cover
Contact Name
Evi Chamalah
Contact Email
chamalah@unissula.ac.id
Phone
+6282225564243
Journal Mail Official
pbsi.fkip@unissula.ac.id
Editorial Address
Jl. Kaligawe Raya Km 4 Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia
ISSN : 23385944     EISSN : 26145294     DOI : https://doi.org/10.30659/jpbi
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia is a journal published by Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Islam Sultan Agung. The journal provides a room for researchers, academists, professionals, practicians, and students to deliver and share various knowledge in forms of research articles, as well as research results or qualified theoretical studies such as case studies, analysis or book review about linguistics, literature and teaching.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024" : 9 Documents clear
PENERAPAN MEDIA VHS 10 TV DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS EDITORIAL KELAS XII Ludfiah, Ifa; Ngatmini, Ngatmini
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.32-39

Abstract

Keterampilan menulis merupakan keterampilan paling kompleks di antara keterampilan berbahasa lain, seperti keterampilan membaca, menyimak, dan berbicara. Media pembelajaran merupakan salah satu komponen penting dalam meningkatkan hasil pembelajaran, tentu dengan memperhatikan preferensi belajar maupun kebutuhan peserta didik. Dalam penelitian ini, dideskripsikan tentang penerapan media VHS 10 TV dalam meningkatkan keterampilan menulis teks editorial di kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 14 Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian diskriptif kualitatif. Instrumen dalam penelitian yang digunakan adalah instrumen non tes dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumentasi. Hasil dari penelitian, penerapan media VHS 10 TV sangat baik dilakukan di kelas XII MIPA 3. Hal itu dibuktikan pada nilai yang diperoleh peserta didik dalam pembelajaran menulis teks editorial, dengan perolehan nilai rata-rata 93. Berdasarkan perolehan nilai tersebut, tingkat ketercapaian tujuan pembelajaran untuk memproduksi atau menulis teks editorial sesuai struktur dan kaidah kebahasaan dengan menerapkan media VHS 10 TV di kelas XII MIPA 3 SMA Negeri 14 Semarang, sangat baik. Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai alternatif dalam mengembangkan media pembelajaran yang berpihak pada peserta didik.  Pemanfaatan media pembelajaran yang ada di sekitar, maupun yang ada dalam diri, dengan pendidik tampil secara nyata di hadapan peserta didik melalui media yang diminati. Seluruh peserta didik diharapkan mampu mencapai tujuan pembelajaran secara optimal. Writing skills are the most complex skills among other language skills, such as reading, listening and speaking skills. Learning media is an important component in improving learning outcomes, of course by paying attention to learning preferences and student needs. In this research, we describe the application of VHS 10 TV media in improving editorial text writing skills in class XII MIPA 3 SMA Negeri 14 Semarang. This research is a qualitative descriptive research. The research instrument used was a non-test instrument with data collection techniques through interviews, observation and documentation analysis. The results of the research showed that the application of VHS 10 TV media was very good in class to produce or write editorial texts according to the structure and rules of language by applying VHS 10 TV media in class XII MIPA 3 SMA Negeri 14 Semarang, very good. The research results can be used as an alternative in developing learning media that supports students.  Utilization of learning media that is around you, as well as what is within you, with educators appearing in real life in front of students through media of interest. All students are expected to be able to achieve learning goals optimally. 
TIPE DISFEMISME PADA KANAL YOUTUBE ROCKY GERUNG OFFICIAL EDISI PEMILU 2024 Rizqiyah, Ani Malikhatur; Setiana, Leli Nisfi; Azizah, Aida; Chamalah, Evi
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.11-19

Abstract

Indonesia memiliki keberagaman budaya, salah satunya adalah bahasa. Bahasa yang bermacam-macam tersebut merefleksikan kekayaan budaya yang ada pada masyarakat pemakainnya. Bahasa menjadi fenomena yang melekat ditengah masyarakat dengan berbagai kepentingan dan fungsinya. Fungsi bahasa sangat bervariasi, bahasa digunakan untuk mengekspresikan ide, pikiran, pandangan, perasaan dan emosi. Selain itu, bahasa juga sebagai sarana penyampaian argumentasi dan mengemukakan pendapat kepada pihak lain. Karenanya bahasa memiliki peran sosial penting dalam berkomunikasi dengan masyarakat luas. Sebagai manusia yang memerlukan bahasa, tentu terdapat norma atau peraturan didalamnya. Mengingat bermacamnya tujuan individu dalam menyampaikan pesan yang dimaksud, tak jarang adanya penyampaian pendapat atau argumentasi dengan bahasa yang kurang sopan. Penggunaan bahasa yang berwujud negatif tersebut erat kaitannya dengan disfemisme. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tipe-tipe disfemisme yang terdapat pada kanal Youtube Rocky Gerung Official edisi pemilu 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan simak catat sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data penelitian adalah kanal Youtube Rocky Gerung Official. Hasil penelitian yang telah dilakukan, ditemukan sebanyak 34 data tipe disfemisme, terdiri dari 1 data tipe disfemisme sumpah serapah cabul, 1 data julukan tentang karakter fisik manusia, 9 data tipe disfemisme julukan dari abnormalitas mental, dan penggunaan istilah penghinaan yang diserukan untuk seseorang lebih banyak ditemukan, yaitu sebanyak 23 data.Indonesia has cultural diversity, one of which is language. These various languages reflect the cultural richness that exists in the communities that use them. Language is an inherent phenomenon in society with various interests and functions. The functions of language are very varied, language is used to express ideas, thoughts, views, feelings and emotions. Apart from that, language is also a means of conveying arguments and expressing opinions to other parties. Therefore, language has an important social role in communicating with the wider community. As humans need language, of course there are norms or regulations in it. Considering the various purposes of individuals in conveying the message in question, it is not uncommon for opinions or arguments to be conveyed using less polite language. The use of negative language is closely related to dysphemism. This research aims to describe the types of dysphemism found on the 2024 election edition of the Rocky Gerung Official YouTube channel. This research is a qualitative descriptive study using note-taking as a data collection technique. The source of research data is the Rocky Gerung Official YouTube channel. As a result of the research that has been carried out, 34 types of dysphemism data were found, consisting of 1 data type of dysphemism, obscene swearing, 1 data of nicknames about human physical character, 9 data types of dysphemism, epithets of mental abnormalities, and the use of more derogatory terms for someone. found, namely 23 data.
NILAI MORAL DALAM KUMPULAN CERPEN PADA KORAN TERBITAN PADANG EXPRESS Habib, Ahmad; Nurhasanah, Ferdike; Ipani, Dea; Lasmawati, Fina Kurnia; Isnanda, Romi
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.1-10

Abstract

Hasil tujuan penelitian adalah untuk mengetahui nilai moral yang ada dalam cerita pendek pada koran terbitan Padang Express edisi Januari sampai September 2023. Teori yang dijadikan acuan pada analisi ini adalah teori nilai moral dalam beberapa bagian yaitu 1) hubungan manusia dengan diri sendiri, 2)hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial maupun alam, 3) dan hubungan manusia dengan Tuhan. Dalam analisis ini penulis menggunakan metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, objek penelitian dalam analisis ini adalah nilai moral dalam cerita pendek. Teknik pengumpulan data dalam analisis ini menggunakan teknik pengumpulan cerpen edisi Januari sampai September 2023, teknik baca untuk megumpulkan data kemudian melakukan analisis nilai moral yang terdapat dalam kutipan cerpen. Analisis 9 cerpen terbitan Padang Express edisi Januari sampai September 2023 yang diteliti, penulis menemukan 81 kutipan cerpen. Pada bagian hubungan manusia dengan diri sendiri terdapat 55 kutipan cerpen, hubungan manusia dengan dengan manusia dalam lingkup sosial dan lingkungan alam terdapat 52 kutipan cerpen dan pada bagian hubungan manusia dengan tuhan terdapat hanya 6 kutipan yang terdapat dalam cerpen. Dalam hasil analisis yang dilakukan masing-masing cerpen yang dianalisis belum menunjukkan bahwa semua judul cerpen belum terdapat wujud nilai moral. Dalam analisis dapat disimpulkan bahwa nilai moral yang dominan muncul dalam cerpen terbitan Padang Express edisi Januari sampai September 2023 adalah nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri dan hubungan manusia dengan manusia.The results of the research objective are to determine the moral values contained in short stories in the Padang Express newspaper published in the January to September 2023 edition. The theory used as a reference in this analysis is the theory of moral values in several parts, namely 1) human relationships with themselves, 2) relationships humans with other humans in the social and natural spheres, 3) and the relationship between humans and God. In this analysis the author uses a descriptive analysis method with a qualitative approach. The research object in this analysis is the moral values in short stories. The data collection technique in this analysis uses short story collection techniques from January to September 2023 editions, reading techniques to collect data and then analyzing the moral values contained in the short story excerpts. Analysis of 9 short stories published in Padang Express editions from January to September 2023 which were examined, the author found 81 short story quotes. In the section on human relationships with themselves there are 55 short story quotes, there are 52 short story quotes on human relationships with humans in the social and natural environment and in the section on human relationships with God there are only 6 quotes in short stories. The results of the analysis carried out for each of the short stories analyzed do not show that all the short story titles do not contain any form of moral value. In the analysis, it can be concluded that the dominant moral values appearing in the short stories published in the Padang Express edition from January to September 2023 are the moral values of human relationships with themselves and human relationships with humans.
INOVASI DALAM PEMBELAJARAN BIPA: PEMANFAATAN DODOL GARUT SEBAGAI PENGAJARAN KULINER YANG MENARIK Utama, Arip Wira; Rohim, Fatimah Nur; Tiranita, Ghadis; Prihartanti, Nila; Saddhono, Kundharu
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.20-31

Abstract

Bahasa Indonesia, sebagai bahasa nasional dan bahasa persatuan, memiliki potensi yang sangat besar untuk mendunia. Salah satu upaya untuk mencapai tujuan tersebut adalah melalui program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). BIPA berperan penting dalam memperkenalkan bahasa dan budaya Indonesia ke seluruh dunia, serta meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia penutur asing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menciptakan bahan ajar BIPA yang inovatif dan menarik bagi para mahasiswa di Universitas Yale, Amerika Serikat. Dodol Garut, makanan tradisional Garut yang kaya akan cita rasa dan sejarah, dipilih sebagai tema utama bahan ajar ini. Metodologi penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan pendekatan partisipatif. Peneliti mengkaji literatur mengenai Dodol Garut dan melibatkan mahasiswa Yale University dalam pembuatan bahan ajar melalui diskusi, survei, dan wawancara. Data yang terkumpul dianalisis untuk lebih memahami reaksi, persepsi, dan pemahaman siswa tentang Dodol Garut dan budaya Indonesia. Berdasarkan temuan tersebut, bahan ajar BIPA dibuat melalui pendekatan berbasis proyek. Siswa didorong untuk berpartisipasi aktif dalam eksplorasi kuliner Dodol Garut dan mengembangkan materi pembelajaran yang inovatif berdasarkan pengalaman mereka. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan bahan ajar BIPA yang interaktif, relevan, dan detail, sehingga mahasiswa asing di Yale University dapat memperkaya dan meningkatkan pengalaman belajar mereka dalam memahami budaya Indonesia melalui Dodol Garut. Indonesian, as a national language and the language of unity, has enormous potential to go global. One effort to achieve this goal is through the Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) program. BIPA plays an important role in introducing Indonesian language and culture to the world, as well as improving the Indonesian language skills of foreign speakers. The aim of this research is to create innovative and interesting BIPA teaching materials for students at Yale University, United States. Dodol Garut, a traditional Garut food that is rich in taste and history, was chosen as the main theme of this teaching material. The research methodology used is qualitative, with a participatory approach. Researchers reviewed literature regarding Dodol Garut and involved Yale University students in creating teaching materials through discussions, surveys and interviews. The collected data was analyzed to better understand students' reactions, perceptions and understanding of Dodol Garut and Indonesian culture. Based on these findings, BIPA teaching materials were created using a project-based approach. Students are encouraged to actively participate in the culinary exploration of Dodol Garut and develop innovative learning materials based on their experiences. It is hoped that this research can produce interactive, relevant and detailed BIPA teaching materials, so that foreign students at Yale University can enrich and improve their learning experience in understanding Indonesian culture through Dodol Garut. 
DAMPAK DEHUMANISASI PADA TOKOH REA DAN FARA DALAM WEB SERIES MY NERD GIRL 2022 Choiriyah, Farhah Nur; Wardani, Oktarina Puspita; Arsanti, Meilan
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.67-72

Abstract

Dehumanisasi bukan hanya terjadi di lingkup masyarakat umum, tetapi dalam lingkup pendidikan pun tidak bisa lepas dari kasus-kasus dehumanisasi. Seperti kasus pembacokkan guru oleh siswa di Madrasah Aliyah (MA) Demak, yang dikutip dari akun Prastiwi (Liputan6.com). Kasus yang terjadi secara real life di kehidupan, menjadi salah satu bukti bahwa dehumanisasi masih terus ada bahkan kasusnya semakin beragam. Begitu pula dalam cerita web series My Nerd Girl 2022 yang banyak ditemukan bentuk kasus dehumanisasi. Yakni seorang guru lelaki yang melakukan pelecahan kepada siswa perempuannya, salah satu korbannya ialah si Fara itu sendiri. Akhirnya kasus tersebut dapat terbongkar oleh Rea yang menyamar menjadi Fara. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana dampak yang terjadi pada tokoh Rea dan Fara setelah mengalami bentuk dehumanisasi dalam web series My Nerd Girl 2022? Maka, ditemukan 64 data tuturan yang mengandung kasus dehumanisasi. Adanya kasus dehumanisasi, juga mengakibatkan dampak bagi korbannya yang tidak dimanusiakan manusia lain. Ditemukan pula 64 data yang menjadi dampak bagi korban dehumanisasi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis studi pustaka. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik menonton, menyimak, dan mencatat. Hasilnya ditemukan 64 data yang menjadi dampak bagi korban dehumanisasi, yang diklasifikasikan lagi menjadi 3 sub pembahasan, yakni berdampak hilangnya kemandirian manusia ditemukan 11 data/tuturan, 20 data/tuturan untuk dampak dehumanisasi hilangnya tanggung jawab manusia, dan 33 data/tuturan untuk dampak dehumanisasi hilangnya kepekaan terhadap lingkungan.Dehumanization does not only occur in the general public, but also in education, cases of dehumanization cannot be separated. Like the case of a teacher being stabbed by a student at Madrasah Aliyah (MA) Demak, which was quoted from the Prastiwi account (Liputan6.com). Cases that occur in real life are proof that dehumanization still exists and the cases are increasingly diverse. Likewise, in the web series My Nerd Girl 2022, many cases of dehumanization are found. Namely a male teacher who abused his female students, one of the victims was Fara herself. Finally, the case was uncovered by Rea, who disguised herself as Fara. The problem in this research is what impact will occur on the characters Rea and Fara after experiencing a form of dehumanization in the web series My Nerd Girl 2022? So, 64 speech data were found that contained cases of dehumanization. The existence of cases of dehumanization also has an impact on the victims who are dehumanized by other humans. Also found were 64 pieces of data that had an impact on victims of dehumanization. Using qualitative research methods and types of literature study. The data collection technique uses watching, listening and note-taking techniques. The results found 64 data that had an impact on victims of dehumanization, which was further classified into 3 sub-discussions, namely the impact of loss of human independence, 11 data/speech were found, 20 data/speech for the impact of dehumanization, loss of human responsibility, and 33 data/speech for the impact of dehumanization loss of sensitivity to the environment.
PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI MEDIA UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI DONGENG Purwani, Rina; Mustikasari, Dian
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.40-50

Abstract

Pembelajaran berbasis kearifan lokal merupakan salah satu media pembentukan karakter siswa sekolah dasar. Nilai-nilai tersebut menjadi acuan tindakan kita dalam aktivitas sehari-hari. Dongeng erat kaitannya dengan dunia siswa sekolah dasar yang penuh dengan imajinasi, sehingga dongeng dapat dijadikan sebagai media pembelajaran pengembangan karakter anak. Dongeng mengandung pesan-pesan moral yang tersirat dan tersurat yang mempunyai manfaat besar bagi kehidupan anak di masa depan. Apabila pembelajaran berbasis kearifan lokal dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran, maka pendidikan tidak hanya pada akhirnya akan membawa kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun juga menjadi wadah pelestarian budaya melalui nilai kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah 1) memperjelas pembelajaran berbasis kearifan lokal sebagai media pendidikan karakter siswa sekolah dasar melalui dongeng; 2) Untuk mengetahui nilai tokoh-tokoh yang terdapat dalam dongeng sebagai pembentuk karakter anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif atau disebut dengan tinjauan Pustaka. Data yang dianalisis berkaitan dengan dongeng dan nantinya dapat digunakan sebagai media penciptaan karakter bagi anak. Sumber data dalam penelitian dapat berupa peristiwa, dokumen, atau naskah. Data dokumen penelitian ini berupa dongeng yang diambil secara acak dari Harian Umum Solopos. Penelitian ini didasarkan pada data yang terdapat pada literatur dan observasi langsung terhadap penerapan storytelling dalam pembelajaran di kelas. Penulis menggunakan metode pengumpulan data dengan cara mengamati secara langsung, dokumentasi, dan library. Hasil analisis data dimaknai untuk memahami secara mendalam keterkaitan pembelajaran berbasis kearifan lokal melalui dongeng dan pendidikan karakter. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa pembelajaran berbasis kearifan lokal sebagai media pengembangan karakter melalui dongeng dapat menjadi media yang efektif dalam pengembangan karakter pada anak. Ada banyak nilai moral dan karakter yang penting sebagai sarana pengembangan kepribadian anak. Nilai-nilai tersebut antara lain: Kedisplinan, ketekunan, toleransi, semangat keagamaan, gotong royong, kejujuran terhadap orang tua, rendah hati, sifat kekanak-kanakan.Learning based on local wisdom is one of the media for character formation for elementary school students. These values become a reference for our actions in daily activities. Fairy tales are closely related to the world of elementary school students which is full of imagination, so fairy tales can be used as a learning medium for developing children's character. Fairy tales contain implicit and explicit moral messages which have great benefits for children's lives in the future. If learning based on local wisdom can be utilized in learning, then education will not only ultimately bring progress in science and technology, but will also become a forum for cultural preservation through local wisdom values. The objectives of this research are 1) to clarify local wisdom-based learning as a medium for character education for elementary school students through fairy tales; 2) To find out the value of the characters in fairy tales as forming children's characters. This research uses a qualitative approach or what is called a literature review. The data analyzed relates to fairy tales and can later be used as a medium for character creation for children. Data sources in research can be events, documents, or manuscripts. The data for this research document is in the form of fairy tales taken randomly from the Solopos General Daily. This research is based on data contained in the literature and direct observation of the application of storytelling in classroom learning. The author uses data collection methods by direct observation, documentation, and libraries. The results of data analysis are interpreted to understand in depth the relationship between local wisdom-based learning through fairy tales and character education. Based on the research results, it was found that local wisdom-based learning as a medium for character development through fairy tales can be an effective medium for character development in children. There are many moral and character values that are important as a means of developing a child's personality. These values include: Discipline, perseverance, tolerance, religious enthusiasm, mutual cooperation, honesty towards parents, humility, childishness. 
PENERAPAN PENDEKATAN COMPUTATIONAL THINKING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS BERITA PADA KELAS VIII SEKOLAH INDONESIA DAVAO, PHILIPPINES Riski, Yunia Tiara; Huda, Muhammad Nur; B. Tejero, Erhardie Priel
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.51-58

Abstract

Dengan menggunakan pendekatan Computational Thinking, penelitian ini memiliki dalam hal peningkatan partisipasi dan kemampuan menulis teks berita peserta didik di kelas VIII Sekolah Indonesia di Davao, Philippines. Studi ini adalah PTK dua siklus. Setiap siklus membahas langkah-langkah PTK, yaitu merencanakan, melaksanakan, mengamati, dan merefleksi. Data pada penelitian ini diproses melalui analisis kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa partisipasi peserta didik meningkat secara berturut-turut, dengan skor rata-rata 3,0 yang berarti baik dan skor rata-rata 3,5 yang berarti sangat baik. Hasil belajar peserta didik pada siklus I menunjukkan ketuntasan klasik sebesar 77 persen, dengan nilai rata-rata kelas 75. Hasil belajar siklus kedua mencapai ketuntasan 84,6 persen dan nilai rata-rata kelas 80. Data menunjukkan bahwa hasil belajar meningkat setiap siklus. Siklus II juga menunjukkan peningkatan dari target 80 persen menjadi 84,6 persen. Penelitian ini menemukan bahwa peserta didik kelas VIII di Sekolah Indonesia Davao, Filipina, dapat meningkatkan partisipasi dan kemampuan menulis teks berita.This study aims to enhance student learning outcomes in News Text lessons for eighth grade students at the Indonesian School in Davao, Philippines, by implementing a Computational Thinking approach. The study assesses student engagement and their proficiency in writing news texts. It employs a classroom action research methodology conducted over two cycles, each consisting of one session divided into planning, implementation, observation, and reflection stages. Data analysis utilizes both quantitative and qualitative methods. Results indicate a progressive increase in student engagement and learning proficiency across cycles, with average scores improving from 3.0 (good) to 3.5 (very good). Classical completion rates rose from 77% in the first cycle to 84.6% in the second, accompanied by an increase in average scores from 75 to 80. By the end of the second cycle, the study achieved the targeted 80% classical completion rate. Thus, the application of the Computational Thinking approach effectively enhances participation and news text writing abilities among eighth grade students at the Indonesian School in Davao, Philippines.
LITERASI LINGUISTIK FORENSIK: UPAYA REDUKSI HATE SPEECH DI MEDSOS BAGI SANTRI PONDOK PESANTREN DI LOMBOK, NTB Muttaqin, Zainul; Syihabuddin, Syihabuddin
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.59-66

Abstract

Ujaran kebencian (hate speech) menjadi ruang dialektika yang yang terus menimbulkan pro dan kontra. Satu sisi ini sama saja dengan mengkebiri hak berbicara dan menyampaikan pendapat di ruang publik sebagaimana yang dijamin Undang-Undang, namun di sisi lain dampak dari ujaran kebencian yang tidak terkontrol menjadi problem serius yang menimbulkan gesekan di akar rumput hingga kelas atas. Tujuan artikel ini untuk memberikan literasi forensik untuk mereduksi ujaran kebencian di media sosial bagi para santri di Pondok Pesantren di Lombok. Tulisan ini adalah kajian literatur yang berangkat dari fenomena ujaran kebencian yang dilakukan oleh orang Lombok di portal kabar harian daring. Fenomana tersebut menjadi pijakan dalam memberikan analisa faktor apa yang memantik para petutur tersebut dijerat hukum UU ITE dan KUHP dari sisi analisa forensik. Setelah itu dijabarkan langkah antisipasi agar para santri terhindar dari jeratan hukum saat bermain, menulis, berbicara di media sosial dengan empat tahap yaitu, 1). Memperkaya diksi, 2). Memahami konteks tutur, 3). Menentukan motivasi dan 4). Mengontrol emosi saat menulis, atau berbicara di ruang publik virtual.Hate speech becomes a dialectical space that continues to give rise to pros and cons. On the one hand, this is tantamount to emasculating the right to speak and express opinions in public spaces as guaranteed by law, but on the other hand, the impact of uncontrolled hate speech becomes a serious problem that causes friction from the grass roots to the upper classes. The aim of this article is to provide forensic literacy to reduce hate speech on social media for students at Islamic boarding schools in Lombok. This article is a literature study that starts from the phenomenon of hate speech carried out by Lombok people on online daily news portals. This phenomenon becomes a basis for providing an analysis of the factors that trigger these speakers to be charged under the ITE Law and the Criminal Code from a forensic analysis perspective. After that, anticipatory steps are outlined so that students avoid legal entanglements when playing, writing and speaking on social media in four stages, namely, 1). Enriching diction, 2). Understanding the context of speech, 3). Determining motivation and 4). Control emotions when writing, or speaking in virtual public spaces.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 CIMANGGU DENGAN TEKNIK MEMBUAT KERANGKA TULISAN BERDASARKAN MEDIA CERITA BERGAMBAR Pirmansah, Deni; Chamalah, Evi
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.73-78

Abstract

Menulis sastra, termasuk menulis naskah drama, merupakan kegiatan menulis kreatif yang melibatkanberbagai faktor. Namun, kemampuan siswa dalam menulis naskah drama sering kali belum maksimal,baik karena faktor internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui sejauhmana peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan menggunakan teknikmembuat kerangka tulisan berbasis media cerita bergambar, dan (2) mengidentifikasi perubahanperilaku siswa dalam mengikuti pembelajaran menulis naskah drama dengan teknik tersebut.Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam duasiklus, yaitu siklus I dan siklus II. Setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, tindakan,observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 1 Cimanggu.Pengumpulan data dilakukan melalui teknik tes dan nontes, dengan analisis data menggunakanpendekatan kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikandalam kemampuan siswa menulis naskah drama, dengan rata-rata nilai yang mencapai target minimalyang ditetapkan, yaitu 70-200 kata.

Page 1 of 1 | Total Record : 9