 ke 2015 terjadi penambahan sekitar 338 unit. Penambahan drastis terjadi dari tahun 2005 ke 2019 yaitu 559 unit, sedangkan penambahan yang paling sedikit dari tahun 2010 ke 2015 yaitu 32 unit. Pada tahun 2010 ke 2019 terjadi penambahan sekitar 253 unit dan dari tahun 2015 ke 2019 terjadi penambahan dengan jumlah 221 unit.Bamboo Platform Lift Net is fishing gear that is commonly found in the waters of Tapanuli Tengah and Sibolga. They are information on the distribution needed as a basis for monitoring the sustainability and existence of this fishing gear. The purpose of this study is to utilize remote sensing technology (Google Earth) to mapping and monitoring the number of Bamboo Platform Lift Net in the waters of Tapanuli Tengah and Sibolga. The method used is the digitization method of image Google Earth. The result based on the digitization, it showed that in 2005, 137 units of Bamboo Platform Lift Net were distributed in the waters of Tapian Nauli, Kolang, North Sibolga, Sarudik, and Pandan districts. In 2010 there were 443 units with an additional number of distribution of Bamboo Platform Lift Net in the waters of the Sarudik district. In 2015 there were 475 units and in 2019 there were 696 units distributed up to the waters of Barus, Sosorgadong, and West Sorkam. The monitoring results showed that the Bamboo Platform Lift Net has increased annually. From 2005 to 2010 it could be seen that there was an increase in the number of fishing gear units, which were 306 units. The range a decade 2005 to 2015, there was an addition of about 338 units. Drastic additions occurred from 2005 to 2019, namely 559 units, while the least additions from 2010 to 2015 were 32 units. From 2010 to 2019 there was an increase of about 253 units and from 2015 to 2019 there was an increase with 221 units.
PENGARUH PEREKONOMIAN MASYARAKAT NELAYAN TERHADAP TINGKAT PENDIDIKAN ANAK DI KELURAHAN HAJORAN KABUPATEN TAPANULI TENGAH Juliana Pebrina Siburian; Siti Rahmadani; Insaniah Rahimah
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.466-472

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan kearah yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah pengaruh perekonomian nelayan terhadap tingkat pendidikan yang dimiliki anak dikelurahan Hajoran kabupaten Tapanuli Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Purposive Sampling yaitu keluarga nelayan yang memiliki anak sudah menyelesaikan sekolah, baik tamatan SD/MI, SMP/MTS, SMA/Sederajat atau Perguruan Tinggi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif presentase (DP) dan Analisis regresi berganda yang diolah menggunakan model SPSS versi 20. Hasil yang diperoleh yaitu: (1) Besarnya pengaruh variabel kondisi sosial terhadap tingkat pendidikan anak adalah 10,75% dengan  sebesar 2,381 dan signifikan  0,021 yang artinya kondisi sosial berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pendidikan anak di kelurahan Hajoran; (2) Besarnya pengaruh variabel kondisi ekonomi terhadap tingkat pendidikan anak adalah 8,35% dengan t hitung sebesar 2,066 dan signifikansi 0,044 yang artinya kondisi ekonomi berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat pendidikan anak (3) kondisi sosial ekonomi berpengaruh secara bersama-sama terhadap tingkat pendidikan anak sebesar 19,9% yang artinya kondisi sosial ekonomi keluarga mampu mempengaruhi tingkat pendidikan anak dan sisanya 80,1% adalah variabel lain.Education is a life process in which to develop in live and better of life. This study aims to verify if there is an influence of the fishermen's economy on the level of education of children in the village of Hajoran, at district of Central Tapanuli. This research is a quantitative descriptive study, the sampling technique used in this study uses the method of purposeful sampling, which is a family of fishermen who have children who finished school, graduated from elementary school / MI, Junior high school / MTS, Senior high school / equal or college. The data analysis technique used is the descriptive percentage (DP) and the multiple regression analysis, processed using the SPSS version 20 model. The results obtained are: (1) The magnitude of the influence of social conditions variables at the level schooling of children is 10.75% with t-count 2.338 and significant 0.021, which means that social conditions significantly influence the level of education of children in the village of Hajoran; (2) The magnitude of the influence of the variables economic conditions on the education level of children is 8.35%, with a t-count of 2.066 and a significance of 0.044, which means that economic conditions significantly influence the level of children's education (3) socioeconomic conditions jointly influence the level of education. children in 19.9%, which means that the socioeconomic condition of the family is capable of influencing the educational level of the children and the remaining 80.1% is another variable.
ANALISIS KANDUNGAN NITRAT DAN FOSFAT SERTA KETERKAITANNYA DENGAN KERAPATAN MANGROVE DI PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG Sabrilianti Yahra; Zulham Apandy Harahap; Eri Yusni; Rusdi Leidonald
JURNAL ENGGANO Special Issue SEMINAR NASIONAL VIRTUAL
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jenggano.5.3.350-366

Abstract

Pantai Labu merupakan daerah yang terletak di Kabupaten Deli Serdang dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk penangkapan ikan menggunakan kapal, pemukiman serta aktivitas wisata. Adanya aktivitas tersebut diduga menyebabkan penurunan kualitas lingkungan mangrove yang berada di Pantai Labu. Nitrat dan Fosfat merupakan nutrien utama yang menentukan kestabilan pertumbuhan vegetasi mangrove. Akibat penurunan kualitas lingkungan, maka akan mempengaruhi distribusi nitrat dan fosfat yang dapat mempengaruhi pertumbuhan mangrove tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan nitrat dan fosfat di substrat mangrove serta keterkaitannya dengan kerapatan mangrove. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Oktober 2019 dengan menggunakan metode purposive sampling pada 5 titik stasiun. Hasil penelitian didapatkan nilai total kerapatan mangrove untuk tingkat pohon yaitu 2,89 Ind/m2,untuk tingkat pancang 1,75 Ind/m2 dan untuk tingkat semai 0,1 Ind/m2. Kandungan nitrat dalam sedimen berkisar antara 0,7-1,11 mg/kg dan kandungan fosfat dalam sedimen berkisar antara 2,5-2,8 mg/kg. Kandungan nitrat di subtrat yang didapatkan dalam penelitian ini termasuk ke dalam kategori rendah. Kandungan fosfat di subtrat yang didapatkan dalam penelitian ini termasuk ke dalam kategori rendah. Keterkaitan nitrat dengan kerapatan mangrove yang didapatkan sebesar 98% yang berarti nitrat memiliki pengaruh yang sangat besar dengan kerapatan mangrove, sedangkan keterkaitan fosfat dengan kerapatan mangrove yang didapatkan adalah sebesar 20% yang berarti fosfat memiliki pengaruh yang kecil (sedikit) dengan kerapatan mangrove.Pantai Labu is an area located in Deli Serdang Regency which is used by the people for fishing using ships, settlements and tourist activities. The existence of these activities is thought to cause a decrease in the quality of the mangrove environment on Pantai Labu. Nitrate and Phosphate are the main nutrients that determine the stability of mangrove vegetation growth. As a result of environmental degradation, it will affect the distribution of nitrates and phosphates which can affect the growth of mangroves. This study aims to figure out the nitrate and phosphate content in the mangrove substrate and its relation to the density of the mangrove. This research was conducted in September-October 2019 using a purposive sampling method at 5 station points. The results obtained total value of mangrove density for tree level is 2.89 Ind/m2, for the sapling level 1.75 Ind/m2 and for seedling level 0.1 Ind/m2. Nitrate content in sediments ranged from 0.7-1.11 mg/kg and phosphate content in sediments ranged from 2.5-2.8 mg/kg. The nitrate and phosphate content in the substrate obtained in this study was the low category. Result of statistical analysis of the relationship between nitrate and mangrove density was 98%, which means that nitrate had a very big effect on mangrove density, while the relationship between phosphate and mangrove density was 20%, which meant that phosphate had a small effect (a little) with mangrove density.

Page 3 of 3 | Total Record : 23