Elektum : Jurnal Teknik Elektro
eLEKTUM adalah jurnal nasional berbasis penelitian ilmiah, secara rutin diterbitkan oleh Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta. Fokus dan ruang lingkup jurnal eLEKTUM meliputi (namun tidak terbatas pada) Tenaga Listrik Industri, Elektronika Industri, Sistem Kontrol dan Material elektronika.
Articles
44 Documents
ANALISA UNJUK KERJA HASIL MODIFIKASI REMANUFACTURING MEKANIKAL KE ELEKTRIKAL HD 785-5
Almanda, Deni;
Supriyanto, Supriyanto
eLEKTUM Vol 12, No 1 (2016): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.12.1.1-10
Sistem penyaluran bahan bakar (fuel system) yang tekanan injeksinya rendah dapat mempengaruhipeformance pada mesin diesel. Selain mempengaruhi performance mesin dan konsumsi bahan bakar padamesin diesel, juga berpengaruh pada gas buang yang dihasilkan mesin diesel. Semakin tekanan pada injeksibahan bakar semakin tinggi maka pembakaran akan lebih sempurna karena pengabutan bahan bakar lebihhalus dan terbakar sempurna. Adapun metode penelitian adalah melakukan pengujian langsung pada mesinkomatsu SA12V140E, hasil dari percobaan tersebut dihasilkan bahwa Engine Elektrikal daya (power)maksimalbertambah 20 % dan Torsi maksimalbertambah 19 % dibanding dengan Engine Mekanikal. EngineElektrikal juga menghasilkan gas buang yang lebih bersih, ini bisa dilihat dengan kertas penyaring smokechecker
Sistem Monitoring Energi Listrik Sel Surya Secara Realtime dengan Sistem Scada
Chamdareno, Prian Gagani;
Azharuddin, Faris;
Budiyanto, Budiyanto
eLEKTUM Vol 14, No 2 (2017): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.14.2.35-42
Pemantauan dari penggunaan dan penghasilan energi merupakan salah satu upaya untuk menjaga ketersediaan energi, sehingga penggunaan energi yang berlebihan akan dapat dihindari dan penggunaan energi tersebut akan semakin tepat guna yang diimplementasikan dengan sistem yang mendukung seperti pemantauan, pengkontrolan perangkat dan pengolahan data, pada sistem SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition) ini memuat sebuah sistem pengawasan dan pengendalian, dengan cara melakukan pengumpulan dan analisa data secara real time dan dapat diakses melalui web. Aplikasi server dibuat dengan programming Visual Basic yang digunakan untuk pemantauan data secara real-time, melakukan pengkontrolan perangkat keras dan data sensor disimpan kedalam database SQL Server agar dapat menampilkan history data maupun untuk pengolahan data lain.
APLIKASI PYRANOMETER DIGITAL BERBASIS NODE WEBKIT DENGAN SISTEM PENAMPILAN DATA SECARA REALTIME
Novriansyah, Novriansyah;
Chamdareno, Prian Gagani;
Budiyanto, Budiyanto
eLEKTUM Vol 14, No 1 (2017): ELEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.14.1.9-15
Pyranometer mempunyai peranan yang sangat penting dalam pengukuran radiasi matahari,keberadaan Pyaranometer menjadi salah satu alat ukur radiasi matahari dan menjadi fungsi sebagai penentulokasidariPembangkit Listrik Tenaga Surya sebagai sumber daya energi terbarukan.Penulisan ini membahas mengenai fungsi dariPyranometer digital yang di kembangkan dengan pembuatan suatu aplikasi yang dapat menampilkan data history secara realtime dalam pembacaan alat ukur radiasi matahari. Aplikasi ini dibuat dengan tujuan untuk menampilkan data pengukuran secara realtime dengan tampilan grafik . Pembuatan aplikasi ini menggunakan alat pengukur jenis Solar Power Meter TM-206 sebagai data input yang akan diolah menggunakan program Html dan Javascript oleh Arduino Uno dan Ethernet Sheild sebagai data output perangkat kontroler yang menghubungkan data olahan Arduino uno menggunakan program SQlite yang di compailer ke aplikasi berbasis Node Webkit sebagai tempat penyimpanan data pada PC Server, dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan aplikasi Highchart saat menampilkan penyajian data berbentuk grafik secara realtime. Sehingga disimpulkan bahwa aplikasi ini memudahkan dan membantu penggunaan dalam melihat nilai data pengukuran pada waktu perdetik, menit, jam, hari, bulan dan tahun.Serta dapat sebagai penentu lokasi tempat dimana dearah terbaik untuk di bangunnya PLTS.
KARAKTRISTIK PEMBEBABAN GENERATOR SINKRON 3 FASA, 1Kw, 380Volt, 50 HZ DENGAN RHEOSTAT KAWAT NIKELIN KANTHAL N-80 SKALA LABORATORIUM
Budiyanto, Budiyanto;
Gagani Chamdareno, Prian;
Nays, Faisal
eLEKTUM Vol 12, No 1 (2016): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.12.1.51-56
Rheostat adalah alat yang di gunakan untuk pembebanan saat pengujian-pengujian sirkuit dengan sistem resistansi. Rheostat mempunyai fariasi daya mulai dari daya yang kecil sampai daya yang besar. Rheostat di buat dengan menggunakan belitan kawat nikelin yang di belitkan pada sebuah isolator berbentuk lingkaran ataupun bisa juga kotak persegi panjang. Dengan wiper geser rheostat dapat di seting resistanya sesuai dengan yang di butuhkan. Rheostat dapat dibuat dengan gulungan kawat resistansi yang di belitkan pada isolator tahan panas yang di pegang dengan suatu logam berbentuk silinder. Penelitian ini menggunakan genertor 3 Fasa ,1kW 380 Volt 50 HZ, dengan beban rheostat dengan nilai resistansi sebesar 50-500 Ohm, dengan arus maksimal 2 A dari kawat belitan nikelin kanthal N-80, dengan tegangan masing â masing fasa sebesar 220 Volt.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGENDALI BEBAN LISTRIK RUMAH TANGGA BERBASIS KAPASITAS DAYA TERPASANG
Kurniawan, Andi;
Budiyanto, Budiyanto
eLEKTUM Vol 11, No 2 (2015): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.11.2.20-28
Kemampuan akan daya yang terpakai pada beban listrik rumah tangga sangat terbatas tergantung darikapasitas daya listrik yang dicatu oleh PLN, sedangkan kebutuhan energi listrik seringkali melampaui kapasitasdaya yang terpasang. Dari permasalahan yang timbul ini maka dibutuhkan sebuah piranti/alat yang dapatmengoptimalkan pasokan daya yang terpakai agar menjadi lebih efisien. Salah satu upaya yang dilakukan adalahdengan menerapkan sistem pewaktu jam operasional yang tepat dan membatasi arus yang mengalir padarangkaian listrik. Hasil yang diperoleh kapasitas daya terpakai dapat digunakan secara efisien selama 24 jamsesuai kapasitas daya terpasang (450, 900 dan 1300 VA).
Analisa Perbandingan Throughput pada Teknologi WiMAX
Muchtar, Husnibes;
Trihambodo, Danar
eLEKTUM Vol 14, No 2 (2017): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.14.2.1-12
Sistem Mobile WiMAX berdasarkan pada standard IEEE 802.16e membutuhkan alokasi semua sumber daya downlink yang dipetakan kedalam wilayah persegi empat dalam dua dimensi peta Time- Frequency . Dimana teknologi yang digunakan adalah OFDMA (Orthogonal Frequency Division Multiple Access).Sudah banyak proposal algoritma pemetaan yang pernah diajukan para peneliti. Namun algoritma yang simple untuk diimplementasikan dan memiliki efisiensi throughput yang bagus adalah eOCSA yang diajukan oleh Chakchai So-In dkk. Dalam tugas akhir ini algoritma eOCSA akan dibandingkan dengan salah satu algoritma yang pernah diajukan sebelumnya yaitu algoritma Ohseki. Sehingga diperoleh nilai persentase rata-rata throughput untuk eOCSA lebih tinggi dibandingkan dengan Ohseki dengan nilai throughput eOCSA yaitu 83.1 % sedangkan untuk Ohseki yaitu 74.95 %.
SIMULASI STUDI SISTEM TRAFFIC LIGHT TERINTEGRASI PADA PERLINTASAN KERETA API
Isyanto, Haris;
Fadliondi, Fadliondi;
Aprinol, Aprinol
eLEKTUM Vol 13, No 2 (2016): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.13.2.26-35
Perkeretaapian di Indonesia memang mengalami perkembangan yang sangat baik, dari segi pelayanan, system control serta system keamanan di perlintasan juga sudah ditingkatkan.tetapi tetap aja ada pemasalahan terutama diperlintasan kereta sering menjadi pusat titik kemacetan. .selain lalu lintas kereta yang menjadi penyebab kemacetan,ternyata traffic light yang terdapat pada perlintasan tersebut cukup menjadi salah satu penyebabnya.Untuk itu dirancanglah suatu simulasi system terintegrasi antara trafik light dengan perlintasan kereta.agar dapat mengurangi kemacetan dengan cara mengoptimalkan fungsi trafik light pada perlintasan tersebut.cara kerja sistemnya adalah dengan memanfaatkan salah satu system persinyalan yang ada pada KRL, yaitu system SSI. pada system ini, pendeteksi keberadaan kereta api menggunakan system track circuit. track circuit bekerja berdasarkan terhubung singkatnya kedua rel oleh roda dan ganjar kereta api. Track circuit ini berfungsi sebagai sensor ketika ada kereta yang melewatinya. Yang kemudian akan memberikan input pada mikrokontroler, kemudian mikrokontroler akan memberikan perintah kepada traffic light sesuai dengan yang kita program.
ANALISA KERUSAKAN DAN STUDI PEMASANGAN KABEL POWER SUPPLY AC CONTROL MCWP (MAIN COOLING WATER PUMP)
Dermawan, Erwin;
Isyanto, Haris;
Nur Ichsan, Muhamad Mursid
eLEKTUM Vol 12, No 1 (2016): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.12.1.11-25
PLTGU Muara Tawar Blok V menjadi salah satu asset andalan PLN karena mampu memproduksienergi listrik tanpa mengalami gangguan pada periode awal 2 tahun pengoperasian, namun banyakkejadian yang tidak bias diprediksi sebelumnya. Kemudian terjadi permasalahan pada power supply ACcontrol MCWP. Pada hasil investigasi ditemukan Short Circuit pada area Breaker Power Supply ACControl Sensor Motor Main Cooling Water Pump.Dimana peralatan tersebut berpengaruh pada operasinya Steam Turbin karena sensor pada motormentreager langsung untuk mengetripkan unit apabila terjadinya kehilangan Power Supply. Kemudiandimitigasi dengan m elakukan pemindahan power supply dari BUS59BFE ke BUS Esssential Feeder. Fungsisystem Essential Feeder sebagai Emergency atau Backup pada equipment atau kontrol-kontrol yang adadipembangkit. Sistem Essential di PLTGU disupply dari Battery dan EDG (Emergency Diesel Generator),yang outputnya adalah tegangan DC kemudian dikonversi ke AC.Mengingat pentingnya penyaluran energi listrik pembangkit UP Muara Tawar dalam sistemdistribusi JAMALI maka diperlukan pemindahan jalur ke Bus Essential Feeder pada Power Supply ControlMotor MCW Pump sehingga tidak mengganggu operasional Pembangkitan Muara Tawar.
Analisa Koordinasi Over Current Relay Dan Ground Fault Relay Di Sistem Proteksi Feeder Gardu Induk 20 kV Jababeka
Dermawan, Erwin;
Nugroho, Dimas
eLEKTUM Vol 14, No 2 (2017): eLEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.14.2.43-48
Pada sistem distribusi tenaga listrik terdapat penyulang tegangan menengah yang berguna untuk mendistribusikan tenaga listrik dari gardu induk ke konsumen. Tetapi tidak terlepas dari masalah, masih terdapat gangguan yang perlu dianalisa, diantaranya gangguan hubung singkat. Untuk melokalisasi gangguan tersebut diperlukan sistem proteksi yang memenuhi persyaratan sensitifitas, keandalan, selektifitas dan kecepatan. Peralatan proteksi yang sering digunakan pada sistem distribusi adalah over current relay (OCR) dan ground fault relay (GFR), yaitu relai yang berfungsi memberi perintah PMT untuk membuka, sehingga saluran yang terganggu dipisahkan dari jaringan. Di dalam penelitian ini studi kasus di ambil di PLN Gardu Induk Jababeka pada penyulang Rambutan dimana selektifitas kerja relai diambil dari empat titik gangguan pada penyulang. Semua dilakukan untuk peningkatan kerja relai. Pada Tugas Akhir ini akan membahas mengenai perbandingan antara setting relai proteksi hasil dari perhitungan dengan setting proteksi yang terpasang (existing) pada jaringan distribusi 20 kV GI Jababeka di penyulang Rambutan.
MANAJEMEN KONSUMSI ENERGI LISTRIK DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR PIR DAN LM 35
Almanda, Deni;
Krisdianto, Krisdianto;
Dermawan, Erwin
eLEKTUM Vol 14, No 1 (2017): ELEKTUM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24853/elektum.14.1.16-22
Seiring dengan kemajuan jaman pembangunan gedung â gedung bertingkat semakin meningkat sehingga pemakaian energi listriknya pun akan meningkat pula. Pemakaian energi listrik yang tidak bijaksana bisa mengakibatkan pemborosan energi dan pengeluaran biaya yang besar. Untuk menghemat dalam pembayaran energi listrik yang di gunakan maka semuanya harus di kendalikan dengan baik. Dengan latar belakang permasalahan tersebut dibuatlah sebuah rangkaian kontrol automatis untuk menghemat energi listrik pada gedung bertingkat menggunakan mikrokontroler Arduino UNO R3 , sensor PIR dan sensor LM35 dengan menggunakan program bahasa C untuk mengolah data pengontrolan. Tehnik penghematan dilakukan dengan cara mengontrol semua peralatan listrik yang akan hanya berfungsi jika ada keberadaan orang di tempat tersebut dengan menggunakan sensor PIR dan sensor LM35 untuk mengontrol temperatur ruangan. Dengan menggunakan sistem ini penghematan energi listrik minimal 10 % akan tercapai bahkan bisa mencapai 50 % dibanding sistem operasi manual secara umum pada gedung bertingkat